---
id: LBiJgGS4tgKj
cluster_id: DF0X-YMPFnTH
title: BUMN Mau IPO Gigit Jari, BEI Belum Terima Dokumen Sama Sekali!
slug: bumn-mau-ipo-gigit-jari-bei-belum-terima-dokumen-sama-sekali
excerpt: Gila bro, rencana empat BUMN mau go public terancam ambyar! Bursa Efek Indonesia
  (BEI) blak-blakan belum terima berkas IPO apa pun dari Danantara. Padahal targetnya
  muluk-muluk mau dongkrak pasar modal!
category: BUMN
tags:
- BUMN
- IPO
- BEI
- Danantara
- Pasar Modal
source_urls:
- https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20260811160842-92-1391102/bei-belum-terima-dokumen-ipo-4-bumn-yang-digagas-danantara
source_names:
- CNN Indonesia
image_url: https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/07/14/direktur-utama-bei-jeffrey-hendrik-1784034011292_169.jpeg?w=1200
meta_title: 'BEI Nunggu Dokumen IPO BUMN, Danantara Diem Aja: Ambyar!'
meta_description: Geger! Empat BUMN mau IPO, tapi BEI belum terima dokumen apa pun
  dari Danantara. Rencana ambisius ini terancam mandek total. Ada apa gerangan?
canonical_url: https://berita.media/bumn-mau-ipo-gigit-jari-bei-belum-terima-dokumen-sama-sekali
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-08-13T05:02:10Z'
published_at: '2026-08-13T05:02:10Z'
---

Parah benar nasib empat BUMN calon emiten ini, bro! Gara-gara dokumen IPO molor, Bursa Efek Indonesia (BEI) sampai geleng-geleng kepala. Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, menegaskan sampai detik ini, pihaknya masih NGANGGUR nungguin berkas resmi dari Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara. "Belum, tapi tentu kami sangat menunggu itu," celoteh Jeffrey di hadapan wartawan usai acara Musyawarah Anggota Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) 2026 di Hotel Kempinski, Jakarta Pusat, Selasa (11/8). Padahal, menurut CNN Indonesia, Danantara sudah sesumbar menargetkan PT Pegadaian, PT Pupuk Indonesia, PT Pelindo, dan InJourney Airports untuk melantai di bursa dalam 6 hingga 12 bulan ke depan. Tapi apa daya, kalau berkasnya saja belum diajukan, mau gimana lagi coba?

Ujung-ujungnya, rencana ambisius Danantara untuk mendongkrak efisiensi dan likuiditas pasar modal domestik jadi terancam mandek. Chief Investment Officer (CIO) Danantara, Pandu Sjahrir, sempat sesumbar bahwa langkah ini adalah bagian dari transformasi dan skema investasi besar-besaran. "Prosesnya ada di dalam DIM (Danantara Investment Management). Insya Allah kita bisa fokus 6-12 bulan ke depan. Itu ada proses juga nanti dalam bursa," ujarnya riuh pada Senin (10/8). Dia juga bilang niatnya bagus, mau menambah likuiditas pasar modal Indonesia. Tapi faktanya? Nihil. Ibarat janji manis tanpa bukti, bikin gemas pengusaha dan investor yang udah siap-siap nyiapin duit. Alhasil, bursa masih hampa calon emiten baru dari kalangan pelat merah.

Yang bikin makin gregetan, Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, sempat blak-blakan soal roadmap transformasi BUMN. Katanya, mau ada pembagian mana yang strategic partnership, mana yang IPO, mana yang tetap tertutup, sambil nunggu diskusi sama Kementerian Keuangan. "Arahannya tentu sebagai milik negara," katanya usai bertemu Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa pada Rabu (5/8). Konon, transformasinya bakal panjang: visi misi dulu, konsolidasi dan restrukturisasi tahun pertama, pengembangan SDM dan budaya tahun kedua, inovasi dan AI tahun ketiga, penciptaan nilai tahun keempat, baru deh ngejar kinerja keuangan di tahun kelima. Waduh, kelamaan kali! Bursa udah nungguin, emitennya masih sibuk bikin peta jalan. Mana mungkin investor sabar nungguin BUMN yang mau IPO tapi dokumennya masih di awang-awang? Gilanya, rencana sudah dicanangkan, tapi realisasi nol besar. Sungguh sebuah paradoks yang bikin geleng-geleng kepala, CNN Indonesia.

---
**Sumber:** [CNN Indonesia](https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20260811160842-92-1391102/bei-belum-terima-dokumen-ipo-4-bumn-yang-digagas-danantara)
