---
id: XyfzkMzPcFfa
cluster_id: 2HO1Vtvu2UnO
title: Bank BUMN Pamer Laba Melejit, Pemulihan Ini Akan Bertahan?
slug: bank-bumn-pamer-laba-melejit-pemulihan-ini-akan-bertahan
excerpt: Gila, perbankan BUMN yang sempat babak belur tahun lalu kini pamer laba positif
  di Mei 2026! Tapi tunggu dulu, sumbernya bilang konsistensi ini masih perlu diuji.
  Ujung-ujungnya, nasibnya masih ditentukan ekonomi negara, bro!
category: BUMN
tags:
- Himbara
- Perbankan BUMN
- Laba Perbankan
- Pemulihan Ekonomi
- BTN
source_urls:
- https://www.kompas.id/artikel/kinerja-himbara-positif-perbankan-bumn-memasuki-fase-pemulihan
source_names:
- Kompas.id
image_url: https://assetd.kompas.id/03B6pl9yJ5eg9oNTSVPQshtUm8E=/1024x683/smart/filters:format(webp):quality(80)/https://cdn-dam.kompas.id/images/2026/05/11/01bd984caeb375ede1fc8b4dbf43edaa-20260511TOK5.jpg
meta_title: Bank BUMN Pamer Laba, Pemulihan Akan Bertahan?
meta_description: Himbara pamer laba positif di Mei 2026 setelah babak belur tahun
  lalu. Tapi, sumber Kompas.id sebut konsistensi laba ini masih perlu diuji ketat
  di kuartal mendatang.
canonical_url: https://berita.media/bank-bumn-pamer-laba-melejit-pemulihan-ini-akan-bertahan
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-07-18T17:02:26Z'
published_at: '2026-07-18T17:02:26Z'
---

Hadeh, dengerin nih gosip terhangat dari balik meja bankir! Himpunan Bank Milik Negara, atau yang kita kenal Himbara, ternyata ketiban rejeki nomplok bro! Sampai Mei 2026, laba mereka meroket, pertanda katanya sih fundamental perbankan pelat merah lagi masuk fase pemulihan. Tapi, jangan seneng dulu. Sumber Kompas.id bilang, konsistensi laba ini masih harus diuji ketat di kuartal-kuartal mendatang, soalnya laba perbankan itu kan gampang goyang kayak goyangan biduan dangdut, dipengaruhi ekonomi nasional, suku bunga yang bikin pusing, permintaan kredit yang lesu, sama kemampuan bank jaga-jaga asetnya biar nggak ambruk.

Ingat nggak sih, tahun lalu 2025 itu Himbara malah ketiban apes? Laba bersih gabungannya amblas, turun sampai 4,55 persen jadi cuma Rp 136,4 triliun. Parahnya, itu gara-gara 'biaya minta-minta' alias cost of fund naik mulu gara-gara persaingan rebutan dana pihak ketiga (DPK) yang ketat banget dan suku bunga yang nggak mau turun. "Kondisi tersebut sempat menekan margin bunga bersih (net interest margin/NIM) sehingga pertumbuhan laba melambat,” ungkap pendiri Republik Investor, Hendra Wardana, Kamis (16/7/2026). Nah lho, udah mau bangkrut, eh malah dihantam biaya bengkak.

Masuk tahun 2026 ini, alhasil, bank-bank Himbara mulai gerak cepat bro! Mereka nggak mau kalah sama bank swasta. Strateginya jitu: porsi dana murah dibikin tinggi, operasional dipangkas pakai jurus digitalisasi, sama kredit dijaga biar nggak 'sakit'. "Perubahan ini membuat pertumbuhan laba kembali positif dan menunjukkan bahwa pemulihan tidak hanya didorong oleh faktor sesaat, tetapi mulai ditopang oleh perbaikan bisnis inti perbankan,” tambah Hendra Wardana. Makanya, jangan kaget kalau lihat mereka sibuk promosi sana-sini, itu bagian dari strategi jitu!

Tapi, gini lho cerita lengkapnya. Walau prospeknya kelihatan cerah kayak matahari pagi, keberlanjutan pertumbuhan laba anggota Himbara – yaitu Bank Mandiri, BRI, BNI, dan BTN – masih kebayang beratnya tantangan. Risiko paling gede datang dari potensi ekonomi nasional yang melambat, bisa-bisa permintaan kredit ambruk dan sumber pendapatan utama bank jadi seret. Celakanya lagi, kalau persaingan rebutan DPK balik memanas atau suku bunga nggak mau turun, biaya dana bisa meroket lagi dan bikin kantong bank tipis. Bahaya lain, kualitas kredit bisa memburuk kalau ekonomi loyo, akhirnya bank kudu nyisihin duit buat 'dana darurat' yang malah nggerogoti laba. Udah gitu, harus ngelawan bank digital sama fintech yang makin merajalela! Wah, pusing tujuh keliling dah direksi Himbara!,

Nah, yang bikin geleng-geleng kepala, di antara semua bank Himbara, BTN jadi sorotan tajam! Kenapa? Soalnya dia yang paling moncer urusan pertumbuhan laba, bro! Bareng anak perusahaannya, Bank Syariah Nasional (BSN), BTN berhasil nambah 'gendong' laba konsolidasi. Keren banget kan? Tapi, pertanyaan besarnya tetep sama: Mampukah tren positif ini bertahan di tengah gempuran berbagai tantangan? Kalau keseimbangan antara ekspansi kredit sehat, efisiensi, aset terjaga, sama sumber pendapatan beragam bisa dipertahankan, baru deh pemulihan ini bisa jadi fondasi kokoh buat perbankan BUMN di tahun-tahun mendatang. Sumbernya aja masih bilang berpeluang, apalagi kita, rakyat jelata! Kompas.id.

---
**Sumber:** [Kompas.id](https://www.kompas.id/artikel/kinerja-himbara-positif-perbankan-bumn-memasuki-fase-pemulihan)
