---
id: qnOGpLeUT9zm
cluster_id: cnD_IRw_m8Ds
title: Dewan Ngaku Khawatir Netralitas Polri, Malah Sibuk Atur Ormas!
slug: dewan-ngaku-khawatir-netralitas-polri-malah-sibuk-atur-ormas
excerpt: Ketua Komisi III DPR Habiburokhman usulkan RUU Polri atur soal polisi gabung
  ormas dan perguruan silat. Gila, bro! Bukannya ngurusin kasus yang bikin rakyat
  geram, eh malah sibuk ngurusin ormas yang 'tidak politik praktis'. Kumparan.com
category: ormas
tags:
- RUU Polri
- Ormas
- Perguruan Silat
- Habiburokhman
- DPR
source_urls:
- https://kumparan.com/kumparannews/habiburokhman-usul-ruu-polri-atur-polisi-yang-gabung-ormas-perguruan-silat-27XJ8aFmztk
source_names:
- Kumparan.com
image_url: https://blue.kumparan.com/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,f_jpg,q_auto,w_600,h_315,c_fill/g_south,l_og_kumparan_zscykb/co_rgb:ffffff,g_south_west,l_text:Heebo_20_bold:Konten%20Redaksi%20kumparan%0DkumparanNEWS,x_140,y_26/01kt3a70659z7gcrzwmy7g6gmh.jpg
meta_title: 'RUU Polri: Dewan Usulkan Aturan Ormas, Netralitas Dipertanyakan'
meta_description: Ketua Komisi III DPR Habiburokhman usulkan RUU Polri atur keterlibatan
  polisi di ormas dan perguruan silat. Benarkah ini demi netralitas atau sekadar pengalihan
  isu?
canonical_url: https://berita.media/dewan-ngaku-khawatir-netralitas-polri-malah-sibuk-atur-ormas
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-06-05T05:02:20Z'
published_at: '2026-06-05T05:02:20Z'
---

Ceritanya begini. Ketua Komisi III DPR yang terhormat, Habiburokhman, tiba-tiba muncul dengan gagasan baru yang bikin geleng-geleng kepala. Beliau mengusulkan agar Rancangan Undang-Undang (RUU) Polri diatur lebih rinci soal keterlibatan anggota kepolisian dalam organisasi kemasyarakatan (ormas) dan perguruan silat. Alasannya? Katanya sih, demi menjaga netralitas institusi kepolisian. Loh, kok malah sibuk ngurusin ormas yang katanya 'nggak ikut politik praktis'? Kumparan.com

Habiburokhman ini kan bilang, 'Apakah etis misalnya, ya, anggota Polri atau pimpinan Polri mendeklarasikan diri sebagai anggota ormas tertentu?' Dia khawatir kalau ada polisi yang aktif di ormas, nanti ormas lain jadi 'jealous' dan merasa diperlakukan tidak adil. Gilanya, dia menyamakan posisi Kapolri itu milik semua orang, bukan cuma milik ormas tertentu. 'Kapolri itu kan Kapolri-nya orang Muhammadiyah, Kapolri-nya orang NU juga. Milik semua ya kan,' ungkapnya polos. Seolah-olah masalah utama Polri sekarang itu bukan soal banyaknya kasus yang membuat masyarakat resah, tapi soal anggota yang suka nongkrong di perguruan silat. Kumparan.com

Parahnya lagi, beliau menyinggung fenomena anggota polisi yang aktif di perguruan silat, terutama yang sering bikin ramai di Jawa Timur. 'Ini bisa nggak nih kita sikapi dengan pengaturan undang-undang ini Prof? Jadi, netralitas itu bukan sekadar politik praktis,' tanyanya ke seorang pakar. Punya masalah besar soal integritas dan kepercayaan publik, eh malah sibuk mikirin perguruan silat. Nggak nyambung banget, bro!

Untungnya, ada juga pakar yang sejalan. Guru Besar Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Cecep Darmawan bilang, ini pemikiran yang maju karena Polri memang milik semua golongan. Tapi, Habiburokhman sendiri mengakui kalau soal pemilu dan politik praktis, sudah satu suara. Jadi, yang jadi masalah sekarang itu cuma soal ormas dan silat doang? Sungguh sebuah prioritas yang aneh di tengah carut-marut penegakan hukum kita. Kumparan.com

Jadi, intinya RUU Polri mau diubah supaya polisi nggak seenaknya gabung ormas atau perguruan silat. Sementara rakyat udah mumet duluan sama berita kriminal yang nggak ada habisnya, eh dewan malah ngurusin hal yang kelihatannya sepele tapi dibesar-besarin. Entah tujuannya beneran buat netralitas, atau cuma cari panggung aja. Yang jelas, kalau nggak dibenahi dari akar masalahnya, aturan sebanyak apapun nggak akan bikin Polri jadi lebih dipercaya masyarakat. Habis sudah.

---
**Sumber:** [Kumparan.com](https://kumparan.com/kumparannews/habiburokhman-usul-ruu-polri-atur-polisi-yang-gabung-ormas-perguruan-silat-27XJ8aFmztk)
