---
id: sAqDUEAoDcr2
cluster_id: meJI3-Gpp4YN
title: Diduga Dikeroyok Oknum Pesilat, Pemuda Lulusan SMA Tewas Mengenaskan di Surabaya!
slug: diduga-dikeroyok-oknum-pesilat-pemuda-lulusan-sma-tewas-mengenaskan-di-surabaya
excerpt: Surabaya berdarah lagi! Thomas Julianus Kristianto (19), pemuda yang baru
  lulus SMA, meregang nyawa setelah diduga dikeroyok oknum perguruan silat di belakang
  SMA Negeri 11. Sang kakek hanya bisa pilu melihat cucunya tak sadarkan diri berlumuran
  darah.
category: kriminal
tags:
- kriminal
- pengeroyokan
- Surabaya
- perguruan silat
- Thomas Julianus
- SMA Negeri 11 Surabaya
source_urls:
- https://nusantaraabadinews.com/2026/06/05/thomas-julianus-meninggal-diduga-dikeroyok-di-surabaya-keluarga-minta-polisi-usut-tuntas/
source_names:
- Nusantara Abadi News
image_url: https://nusantaraabadinews.com/wp-content/uploads/2026/06/Compress_20260605_090118_8474.jpg
meta_title: 'Thomas Julianus Tewas Dikeroyok di Surabaya: Kronologi Lengkap & Reaksi
  Keluarga'
meta_description: Pemuda 19 tahun, Thomas Julianus Kristianto, meninggal setelah diduga
  jadi korban pengeroyokan oknum pesilat di Surabaya. Kronologi tragis, kesedihan
  keluarga, dan perkembangan penyelidikan polisi.
canonical_url: https://berita.media/diduga-dikeroyok-oknum-pesilat-pemuda-lulusan-sma-tewas-mengenaskan-di-surabaya
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-06-06T11:01:51Z'
published_at: '2026-06-06T11:01:51Z'
---

Siang bolong-bolong, kota Pahlawan diguncang kabar busuk. Thomas Julianus Kristianto, pemuda 19 tahun yang baru saja tepuk tangan karena lulus SMA, harusnya tersenyum menatap masa depan. Eh, malah jadi korban keganasan manusia-manusia pesilat! Nyawanya melayang setelah diduga dikeroyok habis-habisan di belakang sekolahnya.

Gilanya, yang merawat Thomas sejak kecil justru kakeknya, Margono (88), yang kini terisak pilu. Sang kakek cuma ingat pesannya cucu mau keluar sebentar sama teman. "Keluar itu kok enggak pulang-pulang. Tahu-tahu temannya ke sini (mengabarkan) Thomas ada di dokter Danu," ujar Margono, suaranya bergetar menahan duka, seperti dikutip Nusantara Abadi News. Bayangkan saja, seorang kakek renta harus menyaksikan cucunya terkapar tak berdaya.

Saat keluarga tiba di lokasi pertolongan pertama, pemandangan yang menyambut sungguh mengerikan. Thomas sudah tergeletak tak sadarkan diri, kepalanya berdarah-darah hebat. "Sudah enggak sadar, darahnya keluar dari kepalanya," ungkap Margono getir. Untungnya, tak lama kemudian ia dirujuk ke RSUD Dr. Soetomo, harapan terakhir agar nyawanya terselamatkan. Namun, alangkah sialnya, Tuhan berkehendak lain. Setelah dioperasi pagi buta, pukul 05.00 WIB, Thomas menghembuskan napas terakhirnya. Habis sudah harapan keluarga.

Celakanya, informasi yang diterima keluarga menyebutkan insiden biadab ini terjadi di kawasan belakang SMA Negeri 11 Surabaya, almamater korban. "Kejadian persis katanya di belakang SMA 11 situ loh, ada warung apa itu," tutur Margono pilu, Nusantara Abadi News. Pengeroyokan yang merenggut nyawa anak muda potensial, hanya karena ulah segelintir oknum silat yang tak punya hati. Parahnya, pihak keluarga masih menunggu hasil resmi dari kepolisian untuk memastian semua kronologi.

Saat ini, jenazah Thomas tengah diautopsi untuk mengetahui penyebab pasti kematiannya. Pihak kepolisian pun bergerak cepat, berupaya mengungkap pelaku-pelaku bengis yang terlibat dalam duel maut ini. Mudah-mudahan pelaku segera diringkus, agar tidak ada lagi Thomas-Thomas lain yang jadi korban keganasan oknum pesilat di Surabaya. Nusantara Abadi News

---
**Sumber:** [Nusantara Abadi News](https://nusantaraabadinews.com/2026/06/05/thomas-julianus-meninggal-diduga-dikeroyok-di-surabaya-keluarga-minta-polisi-usut-tuntas/)
