---
id: nZHbo9zJ_NWO
cluster_id: aRX1sTKChthh
title: Buku BUMN Carut Marut Rp 100 T, Laporan Keuangan Danantara Mengendap!
slug: buku-bumn-carut-marut-rp-100-t-laporan-keuangan-danantara-mengendap
excerpt: 'Danantara belum juga umumkan laporan keuangan sejak setahun berdiri. Alasannya?
  Bikin geleng-geleng: buku BUMN berantakan, asetnya ambles Rp 100 triliun, detikFinance.'
category: BUMN
tags:
- Danantara
- BUMN
- Laporan Keuangan
- Aset BUMN
- Korupsi
source_urls:
- https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-8512420/danantara-tak-kunjung-umumkan-laporan-keuangan-ini-alasannya
source_names:
- detikFinance
image_url: https://awsimages.detik.net.id/api/wm/2026/04/28/kepala-bp-bumn-dony-oskaria-1777331243037_169.jpeg?wid=54&w=1200&v=1&t=jpeg
meta_title: 'Laporan Keuangan Danantara Tertunda: Imbas Amblesnya Aset BUMN Rp 100
  T'
meta_description: Danantara tak kunjung umumkan laporan keuangan. Alasannya? Buku
  BUMN berantakan, asetnya amblas Rp 100 triliun! Ini penjelasannya.
canonical_url: https://berita.media/buku-bumn-carut-marut-rp-100-t-laporan-keuangan-danantara-mengendap
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-05-31T20:01:53Z'
published_at: '2026-05-31T20:01:53Z'
---

Ceritanya begini. Danantara, anak usaha holding BUMN, sampai sekarang macet total melaporkan kondisi keuangan mereka. Padahal, sudah didirikan sejak Februari tahun lalu. COO-nya, Dony Oskaria, buka suara. Tapi alasannya bikin alis terangkat. Laporan keuangan Danantara itu ternyata bukan sekadar laporan biasa, tapi hasil konsolidasi seluruh BUMN. Nah, ini dia biang keroknya, BUMN-BUMN itu bukunya berantakan, carut marut tak karuan. detikFinance.

Parahnya, Dony mengakui sendiri kalau tata kelola BUMN itu lemah banget. Buktinya? Lonjakan nilai impairment aset BUMN sampai tembus Rp 100 triliun! Bayangin aja, duit segitu amblas begitu saja gara-gara asetnya turun nilai. Ini bukan cuma soal angka, tapi soal komitmen BUMN ke depan yang katanya mau dibersihkan biar transparan. Tapi kok proses bersih-bersihnya malah bikin laporan keuangan Danantara jadi ngendap tak kunjung keluar? Entah sampai kapan rakyat harus menunggu kejelasan nasib uang negara. detikFinance.

Dony bilang, saat ini mereka lagi mati-matian melakukan pembenahan besar-besaran. Mulai dari tata kelola sampai transparansi laporan keuangan seluruh perusahaan pelat merah. Langkah ini dinilai krusial sebelum laporan keuangan Danantara bisa difinalisasi dan dipublikasikan. Targetnya sih pertengahan tahun ini. Tapi ngelihat kondisi buku BUMN yang 'kotor' itu, rasanya agak pesimis. "Kami sedang melakukan pembersihan seluruh laporan daripada BUMN dan ada beberapa BUMN yang belum selesai," katanya dengan nada datar. detikFinance.

Ujung-ujungnya, rakyat cuma bisa gigit jari. Dengan impairment aset senilai Rp 100 triliun, jelas ada yang tidak beres di manajemen BUMN. Ini bukan soal 'sulit' atau 'rumit', tapi lebih ke arah 'tidak mau' atau 'tidak becus'. Kalau mau transparan, ya harusnya laporan keuangan itu bisa cepat dirilis. Kenapa harus menunggu berlarut-larut? Malah ini jadi pertanyaan besar bagi publik, jangan-jangan ada yang disembunyikan di balik 'pembersihan buku BUMN' ini. detikFinance.

Danantara ini kan seharusnya jadi garda terdepan transparansi BUMN. Tapi nyatanya? Masih berkutat dengan masalah mendasar. Seharusnya, proses pembenahan itu dilakukan secara paralel dan efisien. Bukan malah jadi alasan klasik untuk menunda-nunda laporan keuangan. Alhasil, masyarakat yang dirugikan karena tidak punya gambaran utuh soal kondisi keuangan BUMN. Padahal, BUMN ini kan duit rakyat yang dikelola. Entah sampai kapan kita harus bersabar menunggu janji 'transparansi' yang tak kunjung terealisasi. detikFinance.

---
**Sumber:** [detikFinance](https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-8512420/danantara-tak-kunjung-umumkan-laporan-keuangan-ini-alasannya)
