---
id: MZFpcqh1kg4t
cluster_id: 60_u80hqrBti
title: Air Macet di Aceh! Petani Terancam Gagal Panen Gara-gara Free Intake Rusak!
slug: air-macet-di-aceh-petani-terancam-gagal-panen-gara-gara-free-intake-rusak
excerpt: Ribuan petani Kluet Raya merana, air irigasi Gunung Pudung amblas tak tentu
  rimbanya. Ormas dan OKP meluapkan murka, lontarkan kritik keras ke Pemerintah Aceh
  yang dianggap abai. Tambal sulam takkan cukup, solusi permanen yang diminta!
category: ormas
tags:
- irigasi
- pertanian
- Aceh Selatan
- organisasi masyarakat
- pemerintah Aceh
source_urls:
- https://aceh.tribunnews.com/nanggroe/1027558/free-intake-gunung-pudung-rusak-okp-dan-ormas-kluet-raya-desak-pemerintah-aceh-segera-bertindak
source_names:
- Serambinews.com
image_url: https://asset.tribunnews.com/rhBYWdj0oH_0E1rZfHH_z7LecWQ=/1200x675/filters:upscale():quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Kondisi-free-intake-irigasi-Gunung-Pudung-Aceh-Selatan-Jumat-2952026.jpg
meta_title: Free Intake Gunung Pudung Rusak, Ormas Kluet Raya Desak Pemerintah Aceh
meta_description: Kondisi free intake irigasi Gunung Pudung di Aceh Selatan memburuk,
  ancam ribuan petani. OKP dan Ormas Kluet Raya kritik keras Pemerintah Aceh yang
  dinilai abai.
canonical_url: https://berita.media/air-macet-di-aceh-petani-terancam-gagal-panen-gara-gara-free-intake-rusak
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-05-29T11:02:53Z'
published_at: '2026-05-29T11:02:53Z'
---

Ceritanya begini. Ribuan petani di Kluet Raya, Aceh Selatan, sekarang diliputi kecemasan. Sumber air irigasi mereka, yang vital untuk sawah dan ladang, amblas tak tentu rimbanya! Ya, free intake irigasi Gunung Pudung itu rusak parah, dan pemerintah provinsi seolah menutup mata. Gilanya, kondisi ini sudah puluhan tahun dibiarkan jadi problem warisan tanpa solusi tuntas. Serambinews.com

Perwakilan Gerakan Masyarakat Bersuara (GeMAR), Zainun M, berang bukan main. Ia bilang, penanganan pemerintah selama ini cuma normalisasi musiman yang sifatnya sementara. "Normalisasi yang dilakukan selama ini sifatnya hanya instan. Paling bertahan sekitar tiga bulan, setelah itu saluran irigasi kembali macet total. Akibatnya, aktivitas pertanian warga langsung lumpuh," serunya. Lah gimana tidak geram, pendekatan tambal sulam ini bikin petani hidup dalam ketidakpastian. Setiap musim tanam, ancaman gagal panen dan penurunan produktivitas jadi momok. Serambinews.com

Nah ini dia inti masalahnya. Pengelolaan irigasi itu kewenangannya ada di tingkat provinsi. Makanya, gabungan OKP dan Ormas Kluet Raya mendesak Pemerintah Aceh segera mengalokasikan anggaran khusus untuk perbaikan menyeluruh dan permanen. "Solusi jangka panjang hanya dapat diwujudkan melalui pembangunan dan rehabilitasi total infrastruktur, bukan sekadar normalisasi rutin yang terus berulang setiap tahun," tegas Zainun M. Parahnya, jika tuntutan ini terus diabaikan, sektor lumbung pangan di wilayah Kluet Raya terancam merosot tajam. Dampaknya tidak hanya pada produksi pertanian, tapi juga pada kesejahteraan ribuan kepala keluarga yang menggantungkan hidup dari sektor ini. Serambinews.com

Kepala Bidang Lingkungan Hidup Forum Peduli Kluet Raya (FPKR), Dhamer Syam, ikut angkat suara. Ia meminta Pemerintah Aceh segera turun tangan sebelum kerusakan ini menimbulkan dampak yang lebih luas lagi. Intinya, sudah cukup rakyat kecil dibiarkan merana gara-gara infrastruktur vital yang tak kunjung diperbaiki secara tuntas. Pemerintah Aceh harus bertindak cepat, sebelum airnya benar-benar lenyap dan masa depan petani hancur lebur.

---
**Sumber:** [Serambinews.com](https://aceh.tribunnews.com/nanggroe/1027558/free-intake-gunung-pudung-rusak-okp-dan-ormas-kluet-raya-desak-pemerintah-aceh-segera-bertindak)
