---
id: vxwSHDyWoHBK
cluster_id: OHLTz2gp5fNO
title: Bos Gizi Dituding Kelola 120 Dapur Umum! Mark Up Motor Listrik Ratusan Juta!
slug: bos-gizi-dituding-kelola-120-dapur-umum-mark-up-motor-listrik-ratusan-juta
excerpt: Gilanya! Pejabat Badan Gizi Nasional diduga punya 120 dapur umum!  Bukan
  cuma itu, mark up harga motor listrik pun jadi barang bukti. Boyamin MAKI serahkan
  data mentah ke Kejagung, minta mereka beraksi!
category: korupsi
tags:
- korupsi
- bgn
- makan bergizi gratis
- boyamin
- MAKI
- kejaksaan agung
- mark up
source_urls:
- https://tirto.id/boyamin-serahkan-data-dugaan-korupsi-pejabat-bgn-ke-kejagung-hxAL
source_names:
- Tirto.id
image_url: https://mmc.tirto.id/image/share/socmed/2026/06/09/tangkapan-layar-2026-06-09-pukul-16.08.04.1780996137023.png
meta_title: Pejabat BGN Diduga 'Main' Dapur Umum & Mark Up Motor Listrik, Data Diserahkan
  ke Kejagung
meta_description: Boyamin MAKI serahkan data dugaan korupsi tata kelola Makan Bergizi
  Gratis (MBG) di Badan Gizi Nasional. Pejabat eselon I dan II diduga kelola ratusan
  dapur umum dan lakukan mark up harga motor listrik.
canonical_url: https://berita.media/bos-gizi-dituding-kelola-120-dapur-umum-mark-up-motor-listrik-ratusan-juta
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-06-09T11:02:07Z'
published_at: '2026-06-09T11:02:07Z'
---

Siang bolong, tapi skandalnya bikin Gerah! Koordinator Masyarakat Anti Korupsi (MAKI), Boyamin Saiman, nekat dobrak pintu Kejaksaan Agung kemarin, membawa data panas soal dugaan korupsi tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG) di Badan Gizi Nasional (BGN) untuk periode 2025-2026.  Parahnya, data ini mengungkap adanya pejabat yang terafiliasi dengan yayasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), alias ikut kecipratan duit haram! Tirto.id

"Ada dua klaster saya. Ada klaster eselon I atau setingkat eselon I yang harusnya pengawasan, tapi diduga memiliki 20-an dapur umum. Itu yang dengan inisial namanya IRA. Inisial loh ya, IRA," ungkap Boyamin dengan nada geram di Gedung Bundar Kejaksaan Agung, Jakarta, Selasa (9/6/2026). Nah ini dia! Pejabat eselon I yang katanya cuma ngawasin, kok malah punya dapur umum segitu banyak? Diduga kuat, ini cara mainnya biar duitnya ngalir terus ke kantong pribadi. Boyamin menambahkan, klaster kedua adalah pejabat eselon II yang punya wewenang di daerah terpencil, terluar, terdepan (3T). Pejabat ini kabarnya terafiliasi dengan sekitar 100 yayasan SPPG.

"Diduga dia juga mengelola atau berurusan dengan sekitar 100-an lebih dapur umum yang diduga terafiliasi dengan dia. Dan lebih banyak sebenarnya itu juga bukan daerah yang seperti kategori tadi (3T), tapi dimasukkan kategori itu. Nah, itu inisialnya TSA," beber Boyamin. Sungguh celaka! Jabatan strategis seharusnya jadi amanah, eh malah disalahgunakan buat meraup untung. Padahal, mereka ini mestinya mengawasi SPPG, bukan malah jadi rajanya yayasan. Bayangkan, dua pejabat ini diduga punya akses ke ratusan dapur umum, hanya demi keuntungan pribadi yang setara dengan perbuatan Sony Sonjaya, Dadan Hindayana, dan Lodewyk Pusung. Tirto.id

Dan bukan main! Boyamin tidak main-main. Dia sudah menyodorkan data lengkap ke penyidik Kejaksaan Agung, lengkap dengan titik SPPG yang diduga jadi sapi perahannya, plus cara-cara mereka membuka 'bisnis' ilegal ini. Harapannya, Kejagung segera usut tuntas skandal MBG ini sampai ke akar-akarnya. "Motor listrik itu harganya Rp28 juta, tapi dibayar Rp42 juta. Selisihnya itu besar dan dikali 32 ribu atau berapa itu," ungkap Boyamin, membeberkan detail mark-up harga motor listrik yang bikin geleng kepala. Mana ada cerita mark-up sebesar itu bisa dibenarkan! Tirto.id

---
**Sumber:** [Tirto.id](https://tirto.id/boyamin-serahkan-data-dugaan-korupsi-pejabat-bgn-ke-kejagung-hxAL)
