---
id: Xoe_9qt3mz8V
cluster_id: CnOpbsIm2Aa_
title: 2.500 Korban Hanania Travel Gagal Umrah, Tuntut Uang Rp 100 Miliar Amblas!
slug: 2-500-korban-hanania-travel-gagal-umrah-tuntut-uang-rp-100-miliar-amblas
excerpt: Ribuan korban Hanania Travel yang gigit jari tak bisa umrah mendadak murka.
  Uang Rp 100 miliar mereka raib, dan sanksi penjara saja tak cukup. Kuasa hukum korban
  minta PPATK lacak aliran dana agar dompet mereka terisi lagi.
category: uang
tags:
- Hanania Travel
- Penipuan Umrah
- Rugi Rp 100 Miliar
- PPATK
- Kementerian Agama
source_urls:
- https://megapolitan.kompas.com/read/2026/06/01/16371961/2500-korban-penipuan-hanania-travel-tuntut-pengembalian-uang-rp-100
source_names:
- Kompas.com
image_url: https://asset.kompas.com/crops/VAMUp2IhZow54byvrS_iEl6LmqI=/0x0:0x0/1200x675/filters:watermark(data/photo/2026/01/30/697c815a5f0b9.png,0,-0,1)/data/photo/2026/06/01/6a1d4576b261d.jpg
meta_title: Hanania Travel Diduga Tipu Rp 100 Miliar, Korban Tuntut Pengembalian Dana
meta_description: 2.500 korban Hanania Travel menuntut pengembalian uang Rp 100 miliar
  yang raib setelah gagal umrah. Kuasa hukum mendesak PPATK melacak aliran dana dan
  meminta restitusi.
canonical_url: https://berita.media/2-500-korban-hanania-travel-gagal-umrah-tuntut-uang-rp-100-miliar-amblas
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-06-01T14:02:37Z'
published_at: '2026-06-01T14:02:37Z'
---

Ceritanya begini. Ribuan orang mau beribadah ke Tanah Suci, daftar ke Hanania Travel. Duit ditransfer, jadwal siap. Eh, tahu-tahu amblas! Bukan cuma janji manis, tapi uang Rp 100 miliar lenyap tak berbekas. 2.500 korban gigit jari, cuma bisa meratapi nasib. Kompas.

Si kuasa hukum, Joddy Mulyasetya Putra, berteriak lantang di Tebet, Jakarta Selatan. Ia menuntut agar Hanania Travel kembalikan duit para jemaah. Mana cukup dipenjara saja? Uang sebesar itu, kalau cuma dipenjara, sama saja menertawakan penderitaan korban. Kata Joddy, "Kami ingin para korban diberikan restitusi, kompensasi." Nah, ini baru namanya bela rakyat!

Gilanya, Joddy tidak mau kasus ini berhenti di ranah pidana seperti kasus First Travel dulu. Ia mau PPATK bergerak cepat! Tolong dilacak ke mana saja aliran dana Rp 100 miliar itu mengalir. Apakah cuma di kantong bosnya saja, atau sudah dipindah ke rekening pribadi? Ini penting, biar para korban bisa sedikit bernapas lega kalau uangnya bisa kembali. Kompas.

Yang bikin geram lagi, Kementerian Agama diam seribu bahasa! Padahal katanya sudah monitor dan sempat memediasi. Kok sekarang malah bungkam? Joddy mempertanyakan, "Kalau sejak awal sudah diawasi, lalu kenapa tidak ada pernyataan apa pun?" Setidaknya beri kepastian, beri dukungan moral. Jangan sampai rakyat kecil merasa ditinggal sendirian.

Ini bukan cuma masalah penipuan biasa, ini soal kepercayaan yang dihancurkan. Uang hasil jerih payah rakyat diembat habis, sementara yang tertipu hanya bisa berharap keadilan. Semoga saja PPATK bergerak cepat dan uang Rp 100 miliar itu bisa kembali ke tangan yang berhak. Habis sudah. Selesai. Kompas.

---
**Sumber:** [Kompas.com](https://megapolitan.kompas.com/read/2026/06/01/16371961/2500-korban-penipuan-hanania-travel-tuntut-pengembalian-uang-rp-100)
