---
id: -EaXLd2ZZMdI
cluster_id: 82eWweHCJwfC
title: Debt Collector Paksa Masuk Mobil, Diringkus di Cengkareng
slug: debt-collector-paksa-masuk-mobil-diringkus-di-cengkareng
excerpt: Debt collector nekat memaksa masuk ke mobil pengendara di Cengkareng dan
  melakukan kekerasan. Polisi bergerak cepat, pelaku langsung diringkus. Kapolres
  Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Nasriadi, memastikan pelaku sudah diamankan. (ANTARA
  News)
category: kriminal
tags:
- debt collector
- polisi
- Cengkareng
- kriminal
- Jakarta
source_urls:
- https://www.antaranews.com/berita/5709929/kriminal-kemarin-kasus-debt-collector-lalu-soal-himpunan-dana-ampb
source_names:
- ANTARA News
image_url: https://cdn.antaranews.com/cache/1200x800/2026/08/24/WhatsApp-Image-2026-08-24-at-12.03.56_1.jpeg
meta_title: Debt Collector Paksa Masuk Mobil, Diringkus di Cengkareng
meta_description: Debt collector nekat memaksa masuk ke mobil pengendara di Cengkareng
  dan melakukan kekerasan. Polisi bergerak cepat, pelaku langsung diringkus. Aksi
  bejat ini bikin geram.
canonical_url: https://berita.media/debt-collector-paksa-masuk-mobil-diringkus-di-cengkareng
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-08-25T05:02:21Z'
published_at: '2026-08-25T05:02:21Z'
---

Gila, aksi nekat debt collector di Cengkareng ini bikin geleng-geleng kepala. Seorang penagih utang memaksa masuk ke dalam mobil pengendara yang sedang melaju di Jalan Lingkar Luar Barat, Jakarta Barat. Parahnya, dia bukan sekadar memaksa masuk, tapi juga melakukan kekerasan terhadap pengendara di dalam kabin. Alhasil, aksi bejatnya langsung dilaporkan ke Polsek Cengkareng dan pelaku kini sudah dicokok polisi. Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Nasriadi, memastikan pelaku sudah diamankan. (ANTARA News)

Mana ada cerita begini berakhir baik. Debt collector yang seharusnya menagih utang dengan cara sopan, malah bertingkah seperti preman pasar. Gilanya, peristiwa ini terjadi bukan di tempat sepi, melainkan di jalan lingkar luar yang padat kendaraan. Mobil lagi jalan, tiba-tiba ada orang memaksa masuk dan mengamuk. Lah gimana tidak celaka, kalau pengendara sampai kehilangan kendali, bisa-bisa terjadi kecelakaan beruntun. Untungnya, korban sempat melapor dan polisi tidak main-main. Setelah menerima laporan, petugas langsung turun tangan dan meringkus pelaku di sekitar lokasi. (ANTARA News)

Parahnya lagi, aksi semacam ini bukan pertama kalinya terjadi di Indonesia. Banyak debt collector yang merasa paling benar dan bertindak dengan kekerasan. Padahal, utang piutang seharusnya diselesaikan lewat jalur hukum, bukan dengan cara memaksa dan mengintimidasi. Celakanya, mereka sering kali menganggap bahwa menagih utang dengan cara apa pun itu boleh, asal uang kembali. Ujung-ujungnya, yang terjadi di Cengkareng ini adalah pelajaran pahit bagi mereka yang suka bermain preman. Polisi dari Polsek Cengkareng pun bergerak cepat. Dalam waktu singkat, pelaku diringkus dan kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Yang bikin geram, tindakan kekerasan seperti ini sering dilakukan atas nama penagihan utang. Menurut Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Nasriadi, laporan sudah masuk dan pelaku sudah diamankan. (ANTARA News) Ini bukan soal siapa yang berutang, tapi soal cara yang dipakai. Kalau cara begini yang dipilih, maka yang kena batunya adalah debt collector itu sendiri. Habis sudah, arogan di jalanan, berakhir di ruang tahanan. Ke depannya, jangan heran kalau polisi makin tegas memburu para penagih utang yang bertindak di luar hukum.

Selesai sudah, aksi nekat di Cengkareng ini menjadi pengingat bahwa tidak ada tempat bagi premanisme di ibu kota. Polisi sudah bertindak tegas, tinggal pengadilan yang akan menghajar pelaku. Semoga kasus ini menjadi efek jera bagi para debt collector liar di seluruh Indonesia. Kalau tidak, jangan harap jalanan Jakarta aman. Semua mata kini tertuju pada meja hijau. Sekarang, giliran pengadilan yang bicara.

---
**Sumber:** [ANTARA News](https://www.antaranews.com/berita/5709929/kriminal-kemarin-kasus-debt-collector-lalu-soal-himpunan-dana-ampb)
