---
id: I5dtUlRfNi09
cluster_id: HGCeTd_Wc74c
title: Bea Cukai Ngaku Diintip KPK, Hati-hati Coy! Dana Operasional Jadi Masalah
slug: bea-cukai-ngaku-diintip-kpk-hati-hati-coy-dana-operasional-jadi-masalah
excerpt: Gilanya, pejabat Bea Cukai Sisprian Subiaksono sempat bisik-bisik ke rekannya
  soal 'pengintaian' KPK jelang OTT. Dana operasional yang tak bisa dipertanggungjawabkan
  jadi biang keladi masalahnya, detikNews.
category: korupsi
tags:
- Bea Cukai
- KPK
- OTT
- Korupsi
- Sisprian Subiaksono
- Dana Operasional
source_urls:
- https://news.detik.com/berita/d-8526404/obrolan-pejabat-bea-cukai-sebelum-kena-ott-kpk-hati-hati-coy-kita-diintip
source_names:
- detikNews
image_url: https://awsimages.detik.net.id/api/wm/2019/10/01/a5786e0e-3397-4b5c-9894-abb0fe6c1b83_169.jpeg?wid=54&w=1200&v=1&t=jpeg
meta_title: Pejabat Bea Cukai Curigai Diintip KPK Sebelum Kena OTT
meta_description: Terbongkar obrolan pejabat Bea Cukai, Sisprian Subiaksono, yang
  merasa diintip KPK sebelum dicokok. Dana operasional tak jelas jadi biang keladi
  masalahnya.
canonical_url: https://berita.media/bea-cukai-ngaku-diintip-kpk-hati-hati-coy-dana-operasional-jadi-masalah
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-06-10T11:02:55Z'
published_at: '2026-06-10T11:02:55Z'
---

Siang bolong-bolong, tiba-tiba terdengar kabar miring dari istana pajak! Para pejabat Bea Cukai ternyata sadar kalau mereka sedang diincar lembaga antirasuah. Saking paranoidnya, seorang pejabat sampai berbisik-bisik lewat pesan WhatsApp kepada rekannya, "Hati-hati coy, kita sedang diintip!" Kalimat ini bukan rekaan, melainkan pengakuan Sisprian Subiaksono, Kasubdit Intel Bea Cukai, dalam sidang di Pengadilan Negeri Tipikor Jakarta Pusat. detikNews

Perang kode antar-intel? Boleh jadi! Percakapan WA antara Sisprian dan Orlando Hamonangan alias Ocoy, Kepala Seksi Intelijen Kepabeanan I, ini disodorkan jaksa penuntut umum KPK. Di situ tertulis jelas: "Iya Bro", lalu "Hati-hati coy, katanya kita sedang diintip." Nah, apa maksud 'diintip' ala bahasa intelijen itu? Sisprian sendiri yang akhirnya mengakui, "Salah satunya KPK," katanya. Wah, main petak umpet dengan lembaga yang bertugas memberantas korupsi. Parahnya, peringatan itu muncul sehari sebelum keduanya dicokok KPK dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT). detikNews

Menurut Sisprian, peringatan 'hati-hati' itu muncul bukan tanpa sebab. "Kami mendengar banyak informasi bahwa banyak yang memantau pergerakan kita," ungkapnya. Tapi, alasan paling mendasar yang bikin Sisprian bergidik adalah keberadaan 'dana operasional' di Ditjen Bea Cukai. Dana yang tidak jelas pertanggungjawabannya ini, kata Sisprian, adalah sumber ketakutan utamanya. "Saya takut itu yang menjadi masalah," sesalnya. Alhasil, informasi intelijen itu ternyata jadi kenyataan pahit; Sisprian dan Orlando pun tergulung dalam pusaran OTT KPK. detikNews

Celakanya lagi, kasus Sisprian dan Orlando ini statusnya masih tersangka dan belum dilimpahkan ke pengadilan. Jadi, mereka belum duduk di kursi pesakitan, tapi sudah buka-bukaan soal drama pengintaian dan dana haram ini di ruang sidang. Belum genap seminggu setelah OTT, kabar dari Bea Cukai sudah bikin telinga panas. Entah siapa lagi yang bakal 'diintip' oleh KPK selanjutnya. Tapi yang jelas, aroma korupsi di tubuh instansi penjaga gerbang negara ini sepertinya makin pekat. detikNews

Ujung-ujungnya, cerita ini cuma ngasih tahu kita kalau di balik layar penegakan hukum, ada juga drama saling intip dan ketakutan. Para pejabat Bea Cukai sadar mereka diawasi, tapi tetap saja main 'dana operasional' yang bikin mereka terjerat. Nanti kalau sudah kena OTT, baru deh ngeluh diawasin. Ironisnya, ini terjadi di lembaga yang seharusnya jujur dan bersih dari segala bentuk pungli dan suap. detikNews

---
**Sumber:** [detikNews](https://news.detik.com/berita/d-8526404/obrolan-pejabat-bea-cukai-sebelum-kena-ott-kpk-hati-hati-coy-kita-diintip)
