---
id: BdGbENWSlTzu
cluster_id: ILsdw5hfTrK3
title: Bocah di Blitar Jadi Jagoan Baru di Video Bullying Keji
slug: bocah-di-blitar-jadi-jagoan-baru-di-video-bullying-keji
excerpt: Geger! Bocah di Doko, Blitar, jadi korban bullying parah, sampai ditampar
  dalam rekaman yang viral. Alhasil, terduga pelaku malah memilih angkat koper dari
  sekolah demi 'damai'.
category: bullying
tags:
- bullying
- viral
- Blitar
- pendidikan
- kekerasan anak
source_urls:
- https://www.detik.com/jatim/berita/d-8609191/bullying-viral-di-blitar-berujung-terduga-pelaku-mundur-dari-sekolah
source_names:
- detikcom
image_url: https://awsimages.detik.net.id/api/wm/2026/08/07/kepsek-upt-smpn-1-doko-sri-yuana-partiwi-1786111166332_169.jpeg?wid=54&w=1200&v=1&t=jpeg
meta_title: 'Bullying di Blitar: Pelaku Mundur, Sekolah Angkat Bicara'
meta_description: Video bullying di Blitar viral! Bocah ditampar, terduga pelaku terpaksa
  pindah sekolah. Begini kronologi lengkapnya dan tanggapan pihak sekolah.
canonical_url: https://berita.media/bocah-di-blitar-jadi-jagoan-baru-di-video-bullying-keji
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-08-08T05:01:44Z'
published_at: '2026-08-08T05:01:44Z'
---

Gila bro, bener-bener nggak habis pikir sama kelakuan bocah jaman sekarang! Di Doko, Blitar, beredar video yang bikin geram sejagad maya: seorang bocah malang dipaksa dengar makian dan lebih parahnya, digebuk pakai tangan kosong oleh temannya yang lebih gede. Rekaman ini langsung porak-poranda jadi viral, bikin warga Blitar sampai seluruh Indonesia tercengang melihatnya, detikcom.

Nah ini dia, setelah viralnya video itu, pihak sekolah akhirnya angkat bicara. Sang Kepala Sekolah UPT SMPN 1 Doko, Sri Yuana Partiwi, mengiyakan kalau kedua bocah yang ada di video itu memang siswa didiknya. Korban R usianya 15 tahun dan masih kelas VIII, sedangkan si pelaku MH, yang mukanya lebih sangar, juga 15 tahun tapi masih kelas VII. Celakanya, meski masih bocah, aksi mereka sungguh di luar nalar dan bikin miris, detikcom.

Yang bikin geram lagi, Pak Kepsek ngaku nggak tahu menahu soal kejadian ini sebelumnya. Kok bisa? Ternyata, insiden biadab ini diduga kuat terjadi di luar jam sekolah, pas sore hari. Padahal ya, di video itu terlihat jelas beberapa bocah masih pakai seragam kebesaran mereka. Jadi jelas dong, ini ulah siapa? Ulah bocah yang harusnya diawasi orang tua masing-masing, bukan malah bikin onar, detikcom.

Alhasil, setelah jadi perbincangan panas dan terdesak oleh bukti video, keluarga MH akhirnya memilih jalan pintas. Mereka langsung mengajukan surat pengunduran diri agar si MH bisa pindah sekolah. "Iya, itu memang siswa kami, nggih. Tapi per hari ini memang dari pihak keluarga mengundurkan diri (terduga pelaku), akan diproses untuk pindah ke sekolahan yang lain," terang Sri Yuana Partiwi. Nah, tapi sekolah tetap akan mengurus siswanya yang terlibat untuk diberi edukasi agar tidak terulang lagi, detikcom.

Katanya sih, sekolah hanya bertanggung jawab di lingkungan mereka saja. Kalau kejadiannya di luar gerbang sekolah, ya otomatis itu urusan orang tua. Tapi walau begitu, pihak sekolah tetap akan memanggil dan mengedukasi siswa-siswa yang terekam dalam video bullying tersebut. Mereka mengingatkan, kalau ada masalah, jangan sampai diselesaikan dengan cara kekerasan atau main hakim sendiri. Mending lapor ke sekolah, kan sudah ada layanan pengaduan! Tapi ya sudahlah, MH sudah keburu angkat koper dari sekolah itu. Habis sudah, pelajaran mahal buat bocah yang doyan gebuk temannya, detikcom.

---
**Sumber:** [detikcom](https://www.detik.com/jatim/berita/d-8609191/bullying-viral-di-blitar-berujung-terduga-pelaku-mundur-dari-sekolah)
