---
id: LEtHe-ONRTMe
cluster_id: WEh1EX337PZv
title: BADAN GIZI GEBUK 1.700 DAPUR MBG DI PAPUA-NTT DALAM SEMINGGU!
slug: badan-gizi-gebuk-1-700-dapur-mbg-di-papua-ntt-dalam-seminggu
excerpt: Gila bro! Badan Gizi Nasional (BGN) ngebut abis demi program Makan Bergizi
  Gratis (MBG) di wilayah 3T. Dalam sepekan ke depan, 1.700 dapur siap ngebul demi
  tekan stunting!
category: MBG
tags:
- MBG
- BGN
- Stunting
- Papua
- NTT
source_urls:
- https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-8611069/bgn-kebut-bikin-1-700-dapur-mbg-di-papua-ntt-pekan-ini
source_names:
- detikHealth
image_url: https://awsimages.detik.net.id/api/wm/2026/08/06/kepala-badan-gizi-nasional-bgn-1786006514265_169.jpeg?w=1200
meta_title: BGN Kebut 1.700 Dapur MBG di Papua-NTT, Tekan Stunting!
meta_description: Badan Gizi Nasional ngebut bangun 1.700 dapur MBG di Papua dan NTT
  dalam seminggu. Fokus utama tekan stunting di wilayah 3T. Waspada calo!
canonical_url: https://berita.media/badan-gizi-gebuk-1-700-dapur-mbg-di-papua-ntt-dalam-seminggu
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-08-09T17:01:45Z'
published_at: '2026-08-09T17:01:45Z'
---

Heboh! Badan Gizi Nasional (BGN) membabi buta menggenjot pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di daerah-daerah terpencil! Ini semua demi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang katanya harus beres dalam kurun waktu sepekan. Kepala BGN Sudaryono dengan lantang menegaskan bahwa percepatan gila-gilaan ini pakai pendekatan berbasis data, biar intervensi gizinya benar-benar nyasar ke yang kelaparan. Prioritas utama mereka meliputi wilayah Papua, Nusa Tenggara Timur (NTT), Maluku, hingga Nias, daerah-daerah yang masyarakatnya konon sangat membutuhkan uluran tangan. "Arahan Bapak Menko Pangan bersama seluruh kementerian dan lembaga adalah memastikan pelaksanaannya berjalan cepat, tepat sasaran, dan terkoordinasi dengan baik," cetusnya, merujuk pada sebuah rapat penting yang entah bagaimana bisa menghasilkan keputusan secepat ini. detikHealth

Parahnya, pembangunan SPPG di kawasan 3T ini dikebut tak lain karena daerah-daerah itu masih terbayang-bayang angka stunting yang tinggi banget! Tak main-main, BGN memangkas target waktu penyelesaian SPPG dari yang semula satu bulan menjadi cuma seminggu. Gilanya, langkah 'ngebut' ini diuji lewat pemetaan data lintas kementerian dan lembaga, bahkan memanfaatkan data milik Kementerian Kesehatan (Kemenkes). "Dari data ini kita overlay (petakan) dengan data Kementerian Kesehatan, mana yang menjadi prioritas, yang angka stuntingnya tinggi dan sangat tinggi, kemudian kita petakan dengan data dapur yang sudah siap," terang Sudaryono. Alhasil, dari pemetaan objektif berbasis bukti itu, BGN berhasil mengidentifikasi sekitar 1.700 dapur gizi yang siap beroperasi di wilayah yang katanya berisiko stunting tinggi. "Ini Insya Allah di minggu depan ini kita pelan-pelan kita rilis yang sudah siap ini," tambahnya, seolah menantang waktu. detikHealth

Yang bikin geram, di tengah euforia ngebut ini, Mas Dar mewanti-wanti masyarakat agar jangan sampai tertipu calo-calo yang mengaku bisa bantu atau mempercepat pengajuan pembukaan SPPG. Ia dengan tegas menyatakan seluruh proses dijamin transparan, akuntabel, dan berjalan penuh lewat sistem resmi, jadi jangan coba-coba main belakang. "Saya pastikan seluruh proses dilakukan melalui sistem. Tidak ada pihak yang dapat menjanjikan atau membantu pembukaan SPPG di luar mekanisme resmi," tegasnya, memberi peringatan keras. Tentu saja, para pejabat BGN tampak lega karena program ini berjalan, meski harus 'ngebut' habis-habisan. Nah, kita lihat saja nanti apakah 1.700 dapur ini benar-benar beroperasi dan ampuh membasmi stunting di sana, atau hanya sekadar laporan data di atas kertas. detikHealth

---
**Sumber:** [detikHealth](https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-8611069/bgn-kebut-bikin-1-700-dapur-mbg-di-papua-ntt-pekan-ini)
