---
id: 3dFR7k9ftgH9
cluster_id: rdpI3m66-iHW
title: BELUM DUDUK MANIS, PEMILIK RUKO LANGSUNG DIHANTAM OKNUM ORMAS MINTA SETORAN
  JUTAAN
slug: belum-duduk-manis-pemilik-ruko-langsung-dihantam-oknum-ormas-minta-setoran-jutaan
excerpt: Gila bro! Baru beli ruko sah-sah saja kok malah digeruduk puluhan oknum ormas
  brutal di Surabaya. Pemiliknya sampai syok berat babak belur, dilarikan ke RS, dan
  dipaksa setor uang kompensasi lebih dari Rp100 juta! Ini jelas aksi premanisme terang-terangan,
  bikin geram warga!
category: ormas
tags:
- ormas
- premanisme
- pemerasan
- penganiayaan
- Surabaya
source_urls:
- https://lampung.tribunnews.com/news/1214529/baru-beli-ruko-bagus-syok-saat-oknum-ormas-datang-minta-uang-rp100-juta
source_names:
- Tribunlampung.co.id
image_url: https://asset.tribunnews.com/-b9bR1GY2dsEG8SkjnOVodX6Bjs=/1200x675/filters:upscale():quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Baru-Beli-Ruko-Bagus-Syok-Saat-Oknum-Ormas-Datang-Minta-Uang-Rp100-Juta.jpg
meta_title: Oknum Ormas Minta Rp100 Juta, Pemilik Ruko Babak Belur
meta_description: Kaget bukan kepalang! Baru beli ruko sah, Bagus Indra malah dihajar
  oknum ormas dan dipaksa setor uang kompensasi Rp100 juta lebih. Korbannya sampai
  dirawat RS!
canonical_url: https://berita.media/belum-duduk-manis-pemilik-ruko-langsung-dihantam-oknum-ormas-minta-setoran-jutaan
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-07-27T17:03:03Z'
published_at: '2026-07-27T17:03:03Z'
---

Wah gila, baru sebentar menikmati hasil jerih payah, eh malah jadi korban! Bagus Indra, warga Surabaya yang baru saja resmi memenangkan lelang sebuah ruko di Jalan Krukah Utara, malah disambut dengan aksi premanisme yang bikin geleng-geleng kepala. Belum sempat dipakai buat ngembangin usaha, ruko yang didapatnya secara sah dari lelang KPKNL April 2026 lalu, langsung diobrak-abrik dan diduduki paksa oleh segerombolan oknum ormas pada Rabu (22/7/2026) sore. Nah ini dia, niat mau bersenang-senang malah berujung petaka, sungguh malang nasib Bagus! Tribunlampung.co.id.

Parahnya lagi, aksi mereka bukan cuma mendobrak pagar dan masuk tanpa permisi, tapi juga menyerang Bagus secara fisik! "Mereka mendorong saya dan ada pemukulan sambil menampis tangan saya sampai saya jatuh dan diancam di situ," kenang Bagus dengan nada ngeri, sebagaimana dikutip Tribunlampung.co.id. Akibat kekerasan dan intimidasi yang diterimanya, Bagus sampai syok berat, napasnya sesak, dan terpaksa harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan medis darurat sekaligus menjalani visum. Ini namanya bukan ormas, tapi komplotan bandit yang berkedok! Ujung-ujungnya minta kompensasi yang bikin melongo!

Celakanya, modus kejahatan mereka makin terlihat jelas saat para oknum itu meminta "jatah" kompensasi yang nilainya bikin kaget setengah mati. "Mereka meminta sejumlah uang kompensasi senilai lebih dari Rp 100 juta. Tapi kan kompensasi itu pada dasarnya apa dulu? Seharusnya mereka beri tahu dasarnya ke saya," cetus Bagus kesal, seraya menambahkan bahwa seluruh kewajiban administrasi dan pajak atas ruko tersebut sudah rampung ia bayar Mei 2026. Alhasil, ini jelas pemerasan berkedok, sebuah praktik ilegal yang seharusnya sudah lama punah tapi malah bangkit kembali di era modern ini. Ulah mereka bikin warga resah, merasa tidak aman di rumah sendiri! Tribunlampung.co.id.

Yang bikin makin gemas, bukan cuma pemiliknya yang jadi sasaran, tapi barang-barangnya juga tak luput dari perusakan. Bukti rekaman CCTV yang terpasang di lokasi dirusak, ponsel milik Bagus dirampas, hingga mobil miliknya pun tak terhindarkan dari amukan para preman bayaran itu. Ke mana hukum saat kebiadaban semacam ini terjadi? Padahal, Bagus sudah melaporkan seluruh rangkaian aksi premanisme tersebut ke Polrestabes Surabaya, berharap para pelaku segera diringkus dan diadili. Kini, ia hanya bisa menunggu keadilan sambil memulihkan trauma akibat peristiwa yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya. Kompas.

Jadi, mau sampai kapan negara ini membiarkan ormas-ormas premanisme semacam ini terus merajalela? Merasa punya kekuatan massa langsung bertindak seenaknya merampas hak orang lain dan menganiaya pemilik yang sah. Habis sudah! Nasib Bagus Indra yang baru saja membeli asetnya secara legal malah berakhir di rumah sakit dan dikejar-kejar bandit berkedok. Ini pelajaran pahit yang harus segera diusut tuntas agar tidak ada lagi "Bagus-Bagus" lainnya yang bernasib serupa.

---
**Sumber:** [Tribunlampung.co.id](https://lampung.tribunnews.com/news/1214529/baru-beli-ruko-bagus-syok-saat-oknum-ormas-datang-minta-uang-rp100-juta)
