---
id: m0uk2h2aTVXH
cluster_id: D6BKZ6KLCtgv
title: 1.600 Buruh Mainan Keok! Order Seret, Harga Plastik Melambung, Pabrik Angkat
  Koper!
slug: 1-600-buruh-mainan-keok-order-seret-harga-plastik-melambung-pabrik-angkat-koper
excerpt: Gilanya, 1.600 buruh pabrik mainan PT Combine Will di Sragen kena PHK massal.
  Order anjlok, harga plastik melambung bak roket bikin pabrik tak kuat bertahan.
  Habis sudah nasib mereka, cuma dapat kompensasi BPSJ.
category: phk
tags:
- PHK
- Buruh
- Sragen
- Pabrik Mainan
- Industri Plastik
source_urls:
- https://regional.kompas.com/read/2026/05/27/163841778/1600-buruh-pabrik-mainan-di-sragen-di-phk-order-dan-harga-plastik-jadi
source_names:
- Kompas.com
image_url: https://asset.kompas.com/crops/_bj5kB10epXA8H3zg0tSqLGTznw=/0x233:1072x948/1200x675/filters:watermark(data/photo/2026/01/30/697c815a5f0b9.png,0,-0,1)/data/photo/2025/11/04/69097aa755183.jpg
meta_title: 1.600 Buruh Pabrik Mainan di Sragen Terkena PHK Massal
meta_description: 1.600 buruh pabrik mainan PT Combine Will di Sragen di-PHK karena
  order menurun dan harga plastik naik. Nasib mereka miris, hanya dapat kompensasi
  BPJS.
canonical_url: https://berita.media/1-600-buruh-mainan-keok-order-seret-harga-plastik-melambung-pabrik-angkat-koper
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-05-27T17:02:28Z'
published_at: '2026-05-27T17:02:28Z'
---

Ceritanya begini. Di Sragen, tepatnya di Kecamatan Masaran, pabrik mainan PT Combine Will Industrial Indonesia (CWII) bikin pilu. Belum juga April-Mei 2026 berlalu, kabar buruk sudah menampar telak 1.600 buruh. Mereka ini dikabarkan kena pemutusan hubungan kerja massal, alias PHK. Kepala Disnakertrans Jateng, Ahmad Aziz, sampai turun tangan mengkonfirmasi langsung. Tragisnya, semua terkonfirmasi. Kompas.com.

Kronologinya bikin greget. Kontrak para pekerja yang seharusnya diperpanjang setiap enam bulan ini, ternyata tidak diperpanjang lagi. Kenapa? Pelaku utamanya dua: pesanan mainan anjlok drastis, plus harga bahan baku plastik melambung tak terkendali. Sejak perang AS-Iran itu kabarnya, harga plastik jadi barang mewah. Padahal pabrik ini kan usahanya mainan dari plastik. Lah gimana tidak bangkrut, bahan bakunya mahal, barangnya tidak laku. Parahnya, para buruh ini tidak dapat pesangon karena memang statusnya habis kontrak. Yang didapat cuma kompensasi BPJS JHT dan JKP. Lumayan lah, buat modal cari kerja lagi, tapi tetap saja bikin miris. Kompas.com.

Duh, pusingnya kepala pabrik ini kayak apa ya? Order seret, harga bahan baku naik tinggi. Ibarat kapal mau berlayar tapi bensinnya mahal banget, terus penumpang di dalam juga nggak ada yang mau naik. Jadinya ya terpaksa sandar, bahkan mungkin dijual kapalnya. Kata Pak Aziz, manajemen pabrik berharap di kuartal keempat 2026 nanti kondisinya membaik. Kalau membaik, katanya sih sebagian buruh yang di-PHK bakal dipanggil lagi. Ngarep banget dah, apalagi banyak pabrik lain yang mulai buka lowongan. Di Sragen saja, ada 18 perusahaan yang butuh 5.900 karyawan. Ya semoga saja tidak cuma angin surga. Kompas.com.

Dan yang bikin sedikit lega, ternyata sebagian buruh PT CWII ini sudah mulai dilirik perusahaan lain. Per 21 Mei lalu, sudah ada sekitar 782 eks pekerja yang diterima kerja di pabrik seperti Pan Brothers, Djarum, PT Glory Industrial, PT Shesin, sampai PT Aroma Sukowati. Lumayan lah, dari pada nganggur sama sekali. Tapi tetap saja, 1.600 orang itu angka yang besar. Habis sudah nasib mereka terlunta-lunta sementara. Semoga yang lain segera dapat panggilan, jangan sampai makan kerupuk sampai akhir tahun. Kompas.com.

---
**Sumber:** [Kompas.com](https://regional.kompas.com/read/2026/05/27/163841778/1600-buruh-pabrik-mainan-di-sragen-di-phk-order-dan-harga-plastik-jadi)
