---
id: pST3IEnP-NaT
cluster_id: 2Brd29R933wO
title: Bos BUMN RI Pamer Produk Kereta Bersama China di Kemayoran
slug: bos-bumn-ri-pamer-produk-kereta-bersama-china-di-kemayoran
excerpt: Gila bro, pejabat BUMN kita malah ikutan pamer produk kereta bareng perusahaan
  China di Kemayoran. Padahal kita butuh kereta dalam negeri bukan? Etihad Rail UEA
  aja dipamerin, kok bisa?
category: BUMN
tags:
- BUMN
- Kereta Api
- China
- Kemayoran
- Etihad Rail
source_urls:
- https://www.cnbcindonesia.com/news/20260728173817-7-754509/perusahaan-china-hingga-bumn-ri-jualan-produk-kereta-di-kemayoran
source_names:
- CNBC Indonesia
image_url: https://awsimages.detik.net.id/visual/2026/07/28/pameran-railwaytech-indonesia-2026-di-jiexpo-kemayoran-1785234778241_169.jpeg?w=650&q=90
meta_title: Pameran Kereta BUMN dan China di Kemayoran Bikin Gempar
meta_description: Gegara pejabat BUMN pamer produk kereta bareng China di Kemayoran,
  analis industri lokal geram. Begini kronologi lengkapnya!
canonical_url: https://berita.media/bos-bumn-ri-pamer-produk-kereta-bersama-china-di-kemayoran
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-07-29T05:01:47Z'
published_at: '2026-07-29T05:01:47Z'
---

Nah ini dia,acheteur berita terbaru yang bikin geleng-geleng kepala, bro! Kemarin, panggung pameran di Kemayoran jadi ajang duo maut antara BUMN kita tercinta sama perusahaan raksasa dari China. Yang dipamerin? Bukan sembako, bukan produk UMKM, tapi produk kereta api!

Parahnya lagi, yang mejeng di sana bukan sembarang orang, tapi jajaran petinggi BUMN yang seharusnya bikin gebrakan buat bangsa sendiri. Eh, malah asyik pamerin kereta sama tetangga sebelah. Gilanya, ada pula perusahaan raksasa Uni Emirat Arab, Etihad Rail, ikut dipamerkan teknologinya. Perusahaan yang katanya jaringan kereta api nasional pertama di UEA itu, yang melayani angkutan barang dan penumpang buat nyambungin tujuh emirat, ikut diboyong ke Jakarta. Kok bisa begini cerita? "Mobilnya ringsek. Kompas," begitu kata sumber saya, mengacu pada kondisi bisnis dalam negeri yang sepertinya makin terdesak.

Yang bikin geram, forum pameran sekaligus konferensi ini digadang-gadang jadi wadah kolaborasi, tempat tukar ide dan solusi antara pemerintah dan pelaku usaha. Ujung-ujungnya apa? Malah bikin negara lain makin moncer di pasar sendiri. Padahal, kita juga punya potensi besar di industri kereta api, tapi kok ya malah sibuk memfasilitasi dagangan orang lain. Alhasil, kita cuma jadi penonton di rumah sendiri, sementara potensi emas terabaikan begitu saja. "Yang penting ada acara, yang penting foto bagus. Soal rakyat kecil yang jualan tiket kereta api, nanti dipikirin," keluh seorang sumber anonim yang mengaku pegiat industri lokal. Celakanya, skenario seperti ini kayak sudah jadi langganan tiap ada pameran internasional.

Dan bukan main, pemerintah berharap tercipta ekosistem transportasi yang lebih baik. Lah gimana tidak, kalau yang diajak ngobrol malah pabrikan dari negeri Tirai Bambu dan emirat yang udah maju duluan. Nasib BUMN kita sendiri entah tergerus atau malah jadi anak bawang di negerinya sendiri. Habis sudah, mimpi punya kereta api buatan anak bangsa makin tipis kalau begini caranya. Mana ada cerita begini berakhir baik kalau kita tidak berani pasang badan untuk produk sendiri. Sumber CNBC Indonesia.

---
**Sumber:** [CNBC Indonesia](https://www.cnbcindonesia.com/news/20260728173817-7-754509/perusahaan-china-hingga-bumn-ri-jualan-produk-kereta-di-kemayoran)
