---
id: SJWH_azM2_oR
cluster_id: H_KbTlt9tJ88
title: Anak Soeharto Gebrak Dolar, Ajak Rakyat Buang Duit Demi Rupiah!
slug: anak-soeharto-gebrak-dolar-ajak-rakyat-buang-duit-demi-rupiah
excerpt: Gila bro, di puncak krisis 1998, anak Pak Harto, Tutut Soeharto, bikin gerakan
  heboh! Ajak warga tukar dolar AS demi rupiah yang babak belur. Dana Rp 18.000/dolar
  pun terlampaui!
category: rupiah
tags:
- rupiah
- krisis moneter
- Soeharto
- Tutut Soeharto
- gerakan cinta rupiah
source_urls:
- https://www.cnbcindonesia.com/market/20260726153717-17-753860/saat-anak-presiden-ajak-warga-buang-dolar-demi-selamatkan-rupiah
source_names:
- CNBC Indonesia
image_url: https://awsimages.detik.net.id/visual/2026/07/08/petugas-menjunjukkan-uang-pecahan-dolar-amerika-serikat-as-dan-rupiah-di-dolar-asia-money-changer-jakarta-rabu-872026-1783496341961_169.jpeg?w=650&q=90
meta_title: Anak Soeharto Ajak Tukar Dolar, Selamatkan Rupiah Krisis 1998
meta_description: Kisah heboh Tutut Soeharto galang 'Gerakan Cinta Rupiah' di tengah
  krisis 1998. Ribuan dolar dibuang demi rupiah yang babak belur, disusul pejabat
  dan pengusaha!
canonical_url: https://berita.media/anak-soeharto-gebrak-dolar-ajak-rakyat-buang-duit-demi-rupiah
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-07-27T05:02:28Z'
published_at: '2026-07-27T05:02:28Z'
---

Parahnya, krisis moneter 1998 bikin rupiah kita remuk redam! Dolar AS yang tadinya cuma Rp 2.000, amblas sampai Rp 18.000 per biji. Situasi ekonomi porak-poranda, bikin rakyat pusing tujuh keliling. Di tengah kepanikan itu, gilanya, datang ide gila dari Siti Hardijanti Rukmana alias Tutut Soeharto, anak sulung Presiden Soeharto. Beliau ini nekat menggagas 'Gerakan Cinta Rupiah' alias Getar, yang intinya minta masyarakat buang jauh-jauh dolar AS yang mereka punya, demi selamatkan rupiah yang lagi sekarat. Sungguh sebuah keberanian yang luar biasa di tengah badai krisis! CNBC Indonesia.

Nah ini dia yang bikin merinding, Tutut Soeharto bukan cuma ngomong doang, bro! Beliau langsung jadi contoh pertama, nyumbangin US$50 ribu miliknya pribadi buat ditukar ke rupiah. Katanya sih, biar rasa cinta sama Indonesia makin membara. Berani banget kan? Habis itu, barisan pejabat tinggi negara pun ikut tergerak. Dari pemberitaan Bali Post (13 Januari 1998), disebutkan Susilo Bambang Yudhoyono, yang saat itu masih anggota MPR dari Fraksi ABRI, juga ikut ngantre di bank. Beliau nukerin US$1.300. Gak cuma SBY, Menteri Keuangan Mar'ie Muhammad dan Gubernur Bank Indonesia Soedradjad Djiwandono pun turut serta dalam gerakan heroik ini. Dari aksi para pejabat ini saja, total dana yang terkumpul di Bank Indonesia sudah tembus US$650 ribu. Komplit pokoknya! CNBC Indonesia, Bali Post.

Dan bukan main, gerakan ini malah merembet ke para pengusaha kakap! Ujung-ujungnya, para konglomerat macam Aburizal Bakrie, The Ning King, dan Imam Taufik kompak menyumbang masing-masing US$100 ribu. Ini jadi kontributor terbesar dari kalangan individu, bayangin aja! Pengusaha Sukamdani Sahid Gitosardjono juga ikut-ikutan di urutan berikutnya. Semua berlomba-lomba 'membuang' dolar demi rupiah yang tercinta. Sebuah bukti kalau di saat genting, rasa nasionalisme itu bisa meledak-ledak, sekalipun harus mengorbankan simpanan berharga. Padahal waktu itu, rupiah lagi terkapar parah dan dolar AS jadi 'malaikat penolong'. Berita Yudha.

Sungguh sebuah ironi, di saat nilai dolar AS meroket dan bikin banyak orang panik, justru ada gerakan yang mendorong masyarakat untuk melepasnya. Gerakan Getar ini emang sempat bikin heboh dan jadi sorotan media, sampai-sampai koran Bali Post (16 Januari 1998) menjulukinya 'benar-benar menggetarkan'. Tapi ya gitu deh, sejarah mencatat bahwa gerakan ini terjadi di tengah keputusasaan, ketika rupiah nyaris hilang dari peredaran. Alhasil, ini jadi pengingat betapa fluktuatifnya ekonomi kita dan betapa pentingnya menjaga kedaulatan mata uang. CNBC Indonesia, Bali Post.

---
**Sumber:** [CNBC Indonesia](https://www.cnbcindonesia.com/market/20260726153717-17-753860/saat-anak-presiden-ajak-warga-buang-dolar-demi-selamatkan-rupiah)
