---
id: m3ENW760VyuR
cluster_id: Bvp9CPiakJMO
title: Dibangun di Jalan Umum! Dandim Temanggung Bilang 'Sudah Prosedur'
slug: dibangun-di-jalan-umum-dandim-temanggung-bilang-sudah-prosedur
excerpt: Pembangunan Koperasi Desa Kaloran 'malah' dirikan bangunan di atas jalan
  umum! Tapi Dandim Temanggung, Letkol Inf. Hernawan Adi Nugroho, yakin seratus persen
  semua 'sudah sesuai prosedur' lewat musyawarah desa. Gilanya, jalan kabupaten yang
  tadinya 3 meter mau dilebarin jadi 4 meter. Rakyatnya mau lewat mana coba?
category: KDKMP
tags:
- KDKMP
- Temanggung
- Dandim
- Jalan Umum
- Prosedur
source_urls:
- https://jateng.antaranews.com/berita/633207/dandim-temanggung-tegaskan-pembangunan-kdkmp-di-kaloran-sesuai-prosedur
source_names:
- ANTARA News Jateng
image_url: https://cdn.antaranews.com/cache/800x533/2026/05/25/jalan-kdkmp.jpg
meta_title: 'Dandim Temanggung: KDKMP Kaloran Dibangun Sesuai Prosedur Meski di Jalan
  Umum'
meta_description: Sorotan pembangunan KDKMP Kaloran yang diduga di atas jalan umum
  ditanggapi Dandim Temanggung. Ia tegaskan semua sesuai prosedur musyawarah desa,
  namun pembangunan jalan baru memicu pertanyaan.
canonical_url: https://berita.media/dibangun-di-jalan-umum-dandim-temanggung-bilang-sudah-prosedur
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-05-26T02:02:08Z'
published_at: '2026-05-26T02:02:08Z'
---

Ceritanya begini. Di Temanggung, Jawa Tengah, ada pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Desa Kaloran yang bikin geleng-geleng kepala. Kenapa? Karena kabarnya bangunan ini berdiri kokoh di atas jalan umum! Jalan yang seharusnya dipakai orang buat lalu lalang, eh malah ditembok pakai nama koperasi. Tapi jangan salah sangka, Komandan Kodim 0706/Temanggung, Letkol Inf. Hernawan Adi Nugroho, punya pembelaan: semuanya sudah sesuai prosedur! ANTARA News Jateng.

Menurut si Dandim, penentuan lokasi KDKMP ini berawal dari hasil musyawarah desa yang melibatkan banyak pihak. Mulai dari pemerintah desa sampai masyarakat setempat. Surat penyerahan lahan katanya sudah ada. Nah, tapi kok jadinya di jalan umum? Parahnya lagi, akses jalan alternatif yang ada malah dianggap kurang representatif buat mobilitas warga. Lah, kalau jalan umum yang jadi lokasi, terus warga mau lewat mana? Ini sih namanya cari penyakit, atau memang sudah niat dari awal? ANTARA News Jateng.

Yang bikin geram, masalah ini sampai didorong ke pemerintah daerah. Surat resmi dilayangkan, minta jalan itu 'diurus'. Katanya lagi, sempat ada imbauan buat menghentikan pembangunan sementara. Tapi ujung-ujungnya, setelah komunikasi dan koordinasi yang alot, diputuskan akan ada pembangunan jalan baru di lingkungan KDKMP. Panjangnya 80 meter, lebarnya 4 meter. Padahal sebelumnya jalan kabupaten cuma 3 meter. Dikasih jalan baru yang lebih lebar, tapi kok ya di atas jalan yang sudah ada. Ini namanya solusi apa malah nambah masalah? ANTARA News Jateng.

Kegiatan pembangunan jalan ini pun jadi tontonan warga. Dibilang karya bakti, melibatkan berbagai instansi, aparat desa, dan masyarakat. Gotong royong katanya buat jawab kebutuhan akses jalan yang lebih representatif. Tapi kalau representatifnya begini, bangun di atas jalan umum, terus dilebarin, apa itu namanya pembangunan? Atau cuma akal-akalan birokrasi biar kelihatan sibuk? Nantinya mau diaspal juga katanya. Biar makin lancar katanya. Lancar buat siapa? Buat kendaraan ke KDKMP atau buat warga yang tadinya punya jalan? Kita lihat saja nanti kelanjutannya. ANTARA News Jateng.

---
**Sumber:** [ANTARA News Jateng](https://jateng.antaranews.com/berita/633207/dandim-temanggung-tegaskan-pembangunan-kdkmp-di-kaloran-sesuai-prosedur)
