---
id: R7702SiORCou
cluster_id: VVskeXditYWy
title: Bocah MTs Pati Putus Jari Akibat Bullying? Sekolah Ngeles Murni Kecelakaan!
slug: bocah-mts-pati-putus-jari-akibat-bullying-sekolah-ngeles-murni-kecelakaan
excerpt: Gila, jari bocah MTs di Pati dikabarkan putus gara-gara jadi korban bullying.
  Tapi pihak sekolah malah ngeles, bilang murni kecelakaan. Sungguh bikin geram!
category: bullying
tags:
- bullying
- kekerasan anak
- Pati
- MTs
- pendidikan
- kecelakaan
source_urls:
- https://www.seputarmuria.com/heboh-dugaan-bullying-di-mts-pati-hingga-putus-jari-pihak-sekolah-klaim-murni-kecelakaan/
source_names:
- Seputar Muria
image_url: https://www.seputarmuria.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260801-WA0030.jpg
meta_title: Bullying di MTs Pati? Bocah Kehilangan Jari, Sekolah Klaim Kecelakaan!
meta_description: Kasus dugaan bullying sadis di MTs Pati bikin gempar! Seorang bocah
  alami jari putus. Pihak sekolah malah berkelit sebut murni kecelakaan. Cek kronologis
  lengkapnya di sini!
canonical_url: https://berita.media/bocah-mts-pati-putus-jari-akibat-bullying-sekolah-ngeles-murni-kecelakaan
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-08-01T17:03:16Z'
published_at: '2026-08-01T17:03:16Z'
---

PARAH! Gila benar nasib bocah malang di salah satu Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Pati, Jawa Tengah ini. Kabar beredar santer di media sosial, jari-jemarinya harus rela putus akibat ulah rekan sekolah yang doyan menggarong rasa aman teman. Parahnya, postingan yang beredar memperlihatkan kondisi mengenaskan anak laki-laki itu dengan jari tangan yang terbungkus perban tebal, seolah jadi saksi bisu kekejaman di lingkungan sekolah. Nah ini dia, Padahal mestinya sekolah jadi tempat menuntut ilmu, eh malah jadi arena kekerasan yang merusak masa depan generasi penerus bangsa. Alhasil, netizen pun dibuat gempar dan geram menyaksikan kabar buruk ini, Seputar Muria.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pati, Ahmad Syaikhu, sungguh menyayangkan kejadian yang terjadi di wilayahnya. "Kami dari Kemenag Pati sungguh merasa prihatin kejadian itu terjadi di madrasah tsanawiyah," ujarnya saat melakukan kunjungan ke salah satu MTs di Margorejo, Sabtu (1/8/2026). Tapi jangan harap banyak dengar detailnya, bro! Pak Syaikhu enggan banyak komentar lantaran kasus ini sudah masuk ke ranah hukum Polresta Pati. "Memang saat ini kami belum bisa memberikan pernyataan apa-apa. Karena kasus ini masih ditangani oleh Polresta Pati," jelasnya, Seputar Muria. Gilanya, dia beralasan tak mau komentari supaya tidak mengganggu jalannya penyidikan. Tapi intinya, Kemenag Pati mengaku sudah bergerak cepat dan berkoordinasi dengan pihak sekolah, siap menunggu hasil resmi dari aparat penegak hukum. Jadi, kita semua diminta sabar menunggu keputusan pengadilan. Ujung-ujungnya, nasib si bocah harus rela jadi korban ketidakjelasan.

Eh, tapi cerita belum selesai! Kepala MTs di Kecamatan Margorejo yang berinisial S ini malah punya cerita lain. Menurut dia, kejadian memilukan itu sebetulnya murni insiden kecelakaan, alias bukan pembulian sama sekali! "Yang ada di Kaliampo di sini sebetulnya adalah murni insiden atau kecelakaan. Tidak ada unsur kesengajaan atau pembulian," kilahnya dengan suara mantap, Seputar Muria. Dia pun ngeles lagi, katanya kejadian bermula saat jam istirahat di mana anak-anak sedang asyik bermain di sekitar pagar sekolah. Nah lo, kok pas banget celakanya? Ia menduga insiden nahas itu terjadi saat si bocah sedang asyik bermain naik turun pagar, sampai akhirnya tangannya kejepit. "Anak-anak belum masuk ke kelas, sementara ada anak-anak main. Terjadilah itu, yang main naik-naik pagar terus tangannya kejepit," terangnya, Seputar Muria. Wah, S bersama Pak Ari dan dua saksi lainnya langsung buru-buru kasih pertolongan pertama. Jadi, menurut versi sekolah, jari bocah malang itu amblas gara-gara nekat mainan pagar sekolah, bukan karena digebuk teman sebaya.

---
**Sumber:** [Seputar Muria](https://www.seputarmuria.com/heboh-dugaan-bullying-di-mts-pati-hingga-putus-jari-pihak-sekolah-klaim-murni-kecelakaan/)
