---
id: _jAGMwbxt5TU
cluster_id: cXcDBwNEeW7b
title: Demi Sekolah Aman, Pemkab Sukabumi Grebek Bullying dengan Tim Khusus!
slug: demi-sekolah-aman-pemkab-sukabumi-grebek-bullying-dengan-tim-khusus
excerpt: Sorotan tajam terhadap bullying dan kekerasan di sekolah akhirnya membuat
  Pemkab Sukabumi bergerak. Tim khusus BSAN dibentuk untuk memberantas tuntas, melampaui
  tenggat waktu pusat. Gilanya, Sekda langsung jadi ketua!
category: bullying
tags:
- bullying
- kekerasan sekolah
- Sukabumi
- pendidikan
- BSAN
source_urls:
- https://mediaaksara.id/bullying-dan-kekerasan-di-sekolah-jadi-sorotan-pemkab-sukabumi-bergerak-bentuk-tim-khusus-bsan/
source_names:
- MediaAksara.id
image_url: https://mediaaksara.id/wp-content/uploads/2026/05/1780039745542.jpg
meta_title: Sukabumi Bentuk Tim Khusus Berantas Bullying di Sekolah
meta_description: Pemkab Sukabumi tak tinggal diam! Tim khusus BSAN dibentuk untuk
  memberantas bullying dan kekerasan di sekolah lebih cepat dari tenggat waktu pusat.
canonical_url: https://berita.media/demi-sekolah-aman-pemkab-sukabumi-grebek-bullying-dengan-tim-khusus
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-05-29T08:03:30Z'
published_at: '2026-05-29T08:03:30Z'
---

Ceritanya begini. Di Kabupaten Sukabumi, perundungan dan kekerasan di sekolah bukan lagi isapan jempol. Belakangan ini, isu ini jadi sorotan paling panas, bikin banyak pihak gerah. Nah, akhirnya Pemkab Sukabumi sadar — tidak bisa dibiarkan lagi!

Para petinggi daerah ini memutuskan untuk bergerak cepat, membentuk sebuah 'pasukan khusus' bernama Kelompok Kerja (Pokja) Penyelenggaraan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman (BSAN). Gilanya, mereka nggak mau nunggu lama-lama. Tenggat waktu dari pemerintah pusat itu sampai 9 Juli 2026, tapi Sukabumi ngotot pengen lebih awal. "Kita ingin seluruh sekolah mampu memenuhi kebutuhan spiritual, perlindungan fisik, dan kesejahteraan psikologis peserta didik," ujar Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, dengan nada serius. MediaAksara.id

Langkah ini jelas bukan main-main. Ini tindak lanjut dari amanat Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026 yang menekankan kolaborasi lintas sektor demi pendidikan yang bebas kekerasan. Ade Suryaman sendiri yang akan jadi ketua Pokja ini, bayangkan! Didampingi Kepala Bapperida sebagai wakil, dan Kepala Dinas Pendidikan sebagai koordinator. Pelaksanaannya? Langsung di bawah sekretaris Dinas Pendidikan. Semangatnya gotong royong, kata Kepala Dinas Pendidikan Deden Sumpena. Melibatkan polisi, Kemenag, perangkat daerah, tokoh masyarakat, perwakilan orang tua, bahkan media. MediaAksara.id

Yang bikin geram — perundungan, intoleransi, kekerasan. Ini semua harus diberantas! Dengan tim khusus ini, Pemkab Sukabumi berharap bisa jadi solusi nyata. Tujuannya jelas: membangun budaya sekolah yang sehat, inklusif, dan ramah anak. Ini bukan cuma soal mencegah bullying, tapi juga soal mewujudkan visi Kabupaten Sukabumi yang maju, unggul, berbudaya, dan berkah. Anak-anak bangsa ini berhak dapat pendidikan yang aman. MediaAksara.id

Alhasil, Sukabumi bergerak duluan. Demi anak-anak mereka, demi masa depan yang lebih baik, mereka tidak mau lagi ada cerita pilu di sekolah. Semoga gerakan ini menular ke daerah lain yang masih banyak kasusnya. Habis sudah, bullying! Selesai!

---
**Sumber:** [MediaAksara.id](https://mediaaksara.id/bullying-dan-kekerasan-di-sekolah-jadi-sorotan-pemkab-sukabumi-bergerak-bentuk-tim-khusus-bsan/)
