---
id: AuuPg6F8_J62
cluster_id: 6VAaNOIpkZs6
title: Bos Konter Dibantai Sadis, Jasadnya Digasak Masuk Bagasi Mobil
slug: bos-konter-dibantai-sadis-jasadnya-digasak-masuk-bagasi-mobil
excerpt: Niat mau maling ponsel, eh malah nekat habisi nyawa bos konter di Ambarawa.
  Jasad Candra Waskito (25) ditemukan remuk redam di bagasi mobilnya sendiri, pelaku
  langsung diringkus!
category: kriminal
tags:
- pembunuhan
- kriminal
- Ambarawa
- Semarang
- Bos Konter
source_urls:
- https://www.detik.com/jateng/hukum-dan-kriminal/d-8610288/kronologi-lengkap-bos-konter-ambarawa-dibunuh-hingga-pelaku-ditangkap
source_names:
- detikcom
image_url: https://awsimages.detik.net.id/api/wm/2026/08/06/konter-hp-royal-phone-di-ambarawa-tkp-pencurian-dengan-kekerasan-kamis-682026-1786034565792_169.jpeg?wid=54&w=1200&v=1&t=jpeg
meta_title: Bos Konter Dibunuh Brutal di Ambarawa, Pelaku Ditangkap
meta_description: Kronologi lengkap pembunuhan sadis bos konter ponsel Ambarawa. Dua
  pelaku hajar korban pakai palu, jasadnya dimasukkan bagasi mobil.
canonical_url: https://berita.media/bos-konter-dibantai-sadis-jasadnya-digasak-masuk-bagasi-mobil
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-08-08T17:01:14Z'
published_at: '2026-08-08T17:01:14Z'
---

Gila bro, dengarkan ini! Bos konter ponsel Royal Phone di Ambarawa, Kabupaten Semarang, nyawanya melayang tragis di tempat kerjanya sendiri. Candra Waskito (25) yang masih bau kencur itu, sialnya lagi, digebuk habis-habisan sama dua begundal sadis, Didit Panggih Pamulihan (20) dan Taufik Ilham (25). Ujung-ujungnya, jasadnya yang babak belur malah dimasukkan ke dalam bagasi mobil Honda Jazz miliknya sendiri, terus dibuang kayak sampah di Dusun Tembelingan, Trisari, Gubug, Kabupaten Grobogan. Parahnya, kronologinya bikin merinding! detikcom

Awal mula cerita horor ini terjadi pada Rabu, 5 Agustus 2026, sekitar pukul 21.00 WIB. Pelaku utama, Didit Panggih Pamulihan, nyamperin konter korban, pura-pura nanya soal Candra ke karyawannya. Tapi, eh tapi, karyawan bilang Candra lagi di Salatiga. Nggak nyerah, Didit ini langsung COD-an sama komplotannya, Taufik Ilham, di rumahnya jam 11 malam itu juga. Nah ini dia, bukannya tobat, mereka malah ngomongin rencana maling dan nyiapin alat perang berupa palu, karambit, sama knuckle alias besi peninju!  "Untuk mengantisipasi apabila terdapat perlawanan," kata Kasat Reskrim Polres Semarang, AKP Bodia Teja Lelana, nyerocos soal persiapan mereka.detikcom

Selang beberapa jam, pas udah lewat jam 1 dini hari, Kamis (6/8/2026), kedua penjahat ini nongkrong di pinggir Jalan Lingkar Ambarawa. Sekitar jam setengah 3 pagi, Candra yang baru pulang dari Salatiga tiba di konternya bersama karyawan. Mereka menunggu sampai karyawan pulang, biar si bos sendirian di konter. Lah gimana tidak, target empuk sudah terpampang di depan mata. Begitu suasana sepi, jam 3 pagi itu, kedua tersangka naik motor Beat item langsung sikat ke konter. Taufik masuk duluan pura-pura mau beli hape, eh, 2 menit kemudian Didit nyusul, sok-sokan milih-milih hape juga biar kelihatan natural.  Jadi pengaburan terhadap penjual, celetuk Bodia. detikcom

Celakanya, saat Candra lengah itulah malapetaka terjadi. Si Didit langsung ngeluarin palu dari tasnya dan hajar bagian belakang kepala Candra sampai tersungkur. Belum selesai, si Taufik yang nggak kalah sadis ini ngelanjutin serangan. Dia menghantam kepala Candra pake palu yang sama sebanyak lima kali! Selesai sudah riwayat hidup Candra di konter kesayangannya. Dan yang bikin geram, jasadnya yang sudah tewas berlumuran darah itu malah dikasak masuk bagasi mobilnya sendiri, seolah Candra ini cuma barang nggak bernilai.detikcom

Untungnya, aksi brutal kedua pelaku nggak berlangsung lama. Gara-gara perbuatannya yang sadis itu, Didit dan Taufik langsung diringkus pihak kepolisian.  Ujung-ujungnya, nyawa Candra nggak bisa kembali. Hancur lebur rencana maling mereka, diganti ancaman hukuman penjara seumur hidup. Habis sudah cerita begini berakhir baik. detikcom

---
**Sumber:** [detikcom](https://www.detik.com/jateng/hukum-dan-kriminal/d-8610288/kronologi-lengkap-bos-konter-ambarawa-dibunuh-hingga-pelaku-ditangkap)
