---
id: HdbloykKHF7G
cluster_id: T5PQHzxDZYJ_
title: 43 Ribu Pekerja Amblas Dihantam Krisis Global, Bos Menangis Darah
slug: 43-ribu-pekerja-amblas-dihantam-krisis-global-bos-menangis-darah
excerpt: Gila bro, 43.805 nyawa pekerja lenyap dari perusahaan gegara daya beli global
  anjlok dan dolar meroket! Said Iqbal KSPI blak-blakan bongkar biang kerok PHK massal
  yang bikin rakyat kecil pontang-panting.
category: phk
tags:
- PHK
- Ekonomi
- Ketenagakerjaan
- Said Iqbal
- Dolar
source_urls:
- https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-8639622/ini-biang-kerok-phk-makan-korban-43-ribu-orang
source_names:
- detikFinance
image_url: https://awsimages.detik.net.id/api/wm/2019/07/30/d4ecd2df-1f04-4eff-b862-f0febc364608_169.jpeg?wid=54&w=1200&v=1&t=jpeg
meta_title: Penyebab PHK Massal 43 Ribu Pekerja Terungkap
meta_description: Presiden KSPI Said Iqbal beberkan akar masalah PHK 43.805 pekerja
  di Indonesia akibat daya beli global anjlok, impor membanjir, dan dolar meroket.
  Apa solusinya?
canonical_url: https://berita.media/43-ribu-pekerja-amblas-dihantam-krisis-global-bos-menangis-darah
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-08-29T17:01:57Z'
published_at: '2026-08-29T17:01:57Z'
---

Wah, parah ini beritanya, Gan! Lebih dari 43 ribu orang apes, Bro. PT-nya pada tutup, buruhnya ngeluyur nggak punya kerjaan lagi. Data Kemenaker bikin geleng-geleng kepala: Januari sampai Juli 2026, total 43.805 pekerja digulung PHK! Ini bukan drama sinetron, ini kenyataan pahit yang bikin ngeri. Sumbernya langsung dari Said Iqbal, Presiden KSPI, yang bukan tukang nyebar hoaks. Dia bilang, penyebabnya banyak, tapi yang paling utama itu gara-gara duit orang di luar negeri makin seret buat beli barang kita. detikFinance

Gilanya, pas Said Iqbal turun langsung ke lapangan, ketemu sama bos-bos perusahaan, dia denger langsung keluh kesah mereka. Permintaan dari luar negeri jeblok abis. Industri yang biasanya ngirim barang keluar, kayak tekstil, garmen, sama sepatu, sekarang mandek total. Bayangin aja, barang udah diproduksi tapi nggak ada yang mau beli. Habis sudah nasib pabrik-pabrik ini, mau dijual ke mana kalau pembelinya ilang? Ini bukan salah rakyat kecil, tapi gara-gara ekonomi global lagi morat-marit. Alhasil, para pekerja yang jadi korban utamanya. detikFinance

Eh, tapi bukan cuma masalah luar negeri, masalah di dalam negeri juga bikin ambyar. Daya beli masyarakat Indonesia sendiri lagi ancur lebur. Orang-orang sekarang mikir dua kali mau beli barang. Kalaupun beli, nyarinya yang paling murah. Nah, celakanya, barang murah sekarang kebanyakan produk impor. Gara-gara nggak bisa bersaing sama barang luar, pabrik-pabrik lokal pun terpaksa nyerah dan gulung tikar. Jadi, dua kali dihajar dari depan dan belakang, Gan. Yang satu nggak ada orderan dari luar, yang satu lagi kalah saing di negeri sendiri. Hancur lebur deh industri kita. detikFinance

Nah, ini yang bikin makin runyam: ketergantungan sama bahan baku impor! Dolar lagi ngamuk-ngamuk, naik terus nggak karuan. Perusahaan yang tadinya enak-enak aja beli bahan dari luar pake dolar, sekarang kelabakan. Mereka jual produknya pake rupiah yang makin ringkih, tapi bayar bahan bakunya pake dolar yang makin mahal. Kalau rupiah terus terpuruk, udah pasti banyak perusahaan yang bangkrut. Mau gimana lagi, nggak ada pilihan lain selain nyerah. Ditambah lagi, aturan pesangon yang dianggap terlalu ringan oleh Said Iqbal justru bikin perusahaan makin gampang buat 'nyikat' pekerjanya. Alasan pesangon 0,5 kali dari PP 35 tahun 2021 itu jadi pembenaran mudah buat mereka. detikFinance

Ditambah lagi, Said Iqbal ngasih masukan penting nih buat pemerintah biar PHK nggak terus-terusan kejadian. Dia minta aturan yang bikin ribet usaha dilonggarin, terus impor barang-barang kayak tekstil, garmen, sepatu, sama makanan-minuman dibatasi. Tujuannya biar produk lokal nggak makin tenggelam sama gempuran barang impor. Ujung-ujungnya, biar pabrik nggak pada tutup dan pekerja nggak pada dipecat. Kasihan mereka, Bro, udah susah cari duit, malah dibikin makin susah. Gimana nggak geram rakyat kalau begini? detikFinance

---
**Sumber:** [detikFinance](https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-8639622/ini-biang-kerok-phk-makan-korban-43-ribu-orang)
