---
id: IFOOKtI-6Cq2
cluster_id: 3VJFuoJwTW2t
title: Demi Pamer Harta, Siswa Terjerumus Bullying Parah di Sekolah!
slug: demi-pamer-harta-siswa-terjerumus-bullying-parah-di-sekolah
excerpt: Gaya hidup mewah jadi pemicu bullying terbaru 2026, kata Mendikdasmen Abdul
  Mu'ti. Sekolah bukan lagi tempat menuntut ilmu, tapi ajang pamer status sosial yang
  bikin gesekan keras. Inikata.co.id
category: bullying
tags:
- bullying
- pendidikan
- sekolah
- gaya hidup
- Mendikdasmen
- Abdul Mu'ti
source_urls:
- https://inikata.co.id/mendikdasmen-ungkap-pemicu-bullying-terbaru-2026-gaya-hidup-jadi-sorotan-utama
source_names:
- Inikata.co.id
image_url: https://cdn.inikata.co.id/uploads/posts/mendikdasmen-ungkap-pemicu-bullying-terbaru-2026-gaya-hidup-jadi-sorotan-utama.webp
meta_title: 'Pemicu Bullying 2026: Gaya Hidup Mewah Siswa Jadi Sorotan'
meta_description: 'Mendikdasmen Abdul Mu''ti ungkap pemicu bullying terbaru 2026:
  gaya hidup mewah jadi sorotan utama. Sekolah jadi ajang pamer status sosial, korban
  tak berdaya.'
canonical_url: https://berita.media/demi-pamer-harta-siswa-terjerumus-bullying-parah-di-sekolah
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-05-29T02:02:42Z'
published_at: '2026-05-29T02:02:42Z'
---

Ceritanya begini. Lingkungan sekolah yang seharusnya aman dan nyaman, kini malah jadi sarang predator kecil-kecilan. Mendikdasmen Abdul Mu'ti angkat suara keras, kasus bullying makin menggila, bentuknya macam-macam, pelakunya juga bukan sembarangan lagi. Lah gimana tidak, kata Pak Mu'ti, sekolah sekarang sering jadi ajang pamer kekayaan, bukan lagi tempat cari ilmu. Inikata.co.id

Nah ini dia biang keroknya! Ternyata, pemicu utama perundungan di sekolah zaman sekarang adalah pengaruh gaya hidup mewah. Murid-murid berlomba-lomba memamerkan status sosial dan barang-barang mahal. Akibatnya? Gesekan sosial tak terhindarkan, yang lemah langsung jadi bulan-bulanan. Sekolah yang mestinya jadi taman bermain cerdas, malah berubah jadi medan perang status sosial. Celakanya, bukan cuma fisik yang jadi sasaran, tapi mental dan psikologis siswa juga ikut hancur lebur. Inikata.co.id

Parahnya lagi, Pak Mu'ti merinci beberapa faktor yang bikin bullying makin merajalela. Pertama, ketimpangan relasi kuasa. Si kuat selalu menginjak si lemah. Gilanya, siswa dengan keterbatasan fisik atau anak berkebutuhan khusus sering jadi sasaran empuk. Ini sih bukan lagi soal persaingan, ini namanya kejam! Belum lagi soal gender, murid perempuan ternyata lebih berisiko jadi korban. Inikata.co.id

Yang bikin geram, perbedaan strata ekonomi yang terlihat jelas dari pakaian atau penampilan bisa memicu diskriminasi. Siswa yang nilainya jelek juga tidak luput dari perlakuan tidak menyenangkan. Pokoknya, siapa saja yang berbeda dari mayoritas langsung distigmatisasi. Begini nih kalau pendidikan karakter dibiarkan ambruk, yang ada cuma menindas dan ditindas. Ujung-ujungnya, bukannya jadi pintar, malah jadi monster kecil yang menakutkan. Inikata.co.id

Jadi, jangan heran kalau sekolah kita makin porak-poranda. Duit triliunan buat pendidikan seolah sia-sia kalau mental generasi penerus kita sudah digerogoti oleh pameran harta dan kesenjangan sosial. Para guru dan orang tua harus segera bertindak, sebelum sekolah benar-benar lenyap menjadi ajang kekerasan tanpa ampun. Habis sudah harapan kalau begini terus. Inikata.co.id

---
**Sumber:** [Inikata.co.id](https://inikata.co.id/mendikdasmen-ungkap-pemicu-bullying-terbaru-2026-gaya-hidup-jadi-sorotan-utama)
