---
id: WdvdmDSgeyfj
cluster_id: qkqa67uQ937z
title: 9 Tahun Mengabdi, Karyawan Meta Kena Sikat PHK Tiba-Tiba!
slug: 9-tahun-mengabdi-karyawan-meta-kena-sikat-phk-tiba-tiba
excerpt: Baru kemarin latih engineer baru, eh besoknya langsung dipecat. Gary Tay,
  9 tahun 9 bulan mengabdi di Meta, merasakan betapa kejamnya dunia korporat yang
  lebih mementingkan AI daripada manusianya. detikInet
category: phk
tags:
- Meta
- PHK
- Singapura
- Teknologi
- AI
source_urls:
- https://inet.detik.com/business/d-8505254/curhat-pilu-karyawan-meta-singapura-kena-phk-tanpa-aba-aba
source_names:
- detikInet
image_url: https://awsimages.detik.net.id/api/wm/2022/11/10/kantor-meta-8_169.jpeg?wid=54&w=1200&v=1&t=jpeg
meta_title: 9 Tahun Kerja di Meta, Gary Tay Kena PHK Tiba-Tiba
meta_description: Curhat pilu Gary Tay, karyawan Meta Singapura yang dipecat mendadak
  setelah 9 tahun 9 bulan mengabdi. Ia melatih rekan baru, lalu esoknya langsung kehilangan
  pekerjaan.
canonical_url: https://berita.media/9-tahun-mengabdi-karyawan-meta-kena-sikat-phk-tiba-tiba
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-05-26T05:02:17Z'
published_at: '2026-05-26T05:02:17Z'
---

Ceritanya begini. Gary Tay, seorang AdTech Business Support Engineer di Meta Singapura, baru saja merasakan panggung kariernya hancur lebur. Siang tadi ia masih sibuk mengajar engineer baru yang belum lama bergabung, membekali mereka dengan ilmu sampai tuntas. Ia merasa sudah memberikan segalanya, mempersiapkan mereka untuk menggantikannya kelak. Nah ini dia, baru sehari kemudian, Rabu pagi yang cerah, surat pemecatan tersiar begitu saja.  Kejam, brutal, tanpa peringatan. detikInet

Bayangkan — Gary Tay, 9 tahun 9 bulan ia mengabdi di Meta, perusahaan yang dulunya bernama Facebook. Ia bergabung di London, membangun karier, lalu pindah ke Singapura, berjuang demi kemajuan perusahaan. "Diterima kerja di London, diberhentikan di Singapura. Bekerja lebih lama dibandingkan 99,5% karyawan global saat ini. 99,9% lebih lama dari siapa pun di kantor APAC (Asia Pasifik)," tulisnya dengan nada getir. Gilanya, rekam jejaknya ini hanya kalah dari segelintir manusia di muka bumi yang sanggup bertahan lebih dari 15 tahun di dua raksasa teknologi: Meta dan Microsoft. Ya, sebelum di Meta, ia malang melintang di Microsoft. detikInet

Lebih parah lagi, baru-baru ini ia justru sibuk meningkatkan keterampilannya di bidang AI. Ia membangun sistem yang diklaim mampu mempercepat penyelesaian beban kerja tim sampai 200-300%, kualitas layanan klien terbesar Meta tetap terjaga. Ia berkorban waktu, tenaga, untuk kemajuan teknologi yang konon akan menyelamatkan perusahaan. Alhasil? "AI akan terus bertahan, tapi tampaknya manusia tidak," keluhnya. Pernyataan itu bukan sekadar curhat pilu, tapi teriakan nyaring dari banyak pekerja teknologi yang terancam tergusur oleh mesin yang mereka ciptakan sendiri. Parahnya, di saat ia berinovasi, di saat itu pula ia digulung habis oleh sistem yang sama. detikInet

Unggahan Gary Tay pun langsung viral di LinkedIn. Teman-teman dan mantan rekan kerjanya membanjiri kolom komentar dengan simpati. "Saya prihatin atas apa yang menimpa Anda dan semua orang yang kena PHK. Bekerja begitu lama di sebuah perusahaan pasti menumbuhkan rasa keterikatan kuat, tapi Meta memang sudah tak sama lagi sejak Sheryl Sandberg pergi. Semoga sukses untuk perjalanan karier Anda selanjutnya!" tulis salah satu pengguna. Ada juga yang menambahkan, "Sangat sedih mendengar kabar ini, Gary. Anda adalah seorang engineer yang luar biasa; perusahaan mana pun akan sangat beruntung memiliki Anda. Mengirimkan energi positif untukmu." Sangat jelas, manusia-manusia itu masih punya empati. detikInet

Namun, empati tidak bisa mengembalikan gaji bulanan. Meta memang kembali melakukan PHK massal yang konon menyapu bersih sekitar 8.000 karyawan di seluruh dunia, termasuk Singapura. Gary Tay hanyalah satu dari ribuan korban. Ia mengabdi bertahun-tahun, berinovasi, bahkan membantu meregenerasi staf. Eh, ujung-ujungnya malah dilenyapkan begitu saja demi efisiensi AI. Habis sudah pengabdian 9 tahun 9 bulan itu. Selesai.

---
**Sumber:** [detikInet](https://inet.detik.com/business/d-8505254/curhat-pilu-karyawan-meta-singapura-kena-phk-tanpa-aba-aba)
