---
id: -2wRoKpLUeUE
cluster_id: 2mq6UnGNBGTj
title: Bongkar Gedung Pemkab Lamongan! Pejabat dan Bos Swasta Dicokok KPK
slug: bongkar-gedung-pemkab-lamongan-pejabat-dan-bos-swasta-dicokok-kpk
excerpt: Gedung baru Pemkab Lamongan ternyata jadi ladang basah! KPK langsung ringkus
  pejabat PPK dan dua bos swasta. Uang rakyat Rp 151 M digasak habis, proyeknya cuma
  formalitas. Gilanya, satu tersangka lagi masih kabur!
category: korupsi
tags:
- KPK
- Korupsi
- Lamongan
- Pembangunan Gedung
source_urls:
- https://nasional.kompas.com/read/2026/06/02/18542741/kpk-tahan-pejabat-pemkab-lamongan-dan-2-pihak-swasta-di-kasus-pembangunan
- https://beritajatim.com/kpk-periksa-pejabat-dinas-perkim-lamongan-terkait-dugaan-korupsi-proyek-gedung-pemkab
source_names:
- Kompas.com
- beritajatim.com
image_url: https://asset.kompas.com/crops/l-6_cJf94xIQB_oNdKttNlLQ6ms=/0x0:0x0/1200x675/filters:watermark(data/photo/2026/01/30/697c815a5f0b9.png,0,-0,1)/data/photo/2026/06/02/6a1ec2166a969.jpeg
meta_title: KPK Ringkus Pejabat Lamongan dan Bos Swasta Terkait Korupsi Proyek Rp
  151 M
meta_description: KPK menahan pejabat Pemkab Lamongan dan dua bos swasta dalam kasus
  korupsi pembangunan gedung kantor Rp 151 miliar. Proyek diduga hanya formalitas,
  uang rakyat digasak habis!
canonical_url: https://berita.media/bongkar-gedung-pemkab-lamongan-pejabat-dan-bos-swasta-dicokok-kpk
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-06-02T17:02:08Z'
published_at: '2026-06-02T17:02:08Z'
---

Ceritanya begini. Proyek pembangunan gedung kantor Pemkab Lamongan yang menghabiskan APBD Rp 151 miliar itu ternyata jadi ajang korupsi berjemaah. KPK nggak main-main, langsung mencokok tiga tersangka pada Selasa lalu, 2 Juni 2026.

Yang jadi sasaran empuk: Mokh Sukiman, si Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dari Dinas Perumahan Rakyat Lamongan. Dia didakwa memuluskan jalan buat PT AB KSO menang tender, padahal prosesnya cuma formalitas belaka. Alhasil, proyek senilai Rp 151.242.700.000 itu pun diduga kuat jadi sapi perah. Kompas, beritajatim.com

Nggak cuma Sukiman, dua bos swasta juga ikut diringkus. Ada Ahmad Abdillah, Direktur PT Agung Pradana Putra, yang rupanya sudah diminta jadi pelaksana sebelum lelang dimulai. Parahnya lagi, Herman Dwi Haryanto, mantan General Manager PT Brantas Abipraya, juga ikut terseret. Mereka semua diduga kuat menikmati hasil gratifikasi pembangunan gedung yang dimulai pertengahan 2016 atas perintah Bupati Fadeli. Kompas

Yang bikin geram, satu tersangka lagi, Muhammad Yanuar Muzaki dari Komite Manajemen Proyek, belum bisa dicokok KPK. Dia mangkir dari panggilan penyidik. Sialnya, dia akan segera ditahan jika tertangkap. Belum selesai satu masalah, eh sudah ada lagi yang kabur terbirit-birit. KPK pasti sedang mengejarnya. beritajatim.com

Ketiga tersangka yang sudah tertangkap kini harus mendekam di Rutan KPK selama 20 hari ke depan. Penahanan ini dilakukan setelah bukti-bukti dianggap cukup untuk membuktikan dugaan korupsi yang merugikan negara. Mulai dari perencanaan, lelang, pelaksanaan, hingga serah terima, semuanya diduga janggal. Celakanya, anak muda staf pendamping juga pernah diperiksa, sementara para pejabat yang memerintah aman-aman saja. Kompas, beritajatim.com

Habis sudah. Uang rakyat Rp 151 M amblas, bangunan megah tapi cacat hukum. Beginilah kalau pejabat cuma mikirin keuntungan pribadi. Rakyat hanya bisa gigit jari.

---
**Sumber:** [Kompas.com](https://nasional.kompas.com/read/2026/06/02/18542741/kpk-tahan-pejabat-pemkab-lamongan-dan-2-pihak-swasta-di-kasus-pembangunan) · [beritajatim.com](https://beritajatim.com/kpk-periksa-pejabat-dinas-perkim-lamongan-terkait-dugaan-korupsi-proyek-gedung-pemkab)
