---
id: ZXvruDaimRp6
cluster_id: fFK1uCVjEmMO
title: Bos Borong AI, Karyawan Malah Keok Dihajar PHK
slug: bos-borong-ai-karyawan-malah-keok-dihajar-phk
excerpt: Gila bro, perusahaan ngabisin duit buat AI biar produktivitas naik. Eh, malah
  89% bos bilang ini teknologi nggak ngaruh ke kerjaan. Tapi anehnya, PHK jalan terus.
  Celakanya, karyawan malah makin waswas.
category: phk
tags:
- AI
- PHK
- Produktivitas
- Bisnis
- Ekonomi
source_urls:
- https://www.liputan6.com/tekno/read/8278074/89-persen-bos-perusahaan-sebut-ai-belum-dongkrak-produktivitas-tapi-phk-terus-berjalan
source_names:
- Liputan6.com
image_url: https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/sUF3AgJRamFzucMecpx_SYQORqg=/1200x675/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9308641/original/099343100_1785153624-Generated_image_2__1_.jpg
meta_title: Bos Anggurin AI, Karyawan Malah Dihajar PHK
meta_description: Perusahaan invest besar AI, tapi bos mengaku belum naikkan produktivitas.
  Anehnya, PHK terus berjalan. Apa dampaknya pada karyawan dan masa depan teknologi?
canonical_url: https://berita.media/bos-borong-ai-karyawan-malah-keok-dihajar-phk
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-08-27T05:02:29Z'
published_at: '2026-08-27T05:02:29Z'
---

Nah ini dia, bro! Perusahaan udah ngeluarin duit triliunan buat teknologi canggih yang katanya bikin kerjaan makin gampang dan hasilnya makin jos. Tapi tahukah kamu apa kata bos-bos gede di perusahaan itu? Dikutip dari Liputan6.com, hampir 90 persen dari mereka melongo bilang kalau AI ini belum ada gunanya buat naikin produktivitas kerja. Gila nggak tuh?

Survei yang diadakan National Bureau of Economic Research (NBER) ini serem banget. Mereka ngomong sama hampir 6.000 pimpinan perusahaan dari negara maju kayak Amerika Serikat, Inggris, Jerman, dan Australia. Alhasil, mayoritas dari mereka kompak bilang, dalam tiga tahun terakhir ini, AI sama sekali nggak ngaruh ke jumlah karyawan. Terus, soal produktivitas juga sama aja, nggak keangkat. Yang dapat manfaat pun cuma dikit banget, rata-ratanya cuma 0,29 persen doang. Angka segitu mah nggak ada artinya, bro.

Yang bikin geram, di tengah hasil survei yang miris ini, eh kok malah makin banyak perusahaan yang seenaknya buang karyawan. Dikatainnya sih buat efisiensi gara-gara ada AI. Padahal, kalau ditelisik lebih dalam, menurut Profesor Mark Ma dari University of Pittsburgh, kelakuan bos-bos model begini justru bakal jadi bumerang. Kok bisa? Soalnya, kalau karyawan terus-terusan di-PHK gara-gara dibilang nggak sanggup ngikutin AI, mereka malah makin takut kehilangan pekerjaan. Parahnya lagi, rasa nggak percaya sama teknologi AI yang dipasang perusahaan malah makin ngerusak. Jadi, investasi AI gede-gedean itu nggak bakal ada untungnya sama sekali. Yang ada malah bikin suasana kerja jadi makin nggak karuan, bro. Habis sudah!

Bayangin aja, di satu sisi perusahaan makin jor-joran beli AI, terus di sisi lain karyawan dipaksa mikir kalau mereka bakal diganti sama mesin. Ujung-ujungnya, yang paling rugi ya si karyawan. Mereka udah kerja mati-matian, tapi tetep aja diancam PHK. Nggak kebayang gimana rasanya jadi mereka. Yang penting buat bos, untung gede, meski harus bikin orang lain sengsara. Sungguh miris nasib rakyat kecil di era modern ini. Udah gitu, banyak juga perusahaan yang belum jelas dampaknya sama produktivitas malah udah ngincer posisi karyawan buat diganti. Ini namanya cari untung di atas penderitaan orang lain. Malah bikin rugi jangka panjang!

---
**Sumber:** [Liputan6.com](https://www.liputan6.com/tekno/read/8278074/89-persen-bos-perusahaan-sebut-ai-belum-dongkrak-produktivitas-tapi-phk-terus-berjalan)
