---
id: Yg63EU64slBT
cluster_id: VDU1okLjpKLD
title: AMPUN DEH! TikTok-Tokopedia Ternyata Cuma 'Sikat Habis' 200 Karyawan Dengan
  Kompensasi
slug: ampun-deh-tiktok-tokopedia-ternyata-cuma-sikat-habis-200-karyawan-dengan-kompensasi
excerpt: Gilanya, isu PHK besar-besaran TikTok-Tokopedia ternyata cuma permulaan!
  Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad membongkar kalau sekitar 200 karyawan justru pilih
  'mundur cantik' ambil kompensasi, bukan digebuk pemecatan. Ambil jalan aman, atau
  ada udang di balik batu?
category: phk
tags:
- tiktok
- tokopedia
- phk
- dasco
- kompensasi
source_urls:
- https://nasional.kompas.com/read/2026/07/06/16090691/dasco-sebut-200-karyawan-tiktok-tokopedia-pilih-ambil-kompensasi-bukan-phk
source_names:
- Kompas.com
image_url: https://asset.kompas.com/crops/trDkHOyllx1hCE1hK_nCOnftE5Y=/0x0:0x0/1200x675/filters:watermark(data/photo/2026/01/30/697c815a5f0b9.png,0,-0,1)/data/photo/2026/07/06/6a4b6ab29d53f.jpg
meta_title: TikTok-Tokopedia Sikat Habis 200 Karyawan Dengan Kompensasi
meta_description: Bukan PHK besar-besaran, 200 karyawan TikTok-Tokopedia pilih ambil
  kompensasi. Wakil Ketua DPR Dasco ungkap fakta mengejutkan di balik isu yang bikin
  heboh!
canonical_url: https://berita.media/ampun-deh-tiktok-tokopedia-ternyata-cuma-sikat-habis-200-karyawan-dengan-kompensasi
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-07-08T17:02:47Z'
published_at: '2026-07-08T17:02:47Z'
---

ALAMA KONDENGLAH! Dengerin nih, Bro, soal TikTok-Tokopedia yang bikin heboh jagad maya gara-gara isu PHK gede-gedean itu. Ternyata, eh ternyata, ceritanya nggak segelap yang kita bayangin, alias nggak ada tuh yang namanya digebuk sampai babak belur. Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, buka suara dan bilang, "Nggak! Nggak! Nggak begitu!" Jadi, sekitar 200 karyawan malah memilih untuk menerima paket kompensasi yang ditawarkan manajemen, daripada harus dipecat secara massal. Ini jelas bukan kabar buruk kayak yang digembar-gemborkan di medsos, tapi lebih ke arah "ngangkat koper" dengan manis. Kompas.com.

Parahnya lagi, menurut Dasco yang juga politikus Partai Gerindra, informasi ini didapat langsung dari manajemen TikTok-Tokopedia saat mereka dipanggil ke DPR untuk klarifikasi isu yang bikin warga internet kepanasan itu. Jadi, bukan sekadar isu angin lalu, tapi fakta yang terucap dari mulut ke mulut. Para karyawan yang mengambil kompensasi ini, kata Dasco, kabarnya sudah ada yang diterima bekerja di tempat lain juga, jadi nggak benar-benar dibiarkan melayang begitu saja. Ada juga yang malah disalurkan ke unit usaha lain di bawah naungan TikTok Group yang ternyata punya banyak lini bisnis. Nah ini dia, perusahaan lagi nge-roll banyak usaha, tapi malah ada yang milih minggir. Kompas.com.

Dan yang bikin ngakak, Presiden Direktur PT Tokopedia, Stephanie Susilo, dengan tegas membantah adanya PHK di lingkungan mereka. "Yang pertama adalah tidak ada pemutus hubungan kerja di TikTok atau Tokopedia Group," tegasnya. Menurut Stephanie, yang terjadi adalah 'penataan tenaga kerja' dan 'internal mobility' di dalam grup besar TikTok-Tokopedia. Jadi, daripada dikepruk berita miring, mereka memilih meluruskan bahwa ini hanyalah perombakan internal yang wajar, dan para karyawan yang memilih mengambil kompensasi itu ya atas pilihan mereka sendiri. Bukan diganyang paksa! Kompas.com.

Bahkan, Stephanie menambahkan, kalau mereka justru lagi buka lowongan baru, lebih dari 100 posisi di Indonesia! Tujuannya jelas, biar berita miring yang beredar di masyarakat itu nggak makin liar dan menyesatkan. "Demikianlah kami sampaikan untuk meluruskan berita-berita yang beredar di masyarakat," katanya penuh keyakinan. Menteri Ketenagakerjaan Yassierli pun ikut nimbrung, mengapresiasi langkah TikTok Group yang masih peduli dengan pekerjanya, terutama dengan program *internal mobility* ini. Dia juga bilang kalau rekrutmen 100 posisi itu tanda perusahaan masih berniat mengembangkan sayapnya di Tanah Air. Kompas.com.

Jadi, kesimpulannya, kabar 90 persen karyawan Tokopedia yang katanya kena PHK itu cuma isapan jempol belaka, Bro! Ujung-ujungnya, yang terjadi hanya 'penataan' dan 200 karyawan yang 'pilih mundur' dengan kompensasi. Habis sudah rumor miringnya, semoga nggak ada lagi gosip yang bikin telinga panas dan hati dongkol. Tapi ya, mana ada sih perusahaan sebesar itu tanpa ada sedikit 'sapu bersih' karyawan? Anggap saja ini bukan PHK, tapi 'transfer paket kompensasi', biar kedengaran lebih canggih! Kompas.com.

---
**Sumber:** [Kompas.com](https://nasional.kompas.com/read/2026/07/06/16090691/dasco-sebut-200-karyawan-tiktok-tokopedia-pilih-ambil-kompensasi-bukan-phk)
