---
id: 1hZ3LVlaB8bC
cluster_id: TW5hWvzGhlPq
title: BI Naikkan Suku Bunga! Rupiah Menguat Tipis, Dolar AS Masih Perkasa!
slug: bi-naikkan-suku-bunga-rupiah-menguat-tipis-dolar-as-masih-perkasa
excerpt: BI-Rate dinaikkan lagi ke 5,50%! Rupiah memang menguat tipis melawan dolar
  AS, tapi jangan senang dulu, si hijau masih nangkring tinggi. Masalahnya, kenapa
  uang asing malah kabur?
category: rupiah
tags:
- rupiah
- dolar as
- bi rate
- bank indonesia
- investasi
source_urls:
- https://www.cnbcindonesia.com/market/20260609123445-17-741347/rupiah-menguat-tipis-pasca-bi-rate-naik-dolar-as-kini-rp18080
source_names:
- CNBC Indonesia
image_url: https://awsimages.detik.net.id/visual/2026/06/03/pengunjung-menukar-uang-di-tempat-penukaran-uang-di-money-changer-ayu-masagung-kawasan-kwitang-jakarta-rabu-362026-nilai-tukar-1780465433922_169.jpeg?w=650&q=90
meta_title: Rupiah Menguat Tipis Usai BI Rate Naik, Dolar AS Masih Perkasa!
meta_description: 'BI kembali naikkan suku bunga 25 bps ke 5,50%! Rupiah menguat tipis
  terhadap dolar AS, tapi ada masalah lain: investor asing kabur. Ada apa?'
canonical_url: https://berita.media/bi-naikkan-suku-bunga-rupiah-menguat-tipis-dolar-as-masih-perkasa
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-06-09T08:02:59Z'
published_at: '2026-06-09T08:02:59Z'
---

Siang bolong-bolong, Selasa (9/6/2026) pas jam 12.30 WIB. Bank Indonesia ketok palu lagi! Rapat Dewan Gubernur Mingguan memutuskan menaikkan BI Rate sebesar 25 bps, jadi angka keramat 5,50%. Ini bukan cuma soal angka, bro! Ini soal pertarungan rupiah melawan dolar AS yang terus bikin geleng kepala. 

Melansir data Refinitiv, si rupiah akhirnya nongol di angka Rp18.080 per dolar AS. Menguat tipis, cuma sekitar 0,50%. Sedikit lumayan lah daripada kemarin yang jeblok parah di Rp18.170. Tapi, apakah ini berarti rupiah sudah jagoan? Jangan salah! Dolar AS di pasar global itu masih nangkring tinggi. Indeks dolar AS (DXY) sih turun dikit 0,14% ke 99,908. Tapi ingat, dia sempat nembus 100! CNBC Indonesia

BI beralasan kenaikan ini buat stabilin rupiah dari dampak perang Timur Tengah dan buat jaga inflasi 2026-2027 tetap di kisaran 2,5±1%. Intinya, kata BI, biar investor asing pada doyan masuk lagi ke Indonesia. Biar imbal hasilnya gede. Tapi, kok malah sebaliknya? Uang asing malah kabur-kaburan. 

Parahnya, evaluasi BI sejak Mei 2026 menunjukkan perkembangan nilai tukar Rupiah malah lebih lemah dari perkiraan. Ini disebabkan gejolak global yang nggak kelar-kelar, permintaan valas dalam negeri yang tinggi, ditambah lagi aliran keluar investasi portfolio asing yang bikin rupiah makin megap-megap. Sialnya, BI kayak bingung sendiri. Duit triliunan buat infrastruktur, tapi rupiah loyo gini. CNBC Indonesia

Alhasil, BI ngaku perlu langkah lanjutan. Bukan cuma naikkin BI Rate, tapi juga siapin insentif lain biar investor mau masuk lagi. Mereka takut ketahanan eksternal ekonomi Indonesia ambruk dan target inflasi meleset. Tapi, bukannya menaikkan suku bunga justru bikin pinjaman makin mahal dan investasi makin males? Entah jurus apa lagi yang mau dipakai BI. Rakyat cuma bisa nonton, berharap rupiah tidak makin babak belur.

---
**Sumber:** [CNBC Indonesia](https://www.cnbcindonesia.com/market/20260609123445-17-741347/rupiah-menguat-tipis-pasca-bi-rate-naik-dolar-as-kini-rp18080)
