---
id: DNOGJ7EYExBN
cluster_id: QsClvO_sTm2G
title: Bocah Ini Ledakkan Sekolah Gara-gara Dibully, Bom Rakitan Menggelegar!
slug: bocah-ini-ledakkan-sekolah-gara-gara-dibully-bom-rakitan-menggelegar
excerpt: Gila! Seorang bocah 17 tahun bikin heboh MAN 3 Padang dengan bom rakitan.
  Ternyata, motifnya dendam kesumat karena sering dibully teman-temannya. Densus 88
  lagi dalami asal muasal 'amunisi' maut ini. Kumparan.com
category: bullying
tags:
- bullying
- ledakan sekolah
- bom rakitan
- densus 88
- padang
source_urls:
- https://kumparan.com/kumparannews/bullying-berujung-ledakkan-sekolah-di-padang-27mzbo7GAFl
source_names:
- Kumparan.com
image_url: https://blue.kumparan.com/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,c_fill,f_auto,q_auto:best,w_640,h_336/g_south,l_og_kumparan_zscykb/co_rgb:ffffff,g_south_west,l_text:Heebo_20_bold:Konten%20Redaksi%20kumparan%0DkumparanNEWS,x_140,y_26/v1634025439/01kxfyg1ytnpp0rt0wjw4x9fxy.jpg
meta_title: 'Siswa Ledakkan Sekolah di Padang Akibat Dibully: Bom Rakitan Menggelegar'
meta_description: Seorang siswa 17 tahun di Padang meledakkan bom rakitan di sekolah
  karena tak tahan dibully. Densus 88 dalami motif dan asal bom.
canonical_url: https://berita.media/bocah-ini-ledakkan-sekolah-gara-gara-dibully-bom-rakitan-menggelegar
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-07-15T05:03:52Z'
published_at: '2026-07-15T05:03:52Z'
---

Gila, bro! Mana ada cerita sekolah jadi medan perang gara-gara bocah ingusan! Kemarin, Selasa (14/7/2026), suasana khidmat belajar mengajar di MAN 3 Padang, Sumatera Barat, porak-poranda akibat ledakan yang diduga bom rakitan. Yang lebih bikin miris, pelakunya cuma siswa berusia 17 tahun berinisial R, yang rupanya udah menyimpan bara dendam gara-gara sering jadi bulan-bulanan teman-temannya sendiri. Ujung-ujungnya, sekolah jadi korban keganasannya. Kumparan.com

Nah ini dia, kronologinya lumayan bikin merinding. Suara menggelegar diduga bom rakitan tiba-tiba mengagetkan seisi sekolah yang lagi asyik belajar. Warga sekitar pun sampai kaget setengah mati, lihat asap membubung dari atap sekolah. "Saya mendengar ada ledakan dari dalam sekolah. Setelah saya cek keluar, terlihat asap dari arah atap sekolah," ujar Dayat, salah satu warga yang rumahnya tak jauh dari lokasi. Parahnya, Dayat sempat lihat sarung tangan yang diduga dipakai pelaku saat membawa 'barang' haram itu. Aneh tapi nyata, sekolah yang seharusnya jadi tempat menimba ilmu malah jadi arena uji coba bom. Kumparan.com

Yang bikin makin ngeri, motif R ternyata terinspirasi dari kasus bom serupa yang pernah menggemparkan SMA Negeri 72 Jakarta tahun lalu. Kok bisa-bisanya belajar bikin bom dari internet, sih? Densus 88 Antiteror Polri nggak tinggal diam, langsung bergerak cepat mendalami semua ini. Juru Bicara Densus 88, Kombes Pol Mayndra Eka Wardhana, mengungkapkan bahwa R mengaku belajar merakit bom secara daring. "Pelaku juga mengaku mempelajari pembuatan bahan peledak secara daring dan terinspirasi oleh peristiwa bom di SMA Negeri 72 Jakarta pada tahun 2025. Motif tersebut masih dalam proses pendalaman oleh tim penyelidik," katanya. Alhasil, tim sudah mengamankan sejumlah barang bukti mencurigakan, mulai dari kotak hitam, tas hitam, telepon genggam, petasan, pisau, anak panah, kelereng, sampai baut. Kumparan.com

Kapolresta Padang, Kombes Pol Apri Wibowo, membeberkan pengakuan mengejutkan dari R. Bocah malang ini mengaku nekat merakit bom dan membawanya ke sekolah karena tak tahan lagi sering diperlakukan kasar oleh teman-temannya. "Setelah kami lakukan pemeriksaan, anak tersebut mengaku melakukan perbuatannya karena menyimpan rasa dendam akibat sering menjadi korban bullying oleh teman-temannya," ungkap Kombes Pol Apri Wibowo. Celakanya, alih-alih mencari solusi damai atau melaporkan perundungan, R justru memilih jalan pintas yang membahayakan. Jadi, mau disalahkan siapa sekarang? Sang korban yang kebablasan, atau sistem sekolah yang abai pada kasus bullying? Kumparan.com

Sungguh ironis, cita-cita menjadi generasi penerus bangsa malah berakhir dengan trauma dan kehancuran. Bukti nyata, bullying itu bukan sekadar candaan, tapi bisa memicu tindakan ekstrem yang membahayakan semua pihak. Entah sampai kapan kita akan terus disuguhi berita pilu seperti ini.

---
**Sumber:** [Kumparan.com](https://kumparan.com/kumparannews/bullying-berujung-ledakkan-sekolah-di-padang-27mzbo7GAFl)
