---
id: Bkrfx59DZINF
cluster_id: rv57K4uRkHPd
title: Buntut Defisit Dagang, Rupiah Dibabat Habis Asing! IHSG Ikutan Pontang-panting
slug: buntut-defisit-dagang-rupiah-dibabat-habis-asing-ihsg-ikutan-pontang-panting
excerpt: Astaga! Rupiah kita babak belur dibantai dolar AS, amblas lagi di awal Juli
  2026. Neraca dagang berdarah-darah bikin investor asing angkat koper, jual saham
  IHSG gede-gedean! Ini gara-gara impor meroket, negara kebobolan! CNBC Indonesia
category: rupiah
tags:
- rupiah
- IHSG
- defisit perdagangan
- investor asing
- ekonomi Indonesia
source_urls:
- https://www.cnbcindonesia.com/research/20260702020952-128-747335/ri-dihantam-kabar-buruk-beruntun-di-awal-juli-ihsg-rupiah-terancam
source_names:
- CNBC Indonesia
image_url: https://awsimages.detik.net.id/visual/2026/05/12/10-pelabuhan-paling-sibuk-di-dunia-asia-gak-ada-lawan-1778580134470_169.jpeg?w=650&q=90
meta_title: Rupiah Babak Belur Dihantam Defisit Dagang & IHSG Tertekan
meta_description: Kabar buruk beruntun hantam Indonesia! Rupiah terpuruk, IHSG dibabat
  asing gara-gara defisit dagang pertama dalam 6 tahun. Ini sebabnya!
canonical_url: https://berita.media/buntut-defisit-dagang-rupiah-dibabat-habis-asing-ihsg-ikutan-pontang-panting
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-07-02T05:01:35Z'
published_at: '2026-07-02T05:01:35Z'
---

Gilanya, baru juga menginjak awal semester II-2026, Indonesia langsung dihantam kabar burung beruntun yang bikin dompet tipis dan pasar bergejolak! Rupiah kita, ya ampun, terpuruk lagi melawan dolar AS, sementara Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pun ikut pontang-panting tak karuan. IHSG memang sempat menguat tipis di penutupan Rabu (1/7/2026), naik 0,92% ke level 5.695,12 setelah tiga hari beruntun KO, tapi itu cuma fatamorgana sementara bro! Asing malah nyatanya cetak rekor jual bersih alias net sell Rp 577,8 miliar, bukti mereka sudah siap-siap ngibrit dari pasar kita. CNBC Indonesia.

Parahnya, gejolak ini bukan tanpa sebab. Sentimen pasar kita lagi nggak karuan, dihantam dari segala penjuru, baik domestik maupun global. Dari luar negeri, Iran yang makin ngotot nolak ajakan damai Amerika Serikat soal Selat Hormuz bikin pasar global was-was soal kestabilan energi. Tapi yang bikin geram, dari dalam negeri sendiri ada kabar burung yang bener-bener bikin nyesek! Data neraca perdagangan Mei 2026 tercatat defisit US$1,61 miliar, defisit pertama setelah enam tahun rutin surplus! Bayangin aja, impor kita membengkak gila-gilaan, terutama impor migas yang naik 70,78%! Ini artinya, duit negara ngalir terus keluar, bukan masuk. Ujung-ujungnya, rupiah kita jadi sasaran empuk buat dibantai. CNBC Indonesia.

Nah ini dia penderitaan rakyat kecil! Rupiah yang terus melemah ini jelas bikin harga-harga barang impor makin mahal, bikin inflasi makin menggila. Terbukti, inflasi Juni 2026 kemarin nembus 0,44% bulanan dan 3,34% tahunan, paling parah di kelompok transportasi yang naik 2,29%. Jadi, mau naik motor atau mobil sekarang siap-siap merogoh kocek lebih dalam lagi. Sementara itu, dolar AS di pasar global malah makin perkasa. Indeks dolar AS (DXY) menguat 0,16% ke level 101,351. Ini karena pasar keuangan Amerika Serikat mulai optimis bank sentral mereka, The Fed, bakal naikkin suku bunga lagi gara-gara data ketenagakerjaan mereka yang ternyata masih kuat. CNBC Indonesia.

Yang bikin miris, tren positif neraca perdagangan Indonesia yang sudah bertahan 72 bulan berturut-turut sejak Mei 2020 itu putus begitu saja. Defisit ini sebagian besar disumbang dari sektor migas yang mencatat defisit US$3,76 miliar, utamanya dari hasil minyak dan minyak mentah. Kebiasaan kita impor bahan bakar terus-terusan ini bikin negara kita rentan tertekan pasokan energi global bergejolak, dan dampaknya ya kayak gini, rupiah dibabat, harga-harga naik. Selesai sudah. CNBC Indonesia.

---
**Sumber:** [CNBC Indonesia](https://www.cnbcindonesia.com/research/20260702020952-128-747335/ri-dihantam-kabar-buruk-beruntun-di-awal-juli-ihsg-rupiah-terancam)
