---
id: sLTcoQ37HvPN
cluster_id: h7yNTcdj9qXX
title: Bank BUMN Dicokok! Rp 4 Miliar Lenyap Lewat Kredit Fiktif Calo
slug: bank-bumn-dicokok-rp-4-miliar-lenyap-lewat-kredit-fiktif-calo
excerpt: Gila, bro! Bank plat merah di Tanjungpinang kecolongan Rp 4 miliar gara-gara
  kredit mikro fiktif. Empat orang sudah dicokok, tiga di antaranya pegawai BRI sendiri.
  Uangnya amblas, negara rugi telak!
category: BUMN
tags:
- Kredit Fiktif
- Bank BUMN
- Korupsi
- Kejati Kepri
- Tanjungpinang
source_urls:
- https://regional.kompas.com/read/2026/06/03/132058478/kredit-mikro-fiktif-rp-4-miliar-bank-bumn-di-tanjungpinang-terbongkar-4
source_names:
- Kompas.com
image_url: https://asset.kompas.com/crops/jrN28zoZUUZi2jcHL7XKVkuTGDI=/0x0:0x0/1200x675/filters:watermark(data/photo/2026/01/30/697c815a5f0b9.png,0,-0,1)/data/photo/2026/06/03/6a1fa0cc251c2.jpg
meta_title: Kredit Mikro Fiktif Rp 4 Miliar Bank BUMN Dibongkar, 4 Tersangka Dicokok
meta_description: Skandal kredit mikro fiktif Rp 4 miliar terungkap di Bank BRI Tanjungpinang.
  Empat orang, termasuk tiga pegawai bank, ditetapkan sebagai tersangka. Negara rugi
  telak!
canonical_url: https://berita.media/bank-bumn-dicokok-rp-4-miliar-lenyap-lewat-kredit-fiktif-calo
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-06-03T08:02:10Z'
published_at: '2026-06-03T08:02:10Z'
---

Ceritanya begini. Siang bolong-bolong, eh, ternyata ada maling berkedok petugas bank di Tanjungpinang! Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau (Kejati Kepri) baru saja membongkar dugaan praktik licik di unit Bank BRI Bestari. Kerugian negara? Mencapai Rp 4,07 miliar! Gilanya, empat orang sudah ditetapkan sebagai tersangka: RWK, HS, PA, dan MZ. Dan yang bikin geram, tiga di antaranya adalah pegawai BRI sendiri! Bayangkan — yang harusnya jaga uang negara, malah ikut membobolnya. Kompas

Mereka ini ditahan selama 20 hari di Rutan Tanjungpinang, biar bisa diperiksa lebih dalam. Asisten Tindak Pidana Khusus Kejati Kepri, Ismail Fahmi, bilang kalau penetapan tersangka ini didasari alat bukti yang kuat. "Tim penyidik telah melakukan serangkaian pemeriksaan dan memperoleh alat bukti yang cukup untuk menetapkan empat orang sebagai tersangka," katanya, Rabu (3/6/2026) siang. Ini bukan kejadian kecil, penyidikan dimulai sejak 13 Mei lalu, memeriksa 64 saksi dan tiga ahli. Belum lagi, 188 barang bukti disita dan hasil audit kerugian negara sudah di tangan. Kompas

Nah ini dia peranannya. Si RWK ini diduga jadi calo, sang perantara. Dia kerja sama dengan HS, PA, dan MZ yang notabene pegawai BRI di sana. Mereka ini diduga kuat memproses dan merekomendasikan pengajuan kredit mikro. Tapi, tahu gak? Data calon debitur dan dokumennya itu palsu, tidak sesuai kenyataan! Usaha yang diajukan? Kemampuan bayar debitur? Semua direkayasa biar kredit itu cair. Celakanya, mereka tahu persis semua itu bohong, tapi tetap saja diproses. Kompas

Alhasil, uang negara amblas Rp 4.077.057.131! Angka yang bukan main-main. Negara dirugikan miliaran gara-gara ulah segelintir orang serakah ini. Para tersangka dijerat pasal berlapis, mulai dari Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sampai KUHP baru. Tapi tunggu dulu, penyidik masih terus bergerak. Mereka lagi mendalami aliran dana hasil pencairan kredit itu, dan yang paling penting — ada kemungkinan pihak lain yang ikut terlibat dalam skema busuk ini. Masih ada otak di balik ini semua? Kompas

Parahnya, kasus ini membuktikan kalau modus kredit fiktif itu masih marak. Bank BUMN yang seharusnya jadi benteng keuangan negara, malah jadi sapi perah segelintir oknum. Duit triliunan dari masyarakat, kok bisa dilenyapkan begitu saja oleh oknum yang cuma segelintir? Ini bukan cuma soal kerugian uang, tapi juga kepercayaan publik yang sudah diporak-porandakan. Belum selesai kasus ini, eh, sudah ada lagi modus serupa yang muncul. Kapan negara kita benar-benar aman dari maling berdasi?

---
**Sumber:** [Kompas.com](https://regional.kompas.com/read/2026/06/03/132058478/kredit-mikro-fiktif-rp-4-miliar-bank-bumn-di-tanjungpinang-terbongkar-4)
