---
id: qu-zIA8lIe3D
cluster_id: K3g1vo2WEfQF
title: Bumil Nekat Ikut Latihan Militer, Tiga Gugur Tragis!
slug: bumil-nekat-ikut-latihan-militer-tiga-gugur-tragis
excerpt: Gilanya! Tiga peserta perempuan calon manajer KDKMP yang sedang hamil tewas
  dalam pelatihan dasar militer, bikin Komnas Perempuan geram menyoroti skrining kesehatan
  yang tidak responsif gender. Negara dituntut bertanggung jawab, bukan sekadar menyalahkan
  kelemahan biologis!
category: KDKMP
tags:
- KDKMP
- Pelatihan Militer
- Kematian
- Perempuan Hamil
- Komnas Perempuan
- TNI AD
source_urls:
- https://lapan6online.com/calon-manajer-kdkmp-hamil-bukti-perempuan-topang-ekonomi/
source_names:
- Lapan6Online
image_url: https://lapan6online.com/wp-content/uploads/2025/02/Ria-Nurvika-Ginting-OKE.jpg
meta_title: 3 Calon Manajer KDKMP Hamil Tewas dalam Latihan Militer
meta_description: Tiga peserta calon manajer KDKMP tewas saat latihan dasar militer
  dalam kondisi hamil. Komnas Perempuan desak negara bertanggung jawab atas skrining
  kesehatan yang lalai.
canonical_url: https://berita.media/bumil-nekat-ikut-latihan-militer-tiga-gugur-tragis
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-07-11T17:02:03Z'
published_at: '2026-07-11T17:02:03Z'
---

Gila bro, dengerin dulu nih! Ada kabar paling bikin geleng-geleng kepala datang dari dunia Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Tiga peserta calon manajer perempuan yang lagi berbadan dua nekat banget ikutan pelatihan dasar militer, eh ujung-ujungnya malah dilaporkan tewas! Tragisnya lagi, mereka ini cuma bagian dari 32 peserta hamil yang sempat mengikuti latihan yang digagas Pusat Kesehatan TNI Angkatan Darat (Puskesad) itu. Komandan Pusat Pendidikan Kesehatan (Danpusdikkes) Puskesad Kolonel (CKM) Shohibul Hilmi sendiri yang membeberkan fakta mengejutkan ini, bikin suasana pendidikan jadi tegang luar biasa. Lapan6Online.

Nah ini dia yang bikin greget! Setelah diketahui ada peserta yang hamil, pelatih bukannya langsung melarang malah cuma ngasih tanda khusus warna biru di lengan kanan mereka, seolah-olah cuma butuh perhatian ekstra. Parahnya lagi, mereka cuma difasilitasi buat periksa kandungan di rumah sakit TNI AD terdekat. Ini bukan perhatian namanya, ini namanya cari masalah! Yang bikin tambah ngeri, tiga nyawa perempuan ini melayang saat pelatihan, padahal mereka baru calon manajer! Komnas Perempuan pun langsung pasang badan, menyoroti proses skrining kesehatan yang jelas-jelas tidak responsif gender. Komisioner Komnas Perempuan, Yuni Asriyanti, dengan tegas menyatakan bahwa negara harus bertanggung jawab penuh atas kematian tiga perempuan malang ini. Antara.com, Kompas.com.

Ujung-ujungnya, Kementerian Pertahanan (Kemenhan) akhirnya angkat bicara. Mereka membenarkan adanya 32 peserta yang sedang hamil mengikuti Latihan Dasar Militer (Latsarmil), namun kemudian dipulangkan atas dasar kemanusiaan. Tapi tunggu dulu, apakah alasan kemanusiaan ini bisa menggugurkan tanggung jawab negara? Komnas Perempuan bilang tidak! Mereka mendesak agar kematian ketiga peserta perempuan ini tidak disederhanakan hanya karena alasan biologis perempuan semata. Kesukarelaan atau kelulusan tes kesehatan awal tak bisa jadi tameng untuk lepas tangan. Benar-benar bikin emosi mendengar argumen macam begini, seolah nyawa manusia jadi taruhan! Kompas.com.

Malah, fenomena ini jadi cermin betapa mirisnya kondisi ekonomi kita sekarang. Kenapa sih perempuan yang jelas-jelas lagi hamil nekat ikut pelatihan berat begini? Tentu bukan karena iseng atau mau cari sensasi, tapi karena kebutuhan hidup yang semakin menjerit dan lapangan pekerjaan yang makin sulit didapat. Demi dapur tetap mengepul dan kebutuhan keluarga terpenuhi, mereka rela berjuang dalam kondisi berbadan dua. Inilah buah pahit dari sistem kapitalis-sekuler yang membiarkan rakyatnya berjuang sendirian. Sungguh menyedihkan melihat perempuan jadi tulang punggung ekonomi dengan cara yang sangat berisiko ini. Lapan6Online.

Habis sudah rasa percaya kita pada sistem yang katanya melindungi. Tiga nyawa melayang sia-sia, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan pertanyaan besar tentang bagaimana penyelenggaraan pelatihan dasar militer ini bisa begitu lalai. Jangan sampai kejadian serupa terulang lagi, menelan korban lagi, hanya karena 'kebijakan' yang tidak memihak rakyat kecil dan perempuan yang berjuang keras di garis depan ekonomi keluarga. Selesai.

---
**Sumber:** [Lapan6Online](https://lapan6online.com/calon-manajer-kdkmp-hamil-bukti-perempuan-topang-ekonomi/)
