---
id: 3q1Y3sxhE_Ku
cluster_id: vWSWvngrpPdk
title: BUMN Dandan Rapi! Pengamat Bilang 'Bagus untuk Efisiensi Perbankan!'
slug: bumn-dandan-rapi-pengamat-bilang-bagus-untuk-efisiensi-perbankan
excerpt: 'Pemerintah pangkas dewan komisaris BUMN jadi maksimal enam orang, instruksi
  perkuat GCG dan integritas. Pengamat Esther Sri Astuti: ''Bagus untuk efisiensi
  perbankan!'' Ini namanya tata kelola mulai rapi, bukan cuma janji manis.'
category: BUMN
tags:
- BUMN
- GCG
- Efisiensi
- Tata Kelola
- Pengamat Ekonomi
source_urls:
- https://www.suara.com/bisnis/2026/05/31/165449/perkuat-gcg-and-efisiensi-pengamat-apresiasi-tata-kelola-bumn
source_names:
- Suara.com
image_url: https://media.suara.com/pictures/970x544/2026/05/31/32200-ilustrasi-bumn.jpg
meta_title: 'BUMN Dandan Rapi: Efisiensi & GCG Diapresiasi Pengamat'
meta_description: 'Pemerintah pangkas dewan komisaris BUMN & perkuat GCG. Pengamat
  Esther Sri Astuti: ''Bagus untuk efisiensi perbankan!'' Simak detailnya.'
canonical_url: https://berita.media/bumn-dandan-rapi-pengamat-bilang-bagus-untuk-efisiensi-perbankan
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-05-31T23:01:45Z'
published_at: '2026-05-31T23:01:45Z'
---

Ceritanya begini. Pemerintah kita, lewat BP Danantara yang katanya mau bikin BUMN kinclong, mengeluarkan instruksi saklek: perkuat tata kelola dan integritas! Bukan cuma omong kosong, tapi ini soal akuntabilitas dan transparansi yang katanya biar perusahaan negara jadi efisien. Gilanya, jumlah dewan komisaris dibatasi maksimal enam orang. Entah biar kerja makin fokus atau biar nggak pada ngopi doang di ruang rapat. Suara.com.

Nah ini dia, Bei. Ada arahan dari Presiden sampai surat edaran. BP Danantara ini getol banget mau mentransformasi korporasi pelat merah. Semuanya demi efisiensi dan pengelolaan yang cermat, kata mereka. Implementasi Good Corporate Governance (GCG) jadi senjata utama. Ini bukan soal tren, tapi katanya sih buat nurunin praktik korupsi dan bikin BUMN makin bersih. Herry Gunawan, pengamat BUMN, sampai bilang BUMN yang patuh itu menunjukkan GCG sesungguhnya. Keren nggak tuh? Suara.com.

Yang bikin menarik, pengamat ekonomi Indef, Esther Sri Astuti, ngasih jempol. Katanya, strategi yang lagi jalan ini udah kelihatan dampaknya ke perbankan. 'Bagus untuk efisiensi perbankan,' begitu katanya ceplas-ceplos ke Suara.com. Laporan performa yang dirilis katanya sih udah positif. Jadi, apa yang dicanangkan pemerintah ini bukan cuma basa-basi. Ini beneran bikin BUMN jadi lebih efisien katanya. Nah lho, semoga beneran! Suara.com.

Tapi ingat, kata Toto Pranoto, akademisi dan pengamat BUMN, GCG itu syarat mutlak. Nggak bisa ditawar-tawar lagi. Transparansi, akuntabilitas, integritas, fairness — semua harus jalan. Mau dia Tbk atau belum Tbk, harus patuh. Dan Danantara ini diharapkan jadi penegak disiplin GCG nomor satu. Jangan sampai ada klaster korporasi negara yang lolos dari pengawasan ketat. Soalnya, kalau urusan pelanggaran GCG, Danantara punya prioritas buat bikin jera. Suara.com.

Jadi intinya, BUMN kita lagi didandani habis-habisan. Mulai dari struktur dewan komisaris sampai kebiasaan sehari-hari para pegawainya, katanya mau dibikin bersih dan efisien. Tinggal kita tunggu saja, apakah ini cuma polesan luar atau beneran perubahan dari dalam. Yang jelas, pengamat sudah kasih lampu hijau. Suara.com.

---
**Sumber:** [Suara.com](https://www.suara.com/bisnis/2026/05/31/165449/perkuat-gcg-and-efisiensi-pengamat-apresiasi-tata-kelola-bumn)
