---
id: oJCVBfNzvXeu
cluster_id: FuWV_uHbORUz
title: BUMN DSI Garap Ekspor Batu Bara! Emiten BUMI-BYAN Cuma Bisa Bengong!
slug: bumn-dsi-garap-ekspor-batu-bara-emiten-bumi-byan-cuma-bisa-bengong
excerpt: 'Pemerintah bikin aturan baru soal ekspor batu bara lewat satu pintu: BUMN
  DSI mulai 2026. Emiten raksasa macam BUMI dan BYAN cuma bisa bilang ''nunggu jelasnya'',
  seolah tak punya kuasa. Gilanya, mereka belum bisa hitung dampak ke kantong!'
category: BUMN
tags:
- BUMN
- Batu Bara
- Ekspor
- BUMI
- BYAN
- DSI
source_urls:
- https://www.cnbcindonesia.com/news/20260603122028-4-739722/ekspor-batu-bara-harus-lewat-bumn-dsi-begini-reaksi-emiten-bumi-byan
source_names:
- CNBC Indonesia
image_url: https://awsimages.detik.net.id/visual/2023/02/15/industri-pertambangan-merupakan-dunia-kerja-yang-identik-dengan-karakter-maskulin-dan-secara-alamiah-pekerjanya-lebih-cocok-un-12_169.jpeg?w=650&q=90
meta_title: 'Ekspor Batu Bara Lewat BUMN DSI: BUMI & BYAN Bingung Aturan Baru'
meta_description: Pemerintah paksa ekspor batu bara lewat BUMN DSI mulai 2026. Emiten
  besar BUMI dan BYAN mengaku belum tahu dampaknya. Benarkah tata kelola SDA makin
  baik?
canonical_url: https://berita.media/bumn-dsi-garap-ekspor-batu-bara-emiten-bumi-byan-cuma-bisa-bengong
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-06-03T20:02:22Z'
published_at: '2026-06-03T20:02:22Z'
---

Ceritanya begini. Mulai 1 Juni 2026, semua ekspor batu bara — komoditas strategis negara — harus lewat PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI), BUMN baru. Ini bikin para pemain besar macam Bumi Resources (BUMI) dan Bayan Resources (BYAN) kebakaran jenggot, tapi entah kenapa cuma bisa ngomong 'menunggu'. CNBC Indonesia

Bayangkan — para bos besar ini mengakui sudah dengar dari berita soal BUMN "ekspor" ini. Tapi dasar pejabat, mereka bilang belum terima Peraturan Pemerintah (PP) Tata Kelola SDA yang baru. Alhasil, mereka belum bisa ngomong apa-apa soal dampaknya ke bisnis, operasional, atau isi dompet mereka. Keren kan? CNBC Indonesia

Si PT Bumi Resources Tbk (BUMI) misalnya, cuma bisa bilang "belum dapat PP, jadi belum bisa komentar". Padahal, ini soal nasib triliunan rupiah. Mereka lebih mementingkan birokrasi ketimbang potensi kerugian. Yang jelas, mereka tahu ada aturan baru. CNBC Indonesia

Malah, PT Bayan Resources Tbk (BYAN) ngomongnya lebih sok dukung. "Kami mendukung kebijakan Pemerintah!" katanya dalam surat resmi ke BEI. Tapi jangan salah, di balik kata manis itu, mereka bilang masih sibuk mempelajari "substansi, ruang lingkup, dan implementasi teknisnya". Jadi, intinya sama saja: belum tahu apa-apa, tapi sok-sok setuju. Gilanya, mereka bahkan belum bisa menghitung dampak ke pendapatan, laba usaha, laba bersih, apalagi arus kas. Semuanya masih gelap gulita bagi mereka. CNBC Indonesia

Yang bikin geram, kebijakan ini mau jalan 1 Juni 2026. Artinya, masih ada waktu dua tahun. Tapi para raksasa ini sudah menunjukkan kalau mereka tidak siap. Kebijakan satu pintu ini mestinya bikin ekspor lebih efisien dan transparan. Tapi kalau pemain utamanya saja masih bingung tujuh keliling, jangan salahkan rakyat kalau nanti ekspor batu bara malah amburadul. Ujung-ujungnya, siapa yang diuntungkan? Kita tunggu saja nasib BUMI dan BYAN, serta nasib triliunan rupiah dari perut bumi kita. CNBC Indonesia

---
**Sumber:** [CNBC Indonesia](https://www.cnbcindonesia.com/news/20260603122028-4-739722/ekspor-batu-bara-harus-lewat-bumn-dsi-begini-reaksi-emiten-bumi-byan)
