---
id: H77tWrDEqkjA
cluster_id: ImCNI2_hqzUJ
title: 23 Ribu Jiwa Melayang Diterjang PHK! Jabar Jadi Sarang Pengangguran
slug: 23-ribu-jiwa-melayang-diterjang-phk-jabar-jadi-sarang-pengangguran
excerpt: Gila bro! Baru lima bulan di 2026, sudah 23.470 orang dipecat dari pekerjaan
  mereka. Jawa Barat jadi juara terburuk, nyumbang ribuan orang yang angkat koper.
  Lah gimana tidak, yang selamat malah peserta jaminan, yang lain? Gigit jari!
category: phk
tags:
- PHK
- Pengangguran
- Jawa Barat
- Kemnaker
- Ekonomi
source_urls:
- https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-8518201/sudah-23-ribu-orang-kena-phk-sepanjang-2026-terbanyak-di-provinsi-ini
source_names:
- detikFinance
image_url: https://awsimages.detik.net.id/api/wm/2019/07/30/d4ecd2df-1f04-4eff-b862-f0febc364608_169.jpeg?wid=54&w=1200&v=1&t=jpeg
meta_title: 23 Ribu Kena PHK di 2026, Jabar Terparah!
meta_description: Gelombang PHK menerjang Indonesia di awal 2026! 23.470 orang terpecat,
  Jawa Barat jadi provinsi paling parah. Baca detailnya!
canonical_url: https://berita.media/23-ribu-jiwa-melayang-diterjang-phk-jabar-jadi-sarang-pengangguran
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-06-05T02:02:23Z'
published_at: '2026-06-05T02:02:23Z'
---

Ceritanya begini. Belum juga setengah tahun 2026 berganti, malapetaka sudah menghantam 23.470 orang. Itu bukan angka kecelakaan lalu lintas, bukan pula angka korban bencana. Itu angka orang-orang yang diberhentikan dari pekerjaan mereka, alias kena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Gilanya, angka ini hanya yang terdaftar di program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP). Entah berapa banyak lagi yang tidak terdeteksi, yang terkapar tanpa jaring pengaman. detikFinance

Parahnya, angka ini membuat siapa pun geleng-geleng kepala. Meski Kemnaker bilang angkanya turun dibanding tahun lalu yang tembus 46.015 orang, tapi 23 ribu lebih jiwa kehilangan mata pencaharian di awal tahun saja sudah bikin miris. Ini bukan soal angka statistik di atas kertas, ini soal perut yang harus diisi, soal anak-anak yang harus sekolah. Nah ini dia, Jawa Barat malah jadi juaranya. Provinsi yang katanya paling maju ini malah jadi sarang pengangguran terparah. Angkanya mencapai 5.044 orang, atau setara 21,65% dari total PHK se-Indonesia. Jelas sekali, gelombang PHK ini menghantam keras sektor tenaga kerja di sana. detikFinance

Yang bikin geram, data ini hanya mencakup mereka yang peserta JKP. Lantas bagaimana dengan yang tidak terdaftar? Apakah mereka dibiarkan terkatung-katung? Celakanya, rinciannya pun memilukan. Setelah Jabar, Banten menyusul dengan 2.596 orang, disusul Jawa Timur 2.332 orang, Kalimantan Selatan 1.841 orang, dan Kalimantan Timur 1.831 orang. Ini seolah menjadi gambaran nyata betapa rapuhnya ekonomi kita, betapa mudahnya orang terlempar dari pekerjaan yang mereka tekuni bertahun-tahun. Para pekerja ini bukan cuma angka, mereka punya keluarga, punya mimpi yang terpaksa dipendam. detikFinance

Dan bukan main, peraturan pemerintah dan menteri yang dibuat untuk melindungi justru terkesan membatasi. Hanya yang terdaftar di JKP yang dihitung, seolah yang lain tidak ada masalah. Padahal, PHK itu tragedi bagi siapa saja, terlepas dari status keanggotaan program jaminan. Kasus pengunduran diri, pensiun, cacat tetap, atau meninggal dunia memang tidak dihitung, tapi itu kan bukan PHK murni karena perusahaan bangkrut atau efisiensi. Yang dihitung ini adalah mereka yang diberhentikan tanpa sebab yang jelas dari sisi pekerja. Ujung-ujungnya, rakyat kecil yang paling merasakan dampaknya. detikFinance

Habis sudah cerita pilu di awal tahun 2026 ini. Puluhan ribu orang harus menelan pil pahit kehilangan pekerjaan. Di tengah janji-janji kesejahteraan, realitas menunjukkan jurang yang semakin lebar. Khususnya bagi warga Jawa Barat, bersiaplah menghadapi kenyataan pahit. Keol! detikFinance

---
**Sumber:** [detikFinance](https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-8518201/sudah-23-ribu-orang-kena-phk-sepanjang-2026-terbanyak-di-provinsi-ini)
