---
id: PKLNmTxp0bql
cluster_id: Vbb9gVVvqox7
title: Anak Pendiam Tusuk Teman Sekelas Sampai Babak Belur! Gara-gara Bullying Makin
  Gila!
slug: anak-pendiam-tusuk-teman-sekelas-sampai-babak-belur-gara-gara-bullying-makin-gila
excerpt: Gara-gara terus-terusan dirundung, KAS (13) yang pendiam ngamuk! Pisau disiapkan,
  teman sebayanya ditusuk sampai tersungkur. Bullying bikin anak jadi psikopat!
category: bullying
tags:
- bullying
- kekerasan pelajar
- ' Bandar Lampung'
- anak
- KAS
- VI
source_urls:
- https://www.kompas.id/artikel/siswa-smp-di-bandar-lampung-tusuk-temannya-bahaya-luka-bullying-pada-anak-anak
source_names:
- Kompas.id
image_url: https://assetd.kompas.id/AwGh0HlifZEkWDHABnJQSoYJSFc=/1024x768/smart/filters:format(webp):quality(80)/https://cdn-dam.kompas.id/images/2025/09/30/5e0d489a37af0d4198b9cf99068eaedd-WhatsApp_Image_2025_09_30_at_5.40.07_PM_1_.jpeg
meta_title: Siswa SMP Tusuk Teman Gara-gara Bullying, Luka yang Menggerogoti Jiwa
meta_description: Kekerasan kembali terjadi di kalangan pelajar SMP Bandar Lampung.
  KAS (13) nekat tusuk VI (13) akibat tak tahan lagi dirundung. Sungguh mengerikan
  dampak bullying pada anak.
canonical_url: https://berita.media/anak-pendiam-tusuk-teman-sekelas-sampai-babak-belur-gara-gara-bullying-makin-gila
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-05-29T02:02:34Z'
published_at: '2026-05-29T02:02:34Z'
---

Ceritanya begini. Di Bandar Lampung, ada anak SMP namanya KAS, 13 tahun. Dulu pendiam, tertutup. Tapi jangan salah, di dalam dada itu sudah kayak gunung berapi! Setiap hari dia dihajar sama teman sekolahnya, VI, 13 tahun juga. Caci maki, hinaan, sudah biasa. Tapi kemarin, VI kebablasan. Ngatain orang tua KAS. Nah, ini dia! Kemarahan yang dipendam bertahun-tahun itu meledak, tak tertahankan lagi. Kompas.id

Siang bolong, di pinggir jalan Raden Pemuka, mereka adu jotos. Masih pakai seragam SMP, bolos pelajaran kayaknya. KAS, yang badannya lebih kecil, awalnya terdesak. Tapi jangan anggap remeh orang yang sudah kepepet! Di pinggangnya, KAS sudah sembunyikan pisau. Ketika VI makin agresif, KAS tak pikir panjang. Pisau itu disabetkan ke perut dan pinggang VI. Hantam! Korban langsung kejang-kejang, tersungkur!

Alhasil, VI terkapar dengan tiga luka tusukan. Langsung digotong ke RSUD Abdul Moeloek. Sementara KAS? Langsung dicokok polisi Polsek Sukarame. Tapi namanya masih anak-anak, tidak ditahan fisik. Dipulangkan ke orang tua. Ketua Komnas PA Bandar Lampung, Ahmad Apriliandi Passa, sampai geleng-geleng kepala. Ini bukti nyata, bullying itu racun yang merusak jiwa anak-anak. Kompas.id

Parahnya, luka bullying itu membekas dalam. KAS yang tadinya pendiam, akhirnya jadi pelaku kekerasan. Kemarahan yang terakumulasi, ujar Apriliandi. Dia menduga KAS sudah mempersiapkan pisau jauh-jauh hari. Gila! Anak 13 tahun sudah berpikir sejauh itu untuk balas dendam. Ini bukan sekadar perkelahian biasa, ini tragedi yang lahir dari kepedihan. Kompas.id

Yang bikin ngeri, kasus ini harus ditangani hati-hati. Keduanya masih anak. Polisi pun berencana pakai diversi, penyelesaian di luar pengadilan formal. Bagus sih, tapi KAS tetap harus didampingi. Jangan sampai luka hati karena dirundung malah bikin dia jadi psikopat beneran. Ini pelajaran pahit buat kita semua, para orang tua, para guru. Jangan biarkan anak-anak kita jadi korban atau pelaku. Cukup sudah tragedi ini. Selesai.

---
**Sumber:** [Kompas.id](https://www.kompas.id/artikel/siswa-smp-di-bandar-lampung-tusuk-temannya-bahaya-luka-bullying-pada-anak-anak)
