---
id: 7czF-7YQviNy
cluster_id: uINX4XayueB4
title: Bos BUMN China Ngibrit, 3.700 Pekerja PT GNI Jadi Korban PHK Massal
slug: bos-bumn-china-ngibrit-3-700-pekerja-pt-gni-jadi-korban-phk-massal
excerpt: Gara-gara pemilik awal kabur ke China, nasib 3.700 karyawan PT GNI terkatung-katung.
  Akuisisi BUMN China ternyata berujung petaka, membuat ribuan buruh gigit jari.
category: BUMN
tags:
- PHK
- PT GNI
- Morowali
- BUMN China
- Buruh
- Nikil
source_urls:
- https://www.beritasatu.com/ekonomi/3016004/perjalanan-pt-gni-akuisisi-bumn-china-sebabkan-phk-3700-pekerja
source_names:
- BeritaSatu.com
image_url: https://img2.beritasatu.com/cache/beritasatu/960x620-w/1673929495.jpeg
meta_title: 'PHK Massal PT GNI: 3.700 Pekerja Dipecat Akibat Akuisisi BUMN China'
meta_description: Ribuan pekerja PT GNI di Morowali Utara terancam kehilangan pekerjaan
  akibat akuisisi oleh BUMN China dan masalah keuangan perusahaan. Nasib buruh semakin
  memprihatinkan.
canonical_url: https://berita.media/bos-bumn-china-ngibrit-3-700-pekerja-pt-gni-jadi-korban-phk-massal
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-08-03T17:02:21Z'
published_at: '2026-08-03T17:02:21Z'
---

Gila, bro! Dengerin nih cerita pilu dari Morowali Utara, Sulawesi Tengah. PT Gunbuster Nickel Industry (GNI), si pabrik pengolahan nikel yang katanya gede itu, malah jadi petaka buat ribuan pekerjanya. Alhasil, 3.700 buruh harus menelan pil pahit karena pemutusan hubungan kerja (PHK) massal! Ini bukan main-main, mulai 5 Agustus 2026, sekitar 1.900 karyawan lagi bakal dipecat, nambah jumlah 1.800 orang yang sudah lebih dulu 'disikat bersih' setahun terakhir. Padahal, PT GNI ini punya lebih dari 6.000 pekerja aktif, sebelumnya sekitar 9.000. Angka yang bikin geleng-geleng kepala, kan? Beritasatu.com.

Nah, akar masalahnya ternyata serumit urat baja. Bos pertama GNI, Mister Toni, kabarnya ada masalah sampai harus ngibrit balik ke China di tahun 2025. Sejak itulah kondisi keuangan perusahaan mulai terguncang hebat. Kepala Disnakertrans Morowali Utara, Yakanis Lakawa, bilang perusahaan sudah mulai kolaps. Gilanya, setelah beralih kepemilikan ke badan usaha milik negara (BUMN) China, malah bikin penataan tenaga kerja makin brutal. Pekerja di fasilitas smelter cuma diakui sebagai karyawan PT GNI, sementara yang 'numpang' di perusahaan lain seperti PT SEI, PT SAH, dan PT ALL jadi korban tak berdosa. Terutama dari PT ALL, hampir 1.000 orang harus angkat koper. Yang bikin geram, mereka ini tetap bekerja di bawah 'bendera' GNI tapi nasibnya diputuskan begitu saja. Beritasatu.com.

Parahnya, PHK ini jelas ngaruh banget ke ekonomi lokal Morowali. Usaha kos-kosan, warung makan, sampai pedagang kecil yang tadinya ramai pelanggan, kini terpaksa gigit jari. Pasalnya, jumlah pekerja yang jadi tulang punggung ekonomi sekitar kawasan industri jadi berkurang drastis. Sampai Juli 2026, sudah sekitar 1.800 orang yang di-PHK. Alasannya klasik: perusahaan mau perbaiki fasilitas smelter dan kedatangan investor baru. Akibatnya, produksi dihentikan sementara, dan buruh jadi tumbalnya. Celakanya, karyawan ini cuma dikasih pemahaman, tapi tetap harus rela jadi tumbal efisiensi. Beritasatu.com.

Ujung-ujungnya, nasib 3.700 pekerja PT GNI ini jadi cerita pilu tentang bagaimana kebijakan korporat bisa menghancurkan hidup orang banyak. Dari total sekitar 9.000 pekerja, kini tersisa ribuan buruh yang harus cemas menanti giliran dipecat. Ini jadi tamparan keras buat kita semua, betapa rapuhnya posisi pekerja di hadapan pemilik modal, terutama ketika pemiliknya memilih kabur ke negeri antah berantah. Mana ada cerita begini berakhir baik untuk para buruh. Beritasatu.com.

---
**Sumber:** [BeritaSatu.com](https://www.beritasatu.com/ekonomi/3016004/perjalanan-pt-gni-akuisisi-bumn-china-sebabkan-phk-3700-pekerja)
