---
id: 2-6n1fNd_VsT
cluster_id: 1C_Km-y-G2D2
title: Bos Stunting Dihajar! Kantin Sekolah Disuruh Awasi Makanan Gratis, Biar Tak
  Zalimi Anak Bangsa
slug: bos-stunting-dihajar-kantin-sekolah-disuruh-awasi-makanan-gratis-biar-tak-zalimi-anak-bangsa
excerpt: 'Gilanya, program makan bergizi gratis yang super mahal itu kok ya malah
  berpotensi bikin anak-anak keracunan massal? Pengamat ceplas-ceplos: serahkan saja
  ke kantin sekolah, biar bos BGN yang dicopot itu tak lagi merampok jatah anak bangsa!'
category: MBG
tags:
- MBG
- Kantin Sekolah
- Keracunan Massal
- Korupsi
- Agus Pambagio
- BGN
- Prabowo Subianto
source_urls:
- https://nasional.kompas.com/read/2026/06/04/09561721/momentum-perbaikan-mbg-pengamat-dorong-pelibatan-kantin-sekolah-untuk-cegah
source_names:
- Kompas.com
image_url: https://asset.kompas.com/crops/lRfIIvt7BDq9N8uGNovOj-EqNzE=/0x0:0x0/1200x675/filters:watermark(data/photo/2026/01/30/697c815a5f0b9.png,0,-0,1)/data/photo/2026/05/20/6a0d6da3cb6dd.jpeg
meta_title: Kantin Sekolah Awasi Makanan Gratis MBG, Cegah Keracunan Massal & Korupsi
meta_description: Pengamat desak kantin sekolah terlibat dalam program makan bergizi
  gratis untuk cegah keracunan massal dan tindak pidana korupsi oleh oknum BGN.
canonical_url: https://berita.media/bos-stunting-dihajar-kantin-sekolah-disuruh-awasi-makanan-gratis-biar-tak-zalimi-anak-bangsa
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-06-04T05:01:56Z'
published_at: '2026-06-04T05:01:56Z'
---

Ceritanya begini. Program makan bergizi gratis yang digembar-gemborkan itu, eh kok malah bikin was-was. Ratusan siswa hampir 3.000 orang ditangani satu kali masak. Parahnya, distribusi makanan jauh-jauh, nggak tahu tuh masih layak makan atau sudah jadi racun. Belum juga program ini benar-benar jalan, eh sudah ada aroma keracunan massal mengintai. Lah gimana tidak geram, duit triliunan kok malah jadi ancaman buat generasi penerus?

Nah ini dia! Pengamat kebijakan publik kawakan, Agus Pambagio, angkat suara blak-blakan. Dia dorong habis-habisan agar kantin sekolah dilibatkan dalam penyaluran makan gratis ini. Katanya, biar tata kelolanya jelas dan potensi keracunan massal bisa dieliminasi. "Kenapa tidak diserahkan saja pada kantin sekolah di mana sekolah ikut (mengawasi), orang tua ikut," ujar Agus dengan nada geram, seperti dilaporkan Kompas.com. Logis sekali, bro! Kalau ditangani kantin sekolah, yang masak cuma sekitar 200-300 siswa per hari. Pagi masak untuk siang, atau malam masak untuk pagi. Jelas lebih terkontrol, segar, dan nggak perlu ongkos kirim segede gaban.

Ujung-ujungnya, soal anggaran yang fantastis itu juga jadi sorotan. Agus merasa BPOM harus dilibatkan penuh, bukan cuma sekadar jadi pajangan. Sejak awal, dia sudah usulkan agar BPOM punya anggaran khusus buat ngawasi nilai gizi dan keamanan pangan program makan gratis ini. Tapi apa? Selalu saja ada alasan klasik. Malah menyarankan, harusnya ada pimpinan BGN yang dari unsur BPOM sekalian. Supaya ada yang beneran ngontrol, bukan cuma ngabisin duit negara.

Yang bikin geram lagi, momen perbaikan program ini muncul setelah Presiden Prabowo Subianto mencopot Kepala BGN, Dadan Hindayana. Dadan dinilai lalai soal standar operasional prosedur dan kualitas makanan. Sialnya, belum juga dingin pantatnya diganti, Dadan dan dua wakilnya langsung dicokok jadi tersangka! Dugaan kasus yayasan mitra SPPG yang bodong dan mark up pengadaan barang yang janggal. Celakanya, seluruh Sumatera pernah gelap gulita gara-gara PLN "masih diperbaiki"—ini makanan anak bangsa kok bisa jadi sarang korupsi dan ancaman kesehatan? Kompas.com, Berita Jatim

Jadi, kalau program makan gratis ini tujuannya mulia, ya harusnya dari hulu ke hilir diawasi ketat. Bukan cuma seremoni di depan kamera, tapi isinya malah jadi ajang bancakan oknum-oknum tak bertanggung jawab. Semoga saja pelibatan kantin sekolah ini bukan sekadar wacana. Biar anak-anak bangsa bisa makan bergizi, bukan malah jadi korban kerakusan oknum pejabat.

---
**Sumber:** [Kompas.com](https://nasional.kompas.com/read/2026/06/04/09561721/momentum-perbaikan-mbg-pengamat-dorong-pelibatan-kantin-sekolah-untuk-cegah)
