---
id: ucYyWteHcVxT
cluster_id: doP5k41GsIBw
title: Dapur Makan Bergizi Gratis Disetop! Uang Rakyat Dihambur ke Mana Saja?
slug: dapur-makan-bergizi-gratis-disetop-uang-rakyat-dihambur-ke-mana-saja
excerpt: BGN baru Nanik Sudaryati Deyang gas pol hentikan penambahan dapur Makan Bergizi
  Gratis, alihkan dana ke daerah 3T. Gilanya, katanya dapur sudah cukup tapi sebarannya
  malah menumpuk di aglomerasi. Cuan rakyat jadi korban?
category: MBG
tags:
- MBG
- BGN
- Anggaran
- Daerah 3T
- Moratorium
source_urls:
- https://www.idnfinancials.com/id/news/64448/bgn-moratorium-dapur-mbg-baru-fokus-hemat-anggaran
source_names:
- IDNFinancials
image_url: https://photo2.idnfinancials.com/fly/gallery/2026/06/BGN-05062026-34504.jpg
meta_title: BGN Hentikan Dapur MBG Baru, Fokus Anggaran ke Daerah 3T
meta_description: Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang hentikan sementara penambahan
  dapur Makan Bergizi Gratis. Fokus alihkan anggaran ke daerah 3T karena sebaran belum
  merata.
canonical_url: https://berita.media/dapur-makan-bergizi-gratis-disetop-uang-rakyat-dihambur-ke-mana-saja
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-06-05T23:01:02Z'
published_at: '2026-06-05T23:01:02Z'
---

Ceritanya begini. Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru, Nanik Sudaryati Deyang, langsung pasang jurus hemat! Belum juga sebulan menjabat, dia langsung umumkan moratorium alias penghentian total penambahan dapur baru untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG). *Alhasil*, duit rakyat yang triliunan rupiah ini katanya mau diselamatkan dari pemborosan.

Nanik bilang, dapur yang sudah ada itu *sudah cukup*. Cukup apanya? Dia sendiri yang mengakui, sebaran dapur MBG ini malah *menumpuk di kawasan aglomerasi*. Nah lho, berarti selama ini anggaran triliunan itu dihambur-hamburkan ke kota-kota besar saja? Yang di daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T) malah nyaris tidak tersentuh. Ini baru namanya cerita pelik soal anggaran pemerintah. IDNFinancials

"Jujur sekarang yang menumpuk ini di aglomerasi, yang 3T belum kesentuh. Jadi presiden pesannya kami harus ke 3T dulu," kata Nanik dengan tegas di hadapan awak media. *Nah ini dia!* Jadi, program yang digembar-gemborkan itu ternyata tidak merata. Ibarat membangun rumah, pondasinya rapuh di satu sisi tapi megah di sisi lain. Yang namanya pemerataan itu bagaimana? IDNFinancials

Bukan cuma itu, Nanik juga ancam bakal 'tutupi' dapur-dapur yang tidak memenuhi standar. *Parahnya*, dia tidak mau lagi cuma kejar kuantitas penerima manfaat yang katanya ditargetkan 82 juta jiwa. "Kami tidak mengejar kuantitas. Kami akan perbaiki kualitas," imbuhnya. Jadi, yang penting bukan banyak orang makan gratis, tapi yang makan gratis itu benar-benar dapat gizi yang baik. Ini langkah bagus, tapiWarum, kok baru sekarang disadari? IDNFinancials

Yang bikin geram, Nanik juga lagi cari skema pendanaan alternatif biar program ini tidak melulu bergantung sama APBN. Mulai dari CSR perusahaan sampai dana hibah. Bahkan, dia bilang tidak perlu bangun dapur baru, cukup manfaatkan kantin sekolah. *Eh, tapi kok ya* sekarang baru terpikir? Bukankah seharusnya ini sudah direncanakan dari awal, sebelum triliunan rupiah keluar untuk membangun dapur-dapur yang ternyata tidak efektif? Duit rakyat yang sudah terpakai, apakah bisa kembali? IDNFinancials

*Ujung-ujungnya*, program MBG ini diharapkan bisa menjangkau daerah 3T tanpa menambah beban negara. Tapi, dengan evaluasi dan penutupan dapur yang tidak standar, bisa jadi target penerima manfaat malah berkurang. Yang jelas, kita tunggu saja realisasi dari Nanik. Jangan sampai slogan "hemat anggaran" ini hanya jadi bualan belaka, sementara rakyat kecil tetap gigit jari. IDNFinancials

---
**Sumber:** [IDNFinancials](https://www.idnfinancials.com/id/news/64448/bgn-moratorium-dapur-mbg-baru-fokus-hemat-anggaran)
