---
id: 9kPBZYSaI8d8
cluster_id: 8rg24N_BC6KL
title: 2 Tahun Diburu, Jukir Pembunuh Sadis di Pati Akhirnya Diringkus!
slug: 2-tahun-diburu-jukir-pembunuh-sadis-di-pati-akhirnya-diringkus
excerpt: Gila! Ternyata tukang parkir yang tega menghabisi nyawa seorang pemuda di
  Sukolilo Pati, Damas Adi Prasetya, sudah dua tahun melarikan diri. Alhasil, baru
  kemarin pelariannya berakhir manis di tangan polisi setelah sempat ngibrit hingga
  ke Sumatra! Penangkapan ini jadi bukti, hukum karma memang tak bisa lari.
category: kriminal
tags:
- pembunuhan
- Sukolilo Pati
- tukang parkir
- polisi
- buronan
source_urls:
- https://www.detik.com/jateng/hukum-dan-kriminal/d-8617888/jukir-pembunuh-pemotor-di-sukolilo-pati-sempat-kabur-hingga-ke-sumatra
source_names:
- detikcom
image_url: https://awsimages.detik.net.id/api/wm/2023/07/25/ilustrasi-penangkapan_169.jpeg?wid=54&w=1200&v=1&t=jpeg
meta_title: Jukir Pembunuh Sukolilo Pati Diringkus Setelah 2 Tahun Kabur ke Sumatra
meta_description: Buruann polisi selama 2 tahun, jukir pembunuh Damas Adi Prasetya
  di Sukolilo Pati akhirnya diringkus di Jakarta setelah kabur hingga Sumatra. Begini
  kronologinya!
canonical_url: https://berita.media/2-tahun-diburu-jukir-pembunuh-sadis-di-pati-akhirnya-diringkus
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-08-14T05:01:19Z'
published_at: '2026-08-14T05:01:19Z'
---

Gilanya, bro! Pelaku utama pembunuhan sadis yang bikin gempar Sukolilo, Pati, akhirnya berhasil digulung! Sebut saja dia Haryanto, tukang parkir bertangan dingin yang dua tahun lamanya jadi buronan. Pria ini bukan cuma bikin korban babak belur, tapi juga nekat kabur pontang-panting sampai ke ujung Sumatra, sebelum akhirnya terkapar di Jakarta. Kasat Reskrim Polresta Pati, Kompol Dika Hadian Widya Wiratama, sampai geleng-geleng kepala lihat ulahnya. Haryanto ini kabur setelah menghabisi nyawa Damas Adi Prasetya, remaja malang yang baru berumur 22 tahun, pada September 2024 lalu. Nah, baru pada 5 Agustus 2026 kemarin dia berhasil dicokok, setelah sembunyi di berbagai kota. detikcom.

Parahnya, perjalanan kabur Haryanto ini sungguh dramatis. Seminggu setelah beraksi, dia langsung ngibrit ke Jakarta. Belum puas, dia lalu memutuskan hijrah ke Medan selama setahun lebih, lalu mampir sebentar di Tangerang sebelum akhirnya dicokok lagi-lagi di Jakarta. Bayangin, dua tahun lamanya dia menikmati kebebasan fana setelah merenggut nyawa orang lain! Ujung-ujungnya, semua petualangan kelamnya berakhir di balik jeruji besi. Kompol Dika menegaskan, Haryanto inilah pelaku utamanya, yang eksekusi sadis itu. "Peran tersangka merupakan peran utama yang melakukan eksekusi," ungkapnya dengan nada geram. detikcom.

Yang bikin gregetan, motif di balik pembunuhan brutal ini ternyata sepele banget! Cuma gara-gara salah paham soal uang parkir, si tukang parkir ini kalap. Korban, Damas Adi Prasetya, sempat cekcok sama Haryanto lantaran enggan membayar parkir. "Motifnya salah paham dan cekcok. Tersangka sebagai tukang parkir saat itu dimintai uang parkir namun tidak diberikan oleh korban. Sehingga saat kejadian pelaku berniat untuk melakukan penganiayaan kepada korban," jelas Kompol Dika. Tapi apa yang terjadi? Alih-alih cuma ngasih pelajaran, Haryanto malah kebelet jadi algojo. Parahnya, pisau yang dipakainya buat menghabisi nyawa Damas itu didapatnya dari lapak pasar malam yang kebetulan ada di situ. Sungguh sebuah tragedi yang lahir dari emosi sesaat yang meledak-ledak. detikcom.

Dan bukan main, Haryanto ini nggak beraksi sendirian! Ada dua komplotannya yang lain yang udah duluan diringkus dan kini sedang diadili. Namanya IW (20), dicokok di Jakarta, sementara AS (23) berhasil digulung di Palembang pada Februari 2025 lalu. Tragisnya, dalam insiden berdarah ini ada dua korban yang jadi sasaran penganiayaan. Selain Damas Adi Prasetya yang nyawanya melayang, ada juga Helmi Saputra (23) yang juga warga Sukolilo. Keduanya sempat dapat perawatan medis, tapi sayang, Damas tidak bisa diselamatkan lagi. Kompol Dika menambahkan, mereka akan menjerat para pelaku dengan pasal berlapis, termasuk pasal pembunuhan dan penganiayaan yang mengakibatkan matinya orang. detikcom.

Habis sudah! Pelarian Haryanto selama dua tahun itu akhirnya berakhir antiklimaks. Dari tukang parkir yang seenaknya sendiri, berubah jadi buronan nomor wahid yang akhirnya babak belur di tangan hukum. Kejadian ini jadi pengingat pedas buat kita semua, jangan pernah bermain api dengan amarah, apalagi sampai merenggut nyawa orang lain. Karma itu nyata, dan akhirnya mengejar si jukir pembunuh itu.

---
**Sumber:** [detikcom](https://www.detik.com/jateng/hukum-dan-kriminal/d-8617888/jukir-pembunuh-pemotor-di-sukolilo-pati-sempat-kabur-hingga-ke-sumatra)
