---
id: opsz3s_RFbOR
cluster_id: Ktig50Uvtw0P
title: 'Bamsoet Gebrak Malaysia: Amunisi Untuk Nusantara Makin Gahar!'
slug: bamsoet-gebrak-malaysia-amunisi-untuk-nusantara-makin-gahar
excerpt: Gila bro, Senjata Indonesia bakal makin joss nih! Ketua DPR kita, Bamsoet,
  ngegas dukung Malaysia masuk garap industri amunisi. Ujung-ujungnya, logistik pertahanan
  kita diharap makin moncer. detikNews
category: investasi
tags:
- Bamsoet
- Industri Pertahanan
- Amunisi
- Malaysia
- Investasi
source_urls:
- https://news.detik.com/berita/d-8559888/perkuat-pertahanan-ri-bamsoet-dukung-investasi-industri-amunisi
source_names:
- detikNews
image_url: https://awsimages.detik.net.id/api/wm/2026/07/04/mpr-1783165598835_169.jpeg?wid=54&w=1200&v=1&t=jpeg
meta_title: 'Bamsoet Dukung Industri Amunisi: Pertahanan RI Makin Kokoh!'
meta_description: Bamsoet dukung kolaborasi industri amunisi RI-Malaysia. Ini strategi
  perkuat pertahanan, tingkatkan teknologi, dan buka peluang investasi. Simak selengkapnya!
canonical_url: https://berita.media/bamsoet-gebrak-malaysia-amunisi-untuk-nusantara-makin-gahar
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-07-05T05:01:55Z'
published_at: '2026-07-05T05:01:55Z'
---

Nah ini dia cerita yang bikin kuping panas! Siapa sangka, negeri jiran Malaysia lewat Maruss SDN BHD siap-siap kibarin bendera di industri amunisi Indonesia. Gila nggak tuh? Ini bukan kaleng-kaleng, bro, langsung didukung penuh sama bosnya DPR kita, Bambang Soesatyo alias Bamsoet, yang juga ketua perkumpulan pemilik senjata api bela diri. "Pasokan amunisi yang terjamin sangat penting untuk mendukung latihan aparat, kebutuhan bela diri yang diatur sesuai ketentuan hukum, maupun kesiapan pertahanan negara," celoteh Bamsoet, macam orator ulung. detikNews

Cerita dimulai dari pertemuan greget di Black Stone Lounge Jakarta, di mana CEO Maruss, Syafiq bin Mohd Razi, pamer kesiapan gabung sama Jangkar Sinergi Group dan perkumpulan punya Bamsoet. Kolaborasi ini katanya bukan cuma soal jualan peluru, tapi juga transfer teknologi, bikin industri lokal makin pinter, dan buka lapangan kerja baru. "Yang jauh lebih penting, kolaborasi ini harus diarahkan pada transfer teknologi, peningkatan kemampuan industri dalam negeri, dan pengembangan sumber daya manusia nasional," tuntut Bamsoet, nada suaranya dahsyat. detikNews

Parahnya, alasan Bamsoet ngegas bukan tanpa sebab. Geopolitik global yang lagi panas-panasnya, kata dia, bikin pasokan perlengkapan militer jadi langka dan mahal. Konflik di sana-sini bikin negara-negara pada panik memperkuat benteng sendiri. Nah, Indonesia harusnya ngeh, jangan sampai ketinggalan. "Indonesia harus mampu memanfaatkan momentum ini untuk mempercepat pembangunan industri pertahanan nasional," serunya lagi. detikNews

Dan bukan main, euforia olahraga menembak di tanah air yang makin menggila juga jadi pemicu. Kejuaraan sana-sini bikin kebutuhan amunisi berkualitas menjerit. Tapi tenang, Bamsoet udah pasang badan. Kolaborasi internasional ini diharapkan bisa bikin pabrik amunisi lokal makin canggih, risetnya makin kenceng, sertifikasinya mendunia, sampai barangnya bisa diekspor. "Keberadaan industri pendukung yang kuat akan membantu menjaga keberlanjutan aktivitas olahraga menembak, kebutuhan latihan aparat penegak hukum, pemilik izin khusus senjata api bela diri, hingga kesiapan pertahanan negara," tegas Bamsoet, menutupnya dengan mantap. detikNews

Alhasil, Indonesia bakal punya amunisi makin banyak dan makin canggih, berkat 'bantuan' dari negeri tetangga. Semoga aja ini bukan cuma mimpi di siang bolong dan beneran bikin pertahanan kita anti bocor! Entah gimana nanti nasib pabrikan peluru lokal, kita lihat saja nanti. Yang pasti, perang urat syaraf industri pertahanan di Asia Tenggara makin panas!

---
**Sumber:** [detikNews](https://news.detik.com/berita/d-8559888/perkuat-pertahanan-ri-bamsoet-dukung-investasi-industri-amunisi)
