---
id: S3UVQQMmMvgn
cluster_id: zqtqghYu3D02
title: DANA EKSPOR BATUBARA AMBLAS, RUPIAH TERANCAM BABAK BELUR
slug: dana-ekspor-batubara-amblas-rupiah-terancam-babak-belur
excerpt: Gila bro, duit hasil ekspor batubara yang nilainya triliunan itu ternyata
  belum nyampe ke rekening! Alhasil, Rupiah terancam babak belur dihajar krisis likuiditas.
category: rupiah
tags:
- rupiah
- batubara
- ekspor
- dana
- ekonomi
source_urls:
- https://www.indopremier.com/ipotnews/newsDetail.php?jdl=MacroInsight___Coal_export_diversion__limited_drag_on_Rupiah&news_id=220563&group_news=IPOTNEWS&taging_subtype=PREMIUMIPS&name=&search=y_general&q=MacroInsight,%20coal%20exports,%20domestic%20consumption,%20%20Rupiah%20recovery,%20Trade%20surplus,%20&halaman=1
source_names:
- Indo Premier Sekuritas
image_url: https://www.ipotnews.com/images/inline/20260629-092525-4-f_-_macroinsight.jpg
meta_title: Dana Ekspor Batubara Belum Masuk, Rupiah Terancam Ambles
meta_description: Skandal dana ekspor batubara yang belum diterima di RDI bikin Rupiah
  ketar-ketir. Penggunaan talangan sementara berpotensi bikin Rupiah babak belur.
  Baca selengkapnya!
canonical_url: https://berita.media/dana-ekspor-batubara-amblas-rupiah-terancam-babak-belur
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-06-29T05:01:51Z'
published_at: '2026-06-29T05:01:51Z'
---

Parahnya, dana hasil penjualan batubara yang kabarnya sudah terpakai tapi belum diterima di Rekening Dana Investor (RDI) ini bikin Rupiah ketar-ketir!


Ini nih ceritanya, dana hasil penjualan batubara yang nilainya bukan main-main itu ternyata masih dalam proses pembayaran atau istilah kerennya *unsettled*. Artinya apa? Duitnya belum masuk dompet, bro! Jadi, mau dipakai buat beli atau narik dana di hari yang sama (same-day), ya terpaksa harus pakai jurus talangan sementara. Nah, di sinilah petaka itu datang mengintai. Penggunaan talangan sementara ini, menurut Indo Premier Sekuritas, berpotensi besar menimbulkan yang namanya pembiayaan talangan. Ibarat gali lubang tutup lubang, tapi lubangnya makin lebar!


Gilanya lagi, kebiasaan pakai dana talangan ini bisa jadi bumerang. Alhasil, bukannya Rupiah jadi kuat karena ada pasokan dolar dari ekspor, malah bisa jadi tercekik karena likuiditasnya terganggu. Kalau aliran dana dari ekspor batubara tersendat, itu sama saja dengan memotong suplai dolar ke dalam negeri. Nah, ketika suplai dolar berkurang sementara permintaan tetap tinggi, apa yang terjadi? Harga dolar pasti meroket, dan nilai Rupiah bakal remuk redam!


Yang bikin geram, cerita soal dana ekspor yang belum jelas juntrungannya ini bukan isapan jempol belaka. Indo Premier Sekuritas sudah mewanti-wanti potensi dampak negatifnya terhadap Rupiah. Ini bukan sekadar masalah teknis pencatatan dana, tapi menyangkut hajat hidup orang banyak yang bergantung pada kestabilan nilai tukar. Jika skenario terburuk terjadi, bukan tidak mungkin Rupiah akan dihajar habis-habisan di pasar internasional.


Ujung-ujungnya, masyarakat kecil yang bakal paling merasakan dampaknya. Harga-harga barang kebutuhan pokok yang didominasi produk impor bakal membumbung tinggi, bikin seneng para spekulan tapi sengsara rakyat jelata. Benar-benar sebuah ironi yang memilukan, di mana kekayaan alam bangsa ini malah jadi ajang permainan dana yang berujung ancaman bagi perekonomian nasional. Selesai sudah cerita harapan Rupiah yang adem ayem kalau begini terus!

---
**Sumber:** [Indo Premier Sekuritas](https://www.indopremier.com/ipotnews/newsDetail.php?jdl=MacroInsight___Coal_export_diversion__limited_drag_on_Rupiah&news_id=220563&group_news=IPOTNEWS&taging_subtype=PREMIUMIPS&name=&search=y_general&q=MacroInsight,%20coal%20exports,%20domestic%20consumption,%20%20Rupiah%20recovery,%20Trade%20surplus,%20&halaman=1)
