---
id: byPIjxMZQlFD
cluster_id: rvHrvlSiza-d
title: Bocah Surabaya Dihajar Teman Sekelas Dipaksa Makan Nasi Jatuh
slug: bocah-surabaya-dihajar-teman-sekelas-dipaksa-makan-nasi-jatuh
excerpt: Astaga! Bocah SD di Surabaya dikeroyok temannya sendiri sampai dipaksa makan
  nasi yang sudah nyungsep ke lantai. Sekolah terkesan lamban, DPRD pun geram mendengar
  kelakuan biadab ini. iNews.ID
category: bullying
tags:
- bullying
- surabaya
- sekolah
- anak
- kekerasan
source_urls:
- https://surabaya.inews.id/read/696466/heboh-kasus-bullying-di-sekolah-surabaya-siswa-paksa-temannya-makan-dari-lantai-ini-temuan-dprd
source_names:
- iNews.ID
image_url: https://img.inews.co.id/media/600/files/networks/2026/06/12/f15b1_bullying.jpg
meta_title: Bocah SD Surabaya Dipaksa Makan Nasi Jatuh Akibat Bullying
meta_description: 'Kisah miris bullying di Surabaya: Siswa SD dipaksa makan nasi jatuh
  oleh temannya. DPRD Surabaya soroti kelalaian sekolah. Kronologi lengkap.'
canonical_url: https://berita.media/bocah-surabaya-dihajar-teman-sekelas-dipaksa-makan-nasi-jatuh
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-06-13T23:01:40Z'
published_at: '2026-06-13T23:01:40Z'
---

Gila bener! Surabaya yang katanya kota maju, eh malah ada bocah SD yang digebuk sadis sama temen sekelasnya, iNews.ID. Bukan cuma dipukul, tapi parahnya, korban ini dipaksa ludas ngabisin nasi yang sudah ambles ke lantai, nggak peduli jijik atau gimana! Kasus biadab ini baru kebongkar waktu Komisi D DPRD Kota Surabaya panggil dinas terkait plus pihak sekolah, tapi responnya kok adem ayem aja ya? Wong tua pelaku malah ngeles soal ADHD. Cih!

Begini ceritanya, bro. Jadi si anak pelaku ini, sebut saja R, ngamuk nggak karuan gara-gara makanannya kesenggol temannya sampai jatoh ke lantai. Lah kok malah dia yang jadi reptil? Bukannya diajak ngomong baik-baik, eh malah dicekik temannya itu terus dipaksa makan nasi yang sudah kecipratan debu lantai. Kelakuan R ini bikin geleng-geleng kepala, bener-bener nggak mencerminkan anak sekolah. Pihak sekolah Elyon Christian School? Oh, cuma ngasih Surat Peringatan (SP) kedua ke R dan ngelus dada. Alhasil, nggak ada efek jera yang berarti sama sekali. Mereka cuma bisa ngerekomendasiin guru pendamping khusus, tapi soal hukuman tegas? Boro-boro! iNews.ID.

Parahnya lagi, orang tua si R, si Bodhiya Wijaya Mulya, malah main kartu AS: anaknya diduga ADHD! Alasan ekonomi pun jadi tameng, nggak mampu bayar shadow teacher atau sekolah yang lebih proper buat si anak. Loh kok repot amat? Anak normal aja digebuk, kok yang dituduh punya kelainan malah dibela mati-matian? Katanya sih, psikolog nyaranin pindah sekolah, tapi karena dompet tipis, ya sudahlah, mau gimana lagi. Padahal kalau beneran ADHD, harusnya tindakan pencegahan udah dilakuin dari lama dong, jangan nunggu bikin ulah baru heboh. Nggak kebayang gimana nasib temen-temennya yang lain kalau R ini masih bebas berkeliaran di sekolah. iNews.ID

DPRD jelas ngamuk dong dengar cerita nista begini. Gimana nggak geram, pendidikan kok isinya kekerasan dan saling menyakiti? Alasan ADHD atau ekonomi bukan pembenaran buat anak dibiarkan merunduk temannya. Yang bikin miris, kasus ini terungkap pas rapat dengar pendapat, yang artinya kalau nggak diginiin, mungkin sekolah bakal terus tutup mata! Sekolah seharusnya jadi tempat aman buat anak-anak belajar, bukan jadi arena gladiator yang bikin trauma seumur hidup. iNews.ID.

Habis sudah! Jadi begini standar sekolah kita sekarang? Cuma dikasih SP sama dibela-belain orang tuanya gara-gara katanya ADHD? Sementara korban dipaksa makan nasi jorok? Sungguh tragis nasib anak-anak di negeri ini kalau predator kecil macam R ini nggak ditangani serius. Mana ada cerita begini berakhir baik kalau cuma dikasih ampun. iNews.ID.

---
**Sumber:** [iNews.ID](https://surabaya.inews.id/read/696466/heboh-kasus-bullying-di-sekolah-surabaya-siswa-paksa-temannya-makan-dari-lantai-ini-temuan-dprd)
