---
id: 5pZMQS-yPeFE
cluster_id: ylxGwTv-pbX2
title: 290 BUMN DIBIKIN AMBLES, WARGA TERANCAM NGANGGUR KEPANASAN!
slug: 290-bumn-dibikin-ambles-warga-terancam-nganggur-kepanasan
excerpt: Gilanya, 290 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ditutup! Pemerintah Presiden
  Prabowo bilang ini demi efisiensi, tapi Anggota DPR Bias Layar geram, ini bakal
  bikin rakyat jelata kebingungan cari kerja. Ujung-ujungnya, pengangguran melambung
  tinggi!
category: phk
tags:
- BUMN
- PHK
- Prabowo
- DPR
- Ekonomi
source_urls:
- https://money.kompas.com/read/2026/08/16/093517426/290-bumn-ditutup-pemerintah-diminta-antisipasi-dampak-phk
source_names:
- Kompas.com
image_url: https://asset.kompas.com/crops/F_E3md-1joQnPGA2vZ44ZihtwPY=/197x0:1306x739/1200x675/filters:watermark(data/photo/2026/01/30/697c815e7ef28.png,0,-0,1)/data/photo/2026/08/14/6a7ee28932970.jpeg
meta_title: '290 BUMN Tutup: PHK Massal dan Dampak Ekonomi Rakyat?'
meta_description: Pemerintah tutup 290 BUMN, presiden bangga. Namun, potensi PHK massal
  dan ancaman ekonomi bagi rakyat jelata jadi sorotan tajam. Begini nasibnya!
canonical_url: https://berita.media/290-bumn-dibikin-ambles-warga-terancam-nganggur-kepanasan
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-08-16T05:01:51Z'
published_at: '2026-08-16T05:01:51Z'
---

Waduh, gila bener nih berita, Bro! Dengerin nih, pemerintah kita tercinta yang dipimpin Pak Presiden Prabowo kok ya tega-teganya bikin 290 BUMN itu langsung amblas kayak ditelan bumi! Alhasil, ada hampir seribu perusahaan negara yang mau dipangkas habis sampai akhir 2026 nanti. Gila nggak tuh? Dari yang katanya seribu lebih, mau disisain tinggal 300-an doang. Angka 750-an lebih BUMN mau dilenyapkan begitu saja. Parahnya lagi, ini rencana udah diumbar di depan anggota dewan lengkap, mulai dari MPR, DPR, sampai DPD. Jelas ini bakal jadi badai pengangguran buat rakyat kecil! Kompas.com.

Tapi ya, jangan salah juga. Ada juga suara dari Senayan, Bang Bias Layar dari Fraksi Golkar ini ngakuin kalau nutup BUMN yang ngabis-ngabisin duit negara itu emang patut diapresiasi. "Perlu diapresiasi juga sikap tegas pemerintah yang menutup tambang timah ilegal, serta BUMN yang dinilai tidak produktif dan membebani negara," katanya gitu. Nah, ini kan menarik. Di satu sisi pemerintah merasa beres, tapi di sisi lain kok nggak mikirin nasib orang-orang yang bakal kehilangan kerjaan ya? Mana ada cerita ini berakhir manis buat semua pihak. Kompas.com.

Yang bikin geram nih, katanya sih yang produktif bakal dipertahanin. Tapi pertanyaannya, yang nganggur mau dikemanain? Jangan-jangan nasib mereka bakal kayak kereta api yang tergelincir, pontang-panting nggak tahu mau ke mana lagi. Pak Bias Layar ini ngingetin banget, konsolidasi BUMN itu harusnya dibarengi sama kebijakan yang pro rakyat, bukan malah bikin rakyat makin susah. Gimana mau sejahtera kalau lapangan kerja makin sempit? Emangnya negara mau ngasih makan semua yang ter-PHK? Nah loh, bingung kan jadinya? Kompas.com.

Ditambah lagi, pembangunan katanya harus fokus ke yang kebutuhan dasar masyarakat. Bagus sih, tapi apa dampaknya langsung terasa kalau pabrik-pabrik tutup dan orang-orang dipecat? Celakanya, efisiensi BUMN ini kudu jalan bareng sama upaya pemerintah buat bikin lapangan kerja baru, bukan malah ngabisin yang udah ada. Kudu seimbang dong, jangan cuma mikirin neraca keuangan doang. Rakyat juga manusia, butuh makan, butuh kerja, butuh hidup layak. Kalo udah begini, rakyat kecil yang jadi korban utama. Habis sudah harapan mereka. Kompas.com.

Jadi, Pak Presiden dan jajaran menteri, mikir lagi deh! Jangan sampai niat baik kalian buat 'merampingkan' BUMN malah jadi petaka buat jutaan rakyat jelata. Gimana nasib mereka yang udah ngeriung-ngeriung teriak butuh kerja? Yang ada malah makin banyak warga yang gigit jari. Udah, gitu aja dulu. Kompas.com.

---
**Sumber:** [Kompas.com](https://money.kompas.com/read/2026/08/16/093517426/290-bumn-ditutup-pemerintah-diminta-antisipasi-dampak-phk)
