---
id: vi6Wva4-0VDo
cluster_id: 8vfwghtlRZAq
title: 72 Jam Indonesia Babak Belur! Rupiah Amblas, Pejabat Dicokok!
slug: 72-jam-indonesia-babak-belur-rupiah-amblas-pejabat-dicokok
excerpt: Gila bro, 72 jam terakhir negeri ini kayak dikepung badai! Rupiah jeblok
  sampai Rp18.000, saham rontok, eh pejabat negara satu per satu dicokok korupsi.
  Belum selesai urusan ekonomi, urusan hukum pun bikin pusing kepala.
category: rupiah
tags:
- rupiah
- korupsi
- hukum
- politik
- ekonomi
source_urls:
- https://www.suara.com/news/2026/06/05/144251/72-jam-penuh-guncangan-di-indonesia-rupiah-anjlok-hingga-skandal-korupsi-pejabat-negara
source_names:
- Suara.com
image_url: https://media.suara.com/pictures/970x544/2026/06/04/19045-detik-detik-eks-kepala-bgn-dadan-hindayana-diborgol-saat-penangkapan-di-rumahnya.jpg
meta_title: '72 Jam Indonesia: Rupiah Anjlok, Pejabat Korupsi, Sidang Aneh!'
meta_description: Indonesia dilanda badai 72 jam terakhir! Rupiah jeblok, pejabat
  dicokok korupsi, sidang mati lampu, dan tuntutan ringan kasus penganiayaan. Guncangan
  hebat di ekonomi, politik, dan hukum!
canonical_url: https://berita.media/72-jam-indonesia-babak-belur-rupiah-amblas-pejabat-dicokok
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-06-05T08:02:38Z'
published_at: '2026-06-05T08:02:38Z'
---

Ceritanya begini. Tiga hari terakhir Indonesia kayak dihajar bertubi-tubi, nggak dikasih napas sama sekali. Rupiah kita, si mata uang kebanggaan, anjlok parah sampai tembus Rp18.000! Belum lagi indeks saham yang ikut amblas. Belum selesai urusan ekonomi, eh, Kejaksaan Agung malah beraksi keras mencokok mantan Kepala BGN beserta dua wakilnya. Skandal korupsi program Makan Bergizi Gratis, katanya. Gila bener, program buat rakyat kecil kok malah dikorupsi? Suara.com

Parahnya lagi, drama hukum makin panas. Belum apa-apa, Wamen Imigrasi sudah nyerahkan diri ke KPK. Eh, belum juga kita komentar soal itu, muncul lagi oknum TNI yang kasus penganiayaan jadi sorotan. Guncangan ini datang silih berganti, bikin publik pusing tujuh keliling. Ini bukan 72 jam biasa, ini 72 jam penuh gejolak yang bikin kita bertanya-tanya, ada apa sebenarnya di negeri ini? Suara.com

Nah, di tengah kegaduhan itu, muncul juga klarifikasi dari Seskab Teddy Indra Wijaya soal biaya kunjungan luar negeri Presiden Prabowo. Katanya sih, ada penghematan besar-besaran dan biaya pribadi ditanggung sendiri oleh Presiden. Rombongan juga katanya dikurangi separuh. Tapi ya sudahlah, yang penting uang rakyat nggak habis sia-sia, kan? Atau memang begini caranya kita harus hemat di tengah krisis? Teddy Indra Wijaya bilang begitu. Suara.com

Yang bikin tambah panas, sidang Nadiem Makarim malah mati lampu pas lagi pleidoi! Tepat ketika mantan Mendikbudristek itu mau membela diri, eh, listrik jepret padam tiga menit! Sidang diskors sementara. Lah, kok pas momen krusial begini lampu bisa mati? Kebetulan atau disengaja? Hakim Ketua Purwanto S. Abdullah sampai harus menghentikan sidang. Misteri lampu padam di pengadilan. Suara.com

Belum juga selesai urusan matinya lampu, dari ranah peradilan militer muncul berita yang bikin geram. Empat anggota BAIS TNI yang nyiram aktivis KontraS pakai air keras, dituntut ringan! Cuma 2 tahun 6 bulan penjara, masing-masing! Sersan Dua Edi Sudarko, Letnan Satu Budhi Hariyanto Widhi, Kapten Nandala Dwi Prasetyo, dan Letnan Satu Sami Lakka. Mereka nyiram pakai air keras, tapi tuntutannya ringan? Apa nggak salah ini? Padahal korban adalah aktivis yang memperjuangkan kebenaran. Tuntutan ini jelas bikin rakyat kecil makin nggak percaya sama keadilan. Suara.com

Jadi, dari rupiah yang amblas, pejabat yang dicokok, drama sidang, sampai tuntutan ringan kasus penganiayaan. 72 jam ini benar-benar bikin Indonesia gonjang-ganjing. Kita lihat saja, apakah badai ini akan reda, atau justru makin besar.

---
**Sumber:** [Suara.com](https://www.suara.com/news/2026/06/05/144251/72-jam-penuh-guncangan-di-indonesia-rupiah-anjlok-hingga-skandal-korupsi-pejabat-negara)
