---
id: WNVdt4w4w79e
cluster_id: O7LQieDP0evH
title: Dapur MBG Disetop! Mark Up Gila-gilaan Berujung Keracunan Massal
slug: dapur-mbg-disetop-mark-up-gila-gilaan-berujung-keracunan-massal
excerpt: Ribuan dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mendadak disetop! Gara-gara
  mark up harga bahan baku yang parah sampai puluhan ribu rupiah, eh malah bikin ribuan
  anak keracunan. Gilanya, semua ini terungkap sama Badan Gizi Nasional!
category: MBG
tags:
- MBG
- Korupsi
- Keracunan Pangan
- Badan Gizi Nasional
- Mark Up Harga
source_urls:
- https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-8512547/biang-kerok-ribuan-dapur-mbg-disetop-mark-up-harga-hingga-picu-keracunan
source_names:
- detikHealth
image_url: https://awsimages.detik.net.id/api/wm/2025/09/30/ilustrasi-makan-siang-gratis-1759218011364_169.jpeg?w=1200
meta_title: Dapur MBG Disetop, Ribuan Anak Keracunan Akibat Mark Up Gila-gilaan
meta_description: Program Makan Bergizi Gratis (MBG) amburadul! Ribuan dapur disetop
  karena mark up harga bahan baku yang parah dan kasus keracunan pangan. BGN ungkap
  boroknya!
canonical_url: https://berita.media/dapur-mbg-disetop-mark-up-gila-gilaan-berujung-keracunan-massal
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-06-01T02:01:49Z'
published_at: '2026-06-01T02:01:49Z'
---

Ceritanya begini. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digadang-gadang bikin anak bangsa sehat itu ternyata jadi ajang korupsi terselubung. Badan Gizi Nasional (BGN) akhirnya buka suara, mengungkap boroknya: dugaan mark up harga bahan baku yang kebablasan! Alhasil, ribuan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terpaksa kena sanksi suspend sejak program ini jalan Januari 2025. Parahnya, bukan cuma soal duit, tapi makanan yang disajikan diduga jadi biang kerok keracunan pangan penerima manfaat.

Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik S Deyang, geram bukan main. Beliau ungkapin kalau banyak SPPG yang makanan produksinya bikin penerima manfaat diare, muntah-muntah, sampai gangguan pencernaan. Nah, ini baru namanya petaka! Gimana mau sehat kalau makannya bikin sakit? Yang bikin geram, ini bukan soal iseng-iseng. Mark up harga bahan baku yang disajikan itu sampai ngelebihi batas yang ditentukan, dari Rp 8.000 sampai Rp 10.000 per porsi. Terus, ada juga yang nggak sesuai tata kelola anggaran. Jadi, niatnya mau kasih makan gratis, eh malah jadi ladang basah buat cari untung haram. detikHealth

Yang lebih bikin ngeri, menurut Nanik, SPPG bisa kena suspend kalau terbukti melakukan mark up harga bahan baku yang kelewatan atau nggak becus ngatur anggaran. Bayangkan, duit triliunan buat rakyat, kok malah dikorupsi segila ini? Ini bukan cuma soal pelanggaran administrasi, tapi udah masuk ranah pidana! Jutaan anak di seluruh Indonesia bergantung sama program ini. Kalau dapur makanannya aja udah nggak bener, mau jadi apa generasi penerus bangsa? Yang kaya makin kaya dari hasil nipu rakyat, yang kecil tetap melarat dan keracunan. Celakanya, pemerintah terkesan lambat tanggapnya. detikHealth

Nah ini dia. Ribuan dapur 'disetop sementara'. Tapi pertanyaan besarnya, sampai kapan? Kapan para koruptor ini akan digebuk sampai babak belur? Kasus keracunan pangan ini bukan cuma bikin rugi materiil, tapi juga merusak kepercayaan publik. Program mulia yang niatnya baik, malah dicoreng sama oknum-oknum serakah. Mau sampai kapan kita dibohongi? Mana ada cerita begini berakhir baik kalau pelakunya nggak dijerat hukum seadil-adilnya. Ujung-ujungnya, yang rugi tetap rakyat kecil. detikHealth

Ini namanya ironi telak. Program gizi gratis malah jadi sarana korupsi dan keracunan. Duit rakyat dihambur-hamburin buat nipu. Sungguh nista! Dapur-dapur yang harusnya jadi sumber kebaikan malah jadi sumber penyakit dan keserakahan. Harus ada tindakan tegas! detikHealth

---
**Sumber:** [detikHealth](https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-8512547/biang-kerok-ribuan-dapur-mbg-disetop-mark-up-harga-hingga-picu-keracunan)
