---
id: flmTRdbCjpbM
cluster_id: UPTvKykpxbSe
title: BGN Dukung Penegakan Hukum Dugaan Penipuan Pembangunan Dapur MBG di Lombok
  Timur
slug: bgn-dukung-penegakan-hukum-dugaan-penipuan-pembangunan-dapur-mbg-di-lombok-timur
excerpt: Penipuan berkedok pembangunan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Lombok
  Timur terbongkar. Badan Gizi Nasional (BGN) tegaskan dukungannya pada penegakan
  hukum, menegaskan tak pernah memungut biaya. Ratusan juta rupiah lenyap dalam sekejap.
category: MBG
tags:
- BGN
- MBG
- Penipuan
- Lombok Timur
- Kriminal
source_urls:
- https://nasional.kompas.com/read/2026/05/29/20560811/bgn-dukung-penegakan-hukum-dugaan-penipuan-pembangunan-dapur-mbg-di-lombok
source_names:
- Kompas.com
image_url: https://asset.kompas.com/crops/2ahjZyg1irOTwnRvANHjeat6ymA=/194x68:1006x608/1200x675/filters:watermark(data/photo/2026/01/30/697c815a5f0b9.png,0,-0,1)/data/photo/2026/05/17/6a099537f3bde.jpg
meta_title: 'Penipuan Dapur MBG di Lombok: BGN Dukung Penegakan Hukum, Ratusan Juta
  Lenyap'
meta_description: Modus penipuan pembangunan dapur MBG di Lombok Timur terbongkar.
  BGN tegaskan dukungannya pada penegakan hukum. Pelaku diduga minta ratusan juta
  rupiah. Simak kronologinya!
canonical_url: https://berita.media/bgn-dukung-penegakan-hukum-dugaan-penipuan-pembangunan-dapur-mbg-di-lombok-timur
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-05-30T14:02:28Z'
published_at: '2026-05-30T14:02:28Z'
---

Ceritanya begini. Di Lombok Timur, ada modus penipuan yang bikin geram. Pelaku ngaku-ngaku bisa bangun dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) program Makan Bergizi Gratis (MBG) — tapi minta duit. Wangsit ini dibenarkan langsung oleh Wakil Kepala BGN, Sony Sonjaya, di hadapan Polda NTB dan Polres Lombok Timur. Kompas.com

Parahnya, pelaku ini licin betul. Mereka tawarkan titik lokasi SPPG, janji bangun fasilitas dapur, sampai siap operasional. Tapi ya itu, syaratnya setor uang dulu. Udah begitu, pakai modal nama besar BGN! Padahal, Sony Sonjaya dengan tegas bilang, seluruh proses pengajuan dan verifikasi SPPG yang sah itu gratis, alias tanpa dipungut biaya sepeser pun. BGN tidak pernah menunjuk perantara, calo, ataupun pihak mana pun yang bisa menjamin seseorang dapat titik lokasi SPPG dengan bayar-bayaran. Kompas.com

Gilanya, modus tipu-tipu ini sudah sering diimbau untuk diwaspadai. Masyarakat sudah berulang kali diingatkan untuk jangan percaya pihak-pihak yang mengaku bisa mempercepat proses atau menjamin operasional SPPG dengan imbalan uang. Tapi ya namanya juga orang pengen cepat kaya, atau tergiur janji manis, tetap saja ada yang kena. Alhasil, beberapa korban datang ke BGN — laporannya proyek tak kunjung jalan, dan duit mereka lenyap tak kembali. Kompas.com

Ujung-ujungnya? Ya mereka disarankan menempuh jalur hukum. Kapolres Lombok Timur AKBP I Komang Sarjana pun menjelaskan, kasus ini sudah masuk tahap penyidikan. Kerugiannya tidak main-main — Rp 950 juta! Duit segitu diduga diserahkan ke terlapor untuk pembangunan dapur MBG di wilayah Masbagik. Celakanya, uang triliunan digelontorkan pemerintah untuk program gizi, tapi malah jadi lahan basah para penipu. Kompas.com

BGN sendiri sudah berulang kali mengingatkan masyarakat bahwa seluruh informasi resmi terkait pembangunan SPPG, persyaratan teknis, standar bangunan, hingga tata letak fasilitas, itu bisa diakses secara terbuka melalui kanal resmi pemerintah. Sony Sonjaya berpesan, "Kami mengimbau masyarakat untuk selalu memverifikasi informasi melalui sumber resmi BGN dan tidak mudah percaya terhadap pihak-pihak yang menawarkan jasa pengurusan ataupun menjanjikan persetujuan pembangunan SPPG dengan imbalan tertentu." Jangan sampai kena tipu lagi kayak korban-korban ini. Kompas.com

Jadi, ini bukan pertama kali modus penipuan semacam ini terjadi. Negeri ini memang luar biasa, selalu ada celah untuk kejahatan. Tapi salut untuk BGN yang berani ambil sikap tegas. Semoga para penipu ini segera diringkus dan dihajar sampai tuntas!

---
**Sumber:** [Kompas.com](https://nasional.kompas.com/read/2026/05/29/20560811/bgn-dukung-penegakan-hukum-dugaan-penipuan-pembangunan-dapur-mbg-di-lombok)
