---
id: 0j7fJ_wteDw2
cluster_id: bERFbZVCIBXp
title: Bos Nikel Pangkas RKAB, Ribuan Pekerja Kena Hajar PHK Massal!
slug: bos-nikel-pangkas-rkab-ribuan-pekerja-kena-hajar-phk-massal
excerpt: Demi dongkrak harga nikel dunia, pemerintah pangkas Rencana Kerja dan Anggaran
  Biaya (RKAB). Alhasil, ribuan pekerja di Morowali malah jadi korban. Perusahaan
  kontraktor mulai tebar PHK, nasib buruh makin terancam! Kompas.id
category: phk
tags:
- PHK
- Morowali
- Nikel
- RKAB
- Tambang
source_urls:
- https://www.kompas.id/artikel/pemangkasan-rkab-mulai-berdampak-phk-di-morowali
source_names:
- Kompas.id
image_url: https://assetd.kompas.id/tfnhbZIbtdrU3twHbySttH1k3j8=/1024x683/smart/filters:format(webp):quality(80)/https://cdn-dam.kompas.id/images/2025/10/30/2f9b4d9631af73251e7bcfc872b915bf-20251016ags161.jpg
meta_title: PHK Massal di Morowali Akibat Pemangkasan RKAB
meta_description: Kebijakan pemangkasan RKAB oleh pemerintah dorong kenaikan harga
  nikel, namun malah sebabkan PHK massal ribuan pekerja tambang di Morowali. Nasib
  buruh terancam.
canonical_url: https://berita.media/bos-nikel-pangkas-rkab-ribuan-pekerja-kena-hajar-phk-massal
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-06-06T08:02:05Z'
published_at: '2026-06-06T08:02:05Z'
---

Bayangkan — di tengah isu harga nikel yang konon mau melambung tinggi, pemerintah malah bikin kebijakan pemangkasan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB). Tujuannya? Biar harga nikel dunia meroket. Tapi eh, namanya juga Indonesia, niat baik seringkali malah jadi bumerang bagi rakyat kecil. Gilanya, baru saja kebijakan ini digulirkan, dampaknya sudah menghajar ribuan buruh tambang di Morowali. Mereka yang tadinya nyari nafkah halal, sekarang terancam nganggur. Kompas.id

Ini bukan sekadar rumor. Arianto Sangadji, Direktur Pelaksana Mineral, Energy, and Labour Transformation (MELT) Research Group, bilang sendiri kalau PHK besar-besaran sudah terjadi di banyak perusahaan, terutama para kontraktor. Mau nutup operasi tambang? Belum ada. Tapi efek jalaannya? Para buruh yang jadi sasaran empuk. Kebijakan ini memang bisa bikin harga nikel naik, itu kata Arianto. Tapi malah bikin aktivitas tambang, terutama di Morowali dan Maluku Utara, jadi melambat. Akibatnya? Ya itu tadi, PHK massal yang bikin rakyat makin susah. Kompas.id

Parahnya, nasib industri pengolahan nikel juga ikut kena imbas. Perusahaan smelter terpaksa memangkas produksi karena pasokan bijih nikel yang makin terbatas. Ini ancaman serius, bro! Gangguan rantai pasok nikel olahan untuk bahan baku baterai kendaraan listrik, yang lagi ngetren itu, bisa bikin repot. Belum lagi pusing ditambah dari konflik Amerika Serikat dan Iran yang bikin pasokan sulfur dari Timur Tengah terganggu. Sulfur ini bahan penting banget buat bikin MHP, salah satu bahan baku baterai kendaraan listrik. Celakanya, semua ini terjadi barengan. Kompas.id

Menteri ESDM lewat Dirjen Mineral dan Batubara, Tri Winarno, sih bilangnya ini langkah strategis untuk menyeimbangkan penawaran dan permintaan, demi menjaga stabilitas harga dan cadangan buat generasi mendatang. Dia juga sesumbar kalau pemangkasan produksi ini sudah bikin respons pasar positif dan harga nikel naik. Kata pejabat mah gampang. Tapi para buruh yang kena PHK itu gimana? Mereka yang berkorban demi angka-angka indah di atas kertas. Kompas.id

Ketua Federasi Serikat Pekerja Industri Merdeka (FSPIM), Komang Jordi Segara, ngakuin kalau ancaman PHK ini nyata banget. Serikatnya punya anggota di berbagai daerah, mulai dari Morowali, Maluku Utara, sampai Sulawesi Selatan. Di Morowali sendiri, perusahaan Rod... wah, belum selesai diceritain Rod ini ngapain, eh buruhnya sudah dipaksa angkat koper. Sungguh ironi. Di saat pemerintah bangga harga nikel naik, ribuan buruh justru harus menelan pil pahit PHK. Siapa yang bertanggung jawab kalau begini jadinya?

---
**Sumber:** [Kompas.id](https://www.kompas.id/artikel/pemangkasan-rkab-mulai-berdampak-phk-di-morowali)
