---
id: UVWItTgZ8Rz0
cluster_id: cHb8MZFjskqN
title: AS G Yang Cap Geng Brasil Teroris, Lula Berang!
slug: as-g-yang-cap-geng-brasil-teroris-lula-berang
excerpt: 'Gila bro, Amerika Serikat langsung pasang label organisasi teroris buat
  dua geng kriminal gede di Brasil: Comando Vermelho (CV) dan Primeiro Comando da
  Capital (PCC). Presiden Lula murka bukan kepalang, tuding AS sembarangan cap label
  maut ini ke warga negaranya.'
category: kriminal
tags:
- AS
- Brasil
- Terorisme
- Kriminal
- Lula
source_urls:
- https://news.detik.com/internasional/d-8510376/as-tetapkan-2-kelompok-kriminal-brasil-organisasi-teroris-lula-berang
source_names:
- detikNews
image_url: https://awsimages.detik.net.id/api/wm/2026/05/30/brazil-politics-crime-program-1780078331278_169.jpeg?wid=54&w=1200&v=1&t=jpeg
meta_title: Geng Kriminal Brasil Dicap Teroris AS, Lula Murka!
meta_description: AS tetapkan dua kelompok kriminal Brasil, CV dan PCC, sebagai teroris.
  Presiden Lula da Silva bereaksi keras, menentang tindakan AS.
canonical_url: https://berita.media/as-g-yang-cap-geng-brasil-teroris-lula-berang
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-05-29T23:02:55Z'
published_at: '2026-05-29T23:02:55Z'
---

Ceritanya begini. Belum juga Brasil beres urusan internalnya, eh dari seberang lautan datang berita mengejutkan dari Washington D.C. Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, dengan entengnya ngumumin kalau dua geng paling brutal di Brasil, Comando Merah (CV) dan Komando Ibu Kota Pertama (PCC), resmi dicap sebagai organisasi teroris. Pernyataan ini, yang dirilis Sabtu (30/5/2026) oleh AFP, langsung bikin kepala dingin Presiden Luiz Inacio Lula da Silva mendidih.

Menurut Rubio, yang kayaknya lupa kalau Brasil negara berdaulat, CV dan PCC itu biang kerok kejahatan di Brasil. Pengaruh dan jaringan ilegal mereka bukan cuma merusak di dalam negeri, tapi udah merembet sampai ke wilayah AS sendiri. Gilanya, kedua geng ini katanya mengendalikan ribuan anggota dan nekatnya lagi, udah sering banget ngelakuin serangan brutal terhadap polisi, pejabat publik, sampai warga sipil biasa. Parahnya, AS mulai serius mainin kartu "teroris" ini sejak era Donald Trump, kayak yang mereka lakuin ke kartel Meksiko.

Nah ini dia yang bikin geram. Kenapa AS ngelakuin ini? Konon, label teroris itu bikin mereka punya dasar hukum buat ngelakuin tindakan yang lebih keras: penegakan hukum, intelijen, sampai kontra-pemberontakan ke geng-geng ini dan siapa aja yang ada di belakangnya di seluruh dunia. Padahal, Meksiko dan Brasil yang dipimpin tokoh berhaluan kiri-tengah justru vokal menentang tindakan AS ini. Beda sama Ekuador dan Honduras yang gubernurnya kekuasaan kanan, malah dukung-dukung aja. DetikNews, AFP

Lula sendiri udah ngasih sinyal kuat kalau dia nggak terima tindakan AS ini, yang jelas punya implikasi hukum gede di sono. Yang bikin makin panas, saingan politik Lula, Flavio Bolsonaro yang konservatif, malah dukung penetapan ini. Dia bahkan sempat ketemu sama Trump. Kontras banget, kan? Di saat Lula murka, rivalnya malah seneng-seneng aja. Sialnya, operasi penumpasan geng CV di Brasil bulan Oktober lalu aja udah menelan korban jiwa lebih dari 100 orang. Bentrokan kecil-kecilan udah jadi makanan sehari-hari. DetikNews

Dan bukan main, label teroris ini juga jadi alasan AS buat gencar nyerang kapal-kapal dari Amerika Latin yang dituduh jadi penyelundup narkoba. Puluhan serangan udara udah dilancasin sejak akhir musim panas 2025. Jadi, ini bukan sekadar cap doang, tapi jadi lampu hijau buat AS bertindak lebih jauh. Entah gimana nasib Brasil nanti setelah ini, yang jelas ketegangan diplomatik antara AS dan Brasil pasti makin memanas gara-gara ulah geng kriminal yang kini disamakan levelnya sama teroris. DetikNews

---
**Sumber:** [detikNews](https://news.detik.com/internasional/d-8510376/as-tetapkan-2-kelompok-kriminal-brasil-organisasi-teroris-lula-berang)
