---
id: ve87bTxDU9TO
cluster_id: luSF3J_FWoLR
title: Asing Gresek Duit Lagi ke RI Meski Imbal Hasil Surat Utang Melandai
slug: asing-gresek-duit-lagi-ke-ri-meski-imbal-hasil-surat-utang-melandai
excerpt: Gila, asing lagi-lagi borong surat utang Indonesia sampai puluhan triliun
  rupiah di Juni 2026. Ini bikin rupiah makin perkasa meski imbal hasil melandai.
  Parahnya, kepemilikan asing di SRBI meroket! Kontan.
category: rupiah
tags:
- rupiah
- asing
- investasi
- surat utang
- SRBI
source_urls:
- https://nasional.kontan.co.id/news/yield-srbi-dan-sbn-melandai-asing-masih-masuk-dan-rupiah-berpeluang-menguat
source_names:
- kontan.co.id
image_url: https://foto.kontan.co.id/QkDxqxNirj7N5mPAD0ICtEA66Xk=/smart/2026/06/04/291669906p.jpg
meta_title: Asing Borong Surat Utang RI, Rupiah Berpeluang Menguat
meta_description: Modal asing terus mengalir ke pasar keuangan Indonesia, bahkan saat
  imbal hasil surat utang melandai. Simak dampaknya bagi rupiah dan posisi asing di
  SRBI.
canonical_url: https://berita.media/asing-gresek-duit-lagi-ke-ri-meski-imbal-hasil-surat-utang-melandai
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-08-25T17:01:55Z'
published_at: '2026-08-25T17:01:55Z'
---

Gimana tidak heboh, bro! Para pemain modal asing ternyata masih doyan banget ngasih duit buat Indonesia, jumlahnya GEDE banget sampai puluhan triliun di Juni 2026. Sumber bilang, mereka ini borong Surat Berharga Negara (SBN) senilai Rp 21,03 triliun dan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) Rp 70,39 triliun. Eh, tapi di pasar sahamnya malah mereka jual bersih Rp 19,63 triliun. Kontan.

Alhasil, uang panas ini masuk deras setelah Bank Indonesia (BI) berani naikin suku bunga BI Rate jadi 5,75% di Juni 2026. Kenaikan suku bunga ini bikin imbal hasil surat utang kita jadi makin menggiurkan, pas banget buat investor asing yang lagi nyari aset cepet kaya di tengah ketatnya suku bunga global. Gilanya, kepemilikan asing di SRBI naik gila-gilaan, dari cuma Rp 114,05 triliun di Desember 2025 langsung loncat ke Rp 293,16 triliun di Juni 2026! Kontan.

Nah, ini yang bikin puyeng, porsi kepemilikan asing di SRBI melonjak dari 16,15% jadi 27,33% dari total utang yang tembus Rp 1.072,62 triliun. Udah gitu, di akhir Juni 2026, imbal hasil SRBI buat tenor 6 bulan tembus 7,36%, 9 bulan 7,54%, dan 1 tahun 7,70%. SBN juga nggak kalah ngeri, tenor 1 tahun di 6,94%, 2 tahun 6,95%, 5 tahun 7,02%, sampai 10 tahun 7,10%. Angka-angka yang bikin ngiler, kan? Kontan.

Parahnya, memasuki Agustus 2026, tren penurunan imbal hasil surat utang pemerintah ini mulai kelihatan. Di Jumat (21/8/2026), pasar Surat Utang Negara (SUN) malah makin jagoan, seiring rupiah yang kembali stabil di angka Rp 17.695 per dolar AS. Bloomberg bilang, imbal hasil SUN turun di hampir semua tenor, yang paling parah di tenor 2 tahun turun 12,8 basis poin jadi 6,64%. Yang 9 tahun juga turun 11,4 bps ke 7,08%. Kontan, Bloomberg.

Yang bikin geleng-geleng, imbal hasil SBN tenor 10 tahun yang jadi patokan pasar obligasi Indonesia juga kecipratan turun 5,7 bps jadi 6,96%. Penurunan imbal hasil juga melanda SRBI, di Agustus ini imbal hasil pemenang lelang turun jadi 7,06% (6 bulan), 7,21% (9 bulan), dan 7,37% (12 bulan). Kontan.

Eh, tapi jangan salah sangka! Pejabat sementara Gubernur Bank Indonesia, Destry Damayanti, bilang kalau penurunan yield SRBI ini nggak bikin investor asing kabur. "Karena tentunya kita enggak ingin SRBI rate kita menga..." (cuplikan wawancara terpotong). Meski imbal hasil melandai, aliran modal asing ke Indonesia tetap deres, bikin rupiah berpeluang makin kuat. Inilah keajaiban surat utang berdenominasi rupiah! Kontan.

---
**Sumber:** [kontan.co.id](https://nasional.kontan.co.id/news/yield-srbi-dan-sbn-melandai-asing-masih-masuk-dan-rupiah-berpeluang-menguat)
