---
id: Z_Zws2axt5cV
cluster_id: ptxrhS_k6IJG
title: Bamsoet Ngamuk! Advokat Diintervensi, Keadilan Terancam Lenyap!
slug: bamsoet-ngamuk-advokat-diintervensi-keadilan-terancam-lenyap
excerpt: Gila, Bro! Ketua MPR Bamsoet murka melihat independensi advokat terancam
  di tengah gempuran politik dan opini publik. Ia ngotot kalau negara hukum kita terancam
  punah jika para pembela keadilan ini tidak dikawal ketat, katanya detikNews.
category: politik
tags:
- Bamsoet
- Advokat
- Keadilan
- Politik
- MPR RI
source_urls:
- https://news.detik.com/berita/d-8590127/bamsoet-dorong-advokat-tetap-independen-di-tengah-tekanan-politik-publik
source_names:
- detikNews
image_url: https://awsimages.detik.net.id/api/wm/2026/07/25/bamsoet-dorong-advokat-tetap-independen-di-tengah-tekanan-politik-publik-1784981799965_169.jpeg?wid=54&w=1200&v=1&t=jpeg
meta_title: Bamsoet Soroti Ancaman Independensi Advokat Akibat Politik
meta_description: Ketua MPR Bambang Soesatyo prihatin terhadap tekanan politik dan
  publik yang mengancam independensi advokat. Keadilan dipertaruhkan jika profesi
  ini tak dijaga kemurniannya. Baca selengkapnya!
canonical_url: https://berita.media/bamsoet-ngamuk-advokat-diintervensi-keadilan-terancam-lenyap
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-07-25T17:02:37Z'
published_at: '2026-07-25T17:02:37Z'
---

WAH, PARAH BANGET, Bro! Dengerin nih cerita dari Bang Jago soal ancaman nyata terhadap pilar negara hukum kita. Siapa lagi kalau bukan Ketua MPR, Bapak Bambang Soesatyo alias Bamsoet, yang teriak-teriak mengingatkan betapa krusialnya independensi advokat. Di tengah gempuran persoalan hukum yang makin ruwet dan jumlah advokat yang ngenes banget, Bamsoet khawatir kalau para pembela keadilan ini malah jadi tumbal politik dan opini publik sesaat, katanya detikNews. Lah gimana tidak, Bro, penduduk Indonesia sudah segambreng nyaris 288,3 juta jiwa sampai akhir 2025, eh tapi yang terdaftar pakai e-Court cuma sekitar 69.813 orang. Ini gambaran kasarnya aja ya, Bro, belum yang nggak pakai akun resmi. Jadi jelas banget, rasio advokat sama rakyat tuh masih jauuuh banget dari kata ideal! detikNews

Dan ini bukan sekadar omong kosong, lho! Ternyata Mahkamah Konstitusi juga pernah ngutip kajian Bappenas yang bilang kalau akses masyarakat buat ketemu advokat itu masih miris banget. Idealnya tuh, satu advokat ngurusin 1.150 orang yang cari keadilan tiap tahun, tapi kenyataannya? Jauh banget, Bro! Alhasil, kebutuhan akan advokat yang jempolan, punya integritas tinggi, dan tersebar merata di seluruh penjuru negeri ini masih edan-edanan besarnya. Bayangin aja, Bro, populasi terus nambah, perkara pidana, perdata, bisnis, investasi, sampai kejahatan digital makin njelimet, kalau advokatnya nggak kuat dan nggak independen, wah kacau balau kita, cetusnya lagi di detikNews. Jadi, penguatan profesi advokat ini mutlak banget demi memperluas akses keadilan buat masyarakat.

Nah ini dia yang bikin geram! Bamsoet menekankan kalau advokat itu bukan sekadar suruhan klien yang asal bela mati-matian. Mereka itu pilar utama yang harus jaga tegaknya *due process of law*, alias proses hukum yang adil sesuai amanat UUD 1945 dan UU Advokat. Di zaman serba medsos begini, opini publik yang kadang heboh sendiri bisa bikin hakim dan penegak hukum goyah. "Advokat adalah penjaga konstitusi dalam praktik, pengawal hak asasi manusia," tegas Bamsoet saat meresmikan kantor hukum baru di Jakarta, Sabtu (25/7/2026), kutip detikNews. Ia juga mengingatkan, keadilan itu mestinya berdasarkan fakta dan bukti, bukan siapa yang paling banyak teriak atau paling viral di jagat maya. Kalau advokat sampai nggak independen, wah, negara hukum kita bisa ambruk, Bro!

Parahnya lagi, Bamsoet bilang kalau profesi advokat ini statusnya *officium nobile*, alias profesi terhormat yang harus menjunjung tinggi kemandirian, kejujuran, kerahasiaan, dan keadilan. Kalau sudah ada tekanan politik atau dibikin tunduk sama opini publik, di mana letak kehormatannya? Jangan sampai deh, kita punya banyak advokat tapi kualitas dan independensinya nol besar. Celakanya, kalau masyarakat makin sulit dapat advokat yang berkualitas, perlindungan hak konstitusional rakyat pun bakal melemah. Ujung-ujungnya, negara hukum kita yang mestinya kokoh, malah jadi rapuh kayak kerupuk kena angin. Gimana, Bro, miris banget kan ceritanya? detikNews

---
**Sumber:** [detikNews](https://news.detik.com/berita/d-8590127/bamsoet-dorong-advokat-tetap-independen-di-tengah-tekanan-politik-publik)
